
Dimobil, Chris merengek agar dibelikan sepeda, ibunya berjanji akan membelikannya tahun depan.
Tapi tiba tiba sesuatu muncul, sehingga mobil itu hampir menabrak sesuatu. Ibunya turun, “apa kamu baik baik saja?”
Ada seorang wanita tua bertudung, berbisik, entah apa yang dikatakannya.
Sarah ketakutan, ia segera naik kembali ke mobil.
***
Chris ketakutan melihat laba laba. Sarah menangkap laba laba itu.
“Bunuh dia untukku!” Kata Chris
“Tapi dia tidak melakukan apapun?”
“Kalau ayah, pasti akan melakukannya!”
“Tapi aku bukan ayah!”
“Lalu kenapa kita pindah kesini tanpa ayah? Kau bilang, ayah akan menyusul, kau bohong!”
Chris kesal lalu menginjak laba laba itu sendiri… Ia lari…
“Chris tunggu!!”
Chris menghilang dihutan.
Sarah melihat ada lubang besar dihutan
Tiba tiba Chris muncul, “Mum, maafkan aku!”
“Jangan pergi seperti itu lagi oke?”
“Aku tahu ayah membuat mu sedih… Apa itu?” Chris menunjuk sebuah lubang
“Tidak apa apa, ayo kita kembali!”
***
Malam hari, Sarah memandangi Chris yang tertidur pulas, ia tersenyum.
***
Chris membawa sebuah brosur acara, ia malas ikut. Tapi ibunya ingin ia mendaftar, agar Chris bisa punya teman teman baru.
***
Sarah reuni bersama teman teman lamanya.
Mereka bercerita tentang seorang wanita yang tinggal diatas bukit.
Louise, “Putranya, James, ada dikelas saya, dulu duduk disebrangku disekolah. Dia sangat baik dan ramah. Dia dulu punya semut ditempat pensil dibawah meja. Namanya Noreen Brady, dia datang lalu menjerit didalam kelas. Mengatakan hal hal gila… Butuh 3guru untuk menyeretnya kekantor kepala sekolah. Dia dikunci sampai polisi datang. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi padanya… Dia keluar dari sekolah beberapa bulan kemudian.”
***
Malam hari, Sarah tidak menemukan Chris, ia panik dan mencari cari. Tiba tiba Chris muncul.
“Chris kau dari mana?”
“Aku disini. Mum, kau tidak apa apa?”
***
Sarah diperiksa dokter, ia mengalamin gangguan kecemasan. Sejak kecelakaan. Dokter memberinya obat penenang.
***
Pagi hari, Sarah terbangun. Chris sudah ada di sebelahnya, membawakannya bunga.
“Kamu dapat darimana?”
“Dari kebun.”
“Kau tahu, kau tidak boleh kesana sendirian.”
“Aku ingin memberimu kejutan.”
Sarah lalu mencium bunga pemberian anaknya, “Mereka cantik, terima kasih.”
***
Sarah memandangi Chris disekolah. Sekarang Chris sudah punya teman teman baru.
“Siapa nama temanmu?”
“Michael, Peter, Sam dan Stewart.”
“Stewart Macken? Kupikir kau tidak menyukainya.”
Mobil Sarah terhenti, ada seorang wanita tua ditengah jalan.
Sarah turun dari mobil, “Nyonya Brady?”
Wanita itu lalu berbisik tak jelas. Seorang pria tua memanggilnya, “Noreen!”
Pria itu memperkenalkan diri, namanya Des. Suami Noreen.
Noreen mendekati Chris, “Dia bukan anakmu!” Katanya sambil membenturkan kepalanya di kaca mobil.
Sarah ketakutan, ia segera pergi. Noreen terus saja mengamuk.
***
Keesokan harinya, Sarah mendapati Noreen tergeletak di tengah jalan, ia mendekati… Ternyata jasad Noreen, dengan kepala terkubur ditanah.
***
Sarah datang ke rumah Noreen. Noreen terbaring di peti mati.
Des bercerita, dulu saat James, anak mereka lahir, mereka sangat berbahagia. Tapi ketika usianya menginjak 8tahun, James menjadi anak yang ‘berbeda’… Noreen tidak dapat menerima itu, ia mulai menyangkal bahwa James adalah anaknya… Suatu ketika, James melesat ke mobil Des yang tengah berjalan, Des tidak sengaja menabrak James sampai mati.
“Kenapa dia mengatakan kalau Chris bukan anakku?”
“Mungkin, Noreen mengira Chris adalah James.” Kata Des
***
Sarah lari lari di hutan, ke lubang besar itu, dia menemukan mainan tentara milik Chris. Ia lalu memperhatikan lubang itu, seperti akan longsor.
***
Sarah mulai ragu, bahwa Chris bukanlah Chris anaknya.
“Kamu ingat bunga cantik yang kau beri untukku?”
“Ya.”
“Apa setelah itu kau pergi ke hutan?”
“Tidak Mummy.”
Sarah mengeluarkan mainan yang ia temukan dihutan.
“Lalu bagaimana ini bisa disana? Jangan bohong Christopher!”
“Bukan aku!”
“Katakan sejujurnya!”
“Bukan aku!!”
Chris marah ia mendorong meja, tenaganya sangat besar. “Maafkan aku Mummy.”
***
Malam hari, Sarah berjalan perlahan kekamar Chris. Ia mengintip dari bawah pintu. Chris sedang menangkap laba laba lalu memakannya.
Sarah ketakutan…
***
Keesokan harinya, Sarah mengajak Chris ke dokter. Ia bercerita bahwa Chris menjadi aneh. Tapi dokter berfikir, Sarah yang mengalami gangguan kecemasan
***
Chris asik menonton TV, Sarah memasang kamera video dikamarnya.
“Apa yang kamu lakukan disini Mummy?” Tanya Chris
“Ambil cucian.” Sarah beralasan.
***
Saat Sarapan,
“Maafkan aku sayang, sudah bertingkah aneh akhir akhir ini. Kamu sudah tumbuh dewasa dan aku tidak bisa menahanmu lagi. Aku menyayangimu.” Kata Sarah.
Chris membelai kening Sarah, bekas luka itu malah ditusuk dengan jarinya…
Tapi Sarah hanya bermimpi.πͺ
***
Pentas seni sekolah, Sarah mengamati Chris yang tampil bersama anak anak lainnya.
Chris terlihat berbeda, dia seperti bukan Chris biasanya.
Sarah lari…
“Sarah, kau kenapa?” Tanya Guru Chris
“Dia bukan anakku…”
“Siapa?”
“Chris.”
“Aku tidak tahu apa yang kamu bicarakan.”
“Aku tahu, aku terdengar gila, tapi jika itu milikmu, kau akan tahu.”
Chris muncul, “Mummy? Apa kau melihat ku?”
Sarah lari, ia pulang sendiri tanpa Chris. Ia mengecek kamera videonya.
Ia lalu pergi menemui Des, “Aku ingin menunjukkan sesuatu, apa yang terjadi pada James, itu terjadi pada Chris.”
Video kamera itu dilihat oleh Des. Entah apa isi video itu.π
“Maaf aku tidak melihat apapun.”
“James itu bukan anakmu! Chris bukan Chris dan James bukan James!”
“Cukup!!” Des marah lalu membanting kamera sampai pecah.
***
Sarah mengambil memori card yang didalam kamera.
Chris tiba tiba muncul, “Mummy, kenapa kau tiba tiba kabur dari sekolah?”
“Aku merasa tidak enak badan.” Sarah beralasan.
“Apa kau merasa baikan sekarang?”
“Ya, jauh lebih baik.”
“Kamu tidak akan lari dariku lagi Khan? Aku tidak suka ditinggalkan sendiri.”
“Kamu lapar?”
Chris mengangguk
“Akan kubuatkan makanan kesukaanmu.”
Chris memeluk Sarah.
***
“Ayuk kita bermain favorit kita.” Kata Sarah tiba tiba.
(Permainan memasang muka lucu saat hitungan ke tiga)
“Tiga… Dua… Satu…” Sarah menghitung, tapi Chris tidak berekspresi.
“Kamu bukan anakku! Kamu bukan Chris!”
Chris mendekati Sarah dengan marah. Sarah dihajar… Kekuatan Chris sangat besar.
***
Sarah terbangun dikebun dengan muka babak belur.
Chris disana menggali sebuah lubang. Muka Sarah dikubur didalam tanah. Setelah itu Chris rebah disampingnya…
Sarah masih bisa bergerak, ia mencoba mengeluarkan kepalanya.
Ia lalu menyeret Chris, menaruhnya dalam ruang bawah tanah…
***
Sarah mengambil kaca spion, ia melihat Chris dengan kaca spion… Itu memang bukan Chris tapi monster.
“Apa yang sudah kau lakukan pada Chris?”
Chris monster menyerang Sarah, tapi Sarah berhasil membela diri. Chris lalu menjerit mengerikan seperti kesurupan.
Sarah segera keluar dari ruangan itu, lalu dikunci.
Sarah pergi ke lubang besar ditengah hutan.
Ia masuk ketengah tengah lubang . Ia kesedot didalamnya.
Sarah berada didalam lubang, seperti sebuah gua…
Ada sebuah tengkorak anak kecil, mungkin tengkorak James.
Juga ada Chris disitu, Chris yang asli…
Beberapa monster juga hidup digua itu, mereka mengejar Sarah. Ketika monster itu menggapai kaki Sarah, monster itu berubah wujud menjadi dirinya.
Sarah berusaha melarikan diri. Ia berhasil selamat.
Sarah kembali kerumah. Chris monster yang di ruangan bawah tanah terus merengek, “Mummy… Mummy…”
Sarah lalu membakar rumah itu.
***
Sarah kembali ke kota, ia kuliah lagi. Ia juga membelikan sepeda untuk Chris.
Dari kejauhan, Sarah memfoto Chris dari jauh… Setelahnya ia perhatikan, foto Chris, buram…
***
End