Sinopsis Don’t Leave Home part 2

Acara pelelangan dimulai.

Melani diperkenalkan kepada para kolektor.

Ia diberi minuman, kepala Melani terasa pusing. Sepertinya makanan dan minuman yang selama ini diberikan padanya sudah diracuni.

***

Melani tersadar, tapi ia masih terlalu lemah untuk bergerak.

Shelly lalu memulai pertunjukan yang sebenarnya,

Ia membuka penutup lukisan, lukisan yang dibuat oleh pastur Burke. Lukisan Melani yang memandang patung bunda Maria.

Perlahan lahan, Melani menghilang, begitu pun gambaran dalam lukisan.

Para kolektor takjub, mereka membeli lukisan itu dengan harga yang sangat mahal.

Ketika pulang, mata mereka ditutup kain lalu diantar oleh Padraig.

***

Shelly membakar barang barang Melani, ia tidak mau meninggalkan bukti apapun.

Tapi ada satu barang yang pastur Burke pertahankan, pahatan bunda Maria yang dibuat Melani.

Pastur Burke tampak menyesal atas apa yang ia lakukan. Tapi ia tak bisa berbuat apa apa.

Rupanya, ini bukan yang pertama kali, sudah berkali kali!

***

Dibelantara yang kosong, Melani bertemu dengan Shioban Callahan, tak lama kemudian Shioban menghilang.

***

Pastur Burke ke hutan untuk berdoa…

Seakan doanya tersampaikan, Melani menggenggam segumpal lumpur.

***

Shelly melihat lihat lukisan pastur Burke, ia kaget, ternyata pastur Burke melukis dirinya sendiri.

Pastur Burke menghilang…

“Kau pria bodoh!” Umpat Shelly

***

Melani terbangun di rumah itu, kosong, tidak ada siapapun. Ia ke studio lukis pastur Burke, Melani melihat miniaturnya ada disitu. Didepan bunda Maria, ada gumpalan lumpur. Gumpalan lumpur itu adalah dirinya, tidak menghilang!

Pastur Burke yang menaruh gumpalan itu, ia sungguh berharap agar Melani tidak menghilang.

“Wanita itu jahat, kita harus segera pergi dari sini.” Kata Padraig. Akhirnya Padraigh mau berbicara juga.

Padraig dan Melani pergi meninggalkan tempat itu.

***

Shelly kembali kerumah, ia melihat kotak uangnya, hasil penjualan lukisan menghilang.

“Tidaakkk!!!” Shelly menjerit.

***

Ditengah perjalanan, Melani melihat Shioban Callahan,

“Hai Shioban, aku akan mengajakmu pulang.” kata Melani

“Kami semua???”

(Orang orang yang menghilang telah kembali semuanya 😲)

***

End

Iklan

Sinopsis Don’t Leave Home part 1

Suasana pedesaan Irlandia.

“Yang Maha Kuasa tidak menjamah kita dari luar angkasa. Dia bernafas dari dalam, jiwa kita adalah wujud rahasia yang bersemayam dalam tubuh kita. Jika tubuh salah tempurung jiwa, maka jiwa kita adalah keagungan yang Maha Kuasa. Maka Tuhan adalah bumi, Tuhan adalah kita. Tuhan adalah akhir hidup kita.”

Disebuah gereja, pastur Burke berdoa, ia lalu melukis pemandangan.

Seorang wanita dan anaknya memandanginya dengan tersenyum.

Gadis kecil itu berpose sedang berdoa dan pastur Burke melukis anak itu.

Lukisan itu menjadi karya seni yang disukai keluarga itu.

Keesokan harinya, Siobhan, gadis kecil itu, menghilang!

Dan aneh nya, gambar gadis kecil pada lukisan juga menghilang.

***

Melani Thomas, seorang seniman pembuat miniatur mencoba membuat artikel tentang karya seninya. Sebuah karya seni pahat, bunda Maria.

Jiwa jiwa yang hilang di Irlandia, dari sekian banyak kasus orang hilang yang melanda Irlandia selama 30tahun terakhir ini, yang paling misterius adalah hilangnya Siobhan Callahan, berumur 8tahun beserta lukisan dirinya yang dilukis pastur Alistair Burke tahun 1986.

Biarpun tidak ada yang menyalahkan, tapi karena merasa dihantui oleh ‘mujizat iblis’ ini, Burke meninggalkan statusnya sebagai pastor. Dan mengasingkan diri sejak saat itu.

Melani menghela nafas, ia menghapus lagi tulisannya. Ia tidak yakin bisa menyelesaikan presentasi nya.

***

Melani mendapat telepon dari seseorang, dari asisten Alistair Burke, ia mengatakan bahwa Alistair Burke sangat menyukai karya nya.
Dan ia ingin mengundang Melani kerumahnya.
Ia juga menjanjikan akan membantu Melani untuk mempromosikan karya seni miliknya.

Alistair Burke mengirimkan pesawat untuk menjemputnya.

*** Don’t Leave Home ***

Melani dijemput sopir pribadi, Padraig. Lalu mereka menuju sebuah daerah pedesaan.

Ketika sampai didepan rumah, Melani melihat dirinya sendiri ada di jendela lantai dua. Tapi mungkin itu hanya perasaan nya saja.

Dirumah ia disambut seorang wanita tua, Shelly, ia mengajak Melani berkeliling rumah.

Wanita itu menyarankan agar Melani melihat sebuah gua yang indah yang ada disitu, ia yakin jika Melani membuat miniaturnya, pasti akan laris.

“Apakah kamu menuruti permintaan pastur Burke agar kamu tidak mengatakan pada siapapun tentang kedatangan mu kemari?”

“Ya.”

“Pastur Burke sangat merahasiakan kediamannya, ia tidak mau terus diganggu.”

“Aku bisa memahaminya.”

***

Melani berjalan menuju gua yang telah ditunjukkan arahnya.

Ia takjub melihat patung bunda Maria yang ada dihutan itu.

***

Melani berbaring dikamarnya, tapi ia tidak bisa tidur. Ia berkeliling, Padraig memberikan Melani makanan dipiring. Seperti sup warna merah.

Shelly itu mengatakan bahwa pastur Burke sedang tidak enak badan, perutnya sakit.

***

Melani menunjukkan hasil karyanya pada pastur Burke. Pastur Burke tampak takjub.

“Aku merasa ini ada sesuatu yang kurang, tapi aku tidak tahu apa itu.” Kata Melani

“Apa yang kau rasakan hari itu?” Tanya pastur Burke. Tapi disela oleh Shelly, “Apakah kau memahat sesuai bayaran yang kita sepakati?”

“Tentu saja. Kau sangat murah hati.”

“Setelah melihat ini, rasanya kami membayar mu terlalu murah.”

“Terima kasih, aku merasa terhormat.”

***

Melani sakit perut. Ia memuntahkan gumpalan lumpur hitam. Ah, itu hanya mimpinya!

Melani terbangun, ia melihat pemandangan dari luar jendela seakan takjub.

***

Melani berjalan ke hutan seperti kemarin, menuju patung bunda Maria.

Pastur Burke juga ada disana.

“Mungkin kau sudah membaca tentang ulasan karyaku, bukan maksudku untuk manfaatkan ceritamu, menuduhku seperti yang dituduhkan kritikus itu kepadaku. Maafkan aku.” Melani mencoba menjelaskan.

“Aku tahu, ini memang terasa aneh, ini juga aneh untukku.” Pastur Burke langsung terdiam ketika melihat Shelly dari kejauhan.

***

Pastur Burke, Melani dan Shelly makan bersama.

“Apa yang membuatmu memakai tema orang hilang.” Tanya Shelly

“Aku meneliti banyaknya orang hilang selama 30 tahun terakhir, aku merasa bahwa masalah ini lebih besar dari yang bisa kita pahami saat ini. Aku menuangkannya dalam pahatan diorama yang terkesan mistis.”

“Itu adalah karya seni yang luar biasa.” Puji Shelly

***

Melani mulai memahat patung bunda Maria yang ada ditengah hutan.

Tiba tiba pastur Burke mengetuk pintu, ia akan mengajak Melani ke tepi sungai besok, sebelum tengah hari

“Aku ingin mengatakan sesuatu padamu secara pribadi, jika kau bertemu Shelly ditengah hutan, bilang saja kau mau jalan jalan.” Kata pastur Burke.

“Baiklah.”

***

Malam hari, Melanie tidak bisa tidur, ia mendengar suara suara aneh, ia pun keluar kamar untuk mencari sumber suara. Ia dihantui. Tapi ternyata hanya mimpi.

***

Melani menemui pastur Burke ditepi sungai.

“Bagaimana tidurmu?” Tanya Pastur Burke

“Nyenyak.”

“Apa kau takut air?”

“Tidak.”

Mereka lalu mendayung bersama.

“Melani, aku mau kamu tahu, aku tidak menculik Shoban Callahan. Tapi aku merasa bertanggung jawab akan hal itu.”

“Aku tahu, kamu berdoa dikamarnya sepanjang malam Khan?”

“Benar. Tapi kau harus paham rasa bersalah ku ini. Saat aku melukisnya dalam pose berdoa, cahayanya berubah seperti cahaya kudus dari sorga. Tidak lama memang tapi aku tidak pernah mengalami ini sebelumnya.”

“Aku juga mendapat cahaya itu, kemarin di gua Maria dihutan. Tiba tiba aku merasakan perasaan yang tidak bisa kujelaskan.”

Ternyata Shelly sudah menunggu mereka ditepi sungai.

Ketika Melani pergi, Shelly memarahi Pastur Burke.

“Kau melakukan ini lagi! Sudah kubilang, jangan coba coba melakukan nya!” Kata Shelly galak

***

“Apa yang dia bicarakan denganmu?” Tanya Shelly pada Melani yang tidak mengerti.

“Dia sakit parah, pikiran nya agak terganggu. Kita tidak boleh kehilangan ‘anugrah’ itu pergi bersamanya.” Kata Shelly

“Anugrah? Anugrah apa?”

“Kau disini untuk suatu alasan, sayang!” Kata Shelly menyeramkan.

Melani seakan mendapatkan penglihatan, pastur Burke mamakai jubah panjang bertudung ditengah hutan.

Ada suara aneh dalam pikirannya, “Jangan kau dengarkan dia.”

***

Pastur Burke mulai melukis. Sedangkan Melani mulai mengerjakan karyanya.

Pastur Burke tampak galau, ia enggan menyelesaikan lukisannya.

“Kau selalu seperti ini! Galau saat akan menyelesaikannya! Selesaikan sekarang juga!” Kata Shelly galak pada pastur Burke.

***

Malam itu, Melani mendengar suara suara aneh dari ruangan Pastur Burke, ia memberanikan diri untuk mengintip. Ternyata suara itu adalah suara pastur Burke yang sedang mencambuk dirinya sendiri.

Melani ketakutan dan menangis, ia melihat Padraig sedang mengawasinya.

***

Keesokan harinya, Melani ingin berpamitan pulang. Tapi oleh Shelly ia ditahan sehari lagi.

“Shelly, jika dia ingin pergi, biarkan saja!” Kata pastur Burke.

***

Melani kembali ke gua Maria. pastur Burke menemuinya lagi.

“Apa kamu baik baik saja?” Tanya Melani

“Kamu orang baik nona Thomas.”

***

Melani akhirnya bisa menyelesaikan karyanya, miniatur bunda Maria yang ada ditengah hutan.

***

Bersambung part 2

Sinopsis Evangeline

“Mereka bilang, ini bukanlah tanah baru. Itu sudah tua dan kotor dan jahat. Sebelum ada pemukiman, sebelum para Indian, iblis selalu ada disana, menunggu…

Tapi aku yakin, kalau kita yang sudah memberi makan iblis itu, dengan keserakahan, kebencian dan darah. Kita mengorbankan anak kita, yang sudah kita bawa kedunia ini dengan cinta dan harapan. Kita membiarkan kegelapan membawa mereka, sekarang mereka tersesat. Tanpa jejak, tanpa nama, kita mungkin sudah dilupakan, tapi iblis itu tidak. Apapun yang ada disana, apapun yang sedang menunggu, sekarang sudah terbangun.

Seorang pria memakai jas hujan menuju kesebuah hutan. Menggendong seorang wanita dan membawa sekop. Wanita itu dikubur hidup hidup.

*** Evangeline ***

Eva sudah sampai di asrama barunya. Ia berkenalan dengan Shannon, berasal dari Jepang. Teman sekamarnya.

Ia juga berkenalan dengan Mark, teman pria Shannon.

***

Molly membawa beberapa tiket pesta. Ia mengajak Eva dan Shannon kepesta terbesar tahun itu. Pesta yang diadakan dipusat kota.

***

Dipesta itu ada 3 cowok tampan. Michael Connor, Mitch dan Ali.

Michael yang paling disukai para wanita, kaya, tampan dan pemilik acara pesta itu.

Michael curi curi pandang ke Eva.

“Aku pikir, dia menyukaimu.” Kata Molly pada Eva.

Eva senang dan mulai keganjenan.

Eva kebanyakan minum, ia muntah.

Di toilet, Ia teringat adiknya yang masih kecil, Angie. Eva mengajak Angie berdoa, untuk ayah mereka yang sudah tiada.

***

Seorang pria pembunuh, ia berolah raga lalu mandi. Rambut korban yang panjang, tersangkut dikakinya, dengan jijik ia mengambil rambut itu dan membuangnya di closet.

***

Shannon mengajak Eva kerumah ibunya, ibunya membuat roti daging yang enak. Tapi Eva merasa tidak enak badan, ia memilih tinggal di asrama.

Ternyata itu cuma alasan Eva, dia janjian bertemu dengan Michael.

Michael mengajak nya kesebuah tempat ditengah hutan. Tempat yang tersembunyi dari orang orang.

“Tempat apa ini?” Tanya Evangeline

“Kabin tua, untuk ayahku biasa berburu.”

Eva bercerita, ibunya pergi ketika ia kecil, ayahnya adalah seorang pengkhotbah yang lebih mencintai jemaatnya daripada keluarganya.

Sedangkan Michael, ia memiliki ayah yang kasar, ia membenci ayahnya.

“Disini dingin ayo masuk!” Ajak Michael.

Tapi Michael tidak sebaik kelihatannya. Ia mulai kasar pada Eva. Ia mengajak Eva ketempat itu bukan untuk berkencan, tapi dianggap sebagai binatang buruan.

Eva dilepaskan ditengah hutan. Michael, Mitch dan Ali memburunya…

Ali berhasil menemukan tempat persembunyian Eva, Eva dipukuli rame rame… Eva tidak sadarkan diri.

Mereka berpikir Eva sudah mati, mereka membawa mayat Eva ketengah hutan.

“Bawa dia pergi dari sini!” Perintah Michael.

“Kemana?”

“Kau pikir aku peduli?”

“Siapa punya sekop?”

“Kita tidak perlu menguburnya, saat seseorang menemukannya, tidak akan ada lagi yang tersisa.”

***

Jiwa Eva seakan terkurung dalam kegelapan, iblis memiliki kesempatan untuk menguasai dirinya karena dendam.

***

Keesokan hari, beberapa pendaki gunung menemukannya. Merawat lukanya.

“Anak malang, dia hanya anak kecil.” Kata Jim

***

Shannon cemas, karena Eva menghilang beberapa hari. Ia dan Mark membuat selebaran orang hilang.

***

Eva tampak kesulitan memotong ikan, Billy, pemuda yang menyelamatkan nya, membantunya memotong ikan itu. Ada percikan cinta diantara mereka😍😍

Jim datang, membawakan beberapa makanan dan boneka untuk Eva.

Tapi Dee juga datang menemui mereka, Dee pria yang culas. Eva tidak menyukai nya. Iblis dalam hati Eva mulai mencari cari kesempatan.

Ketika Jim dan Billy berburu, Dee mencoba memperkosa Eva. Untunglah Billy datang menyelamatkan. Dalam hati, Eva sangat senang Dee dipukuli.

***

Eva berlari ke pinggir hutan. Seorang pria menawarinya tumpangan dan makanan.

Pria itu adalah seorang pembunuh! Ia tersenyum karena ia melihat ada korban berikutnya.

Eva yang pingsan, ia dibawa ketengah hutan.

Pria membawa sekop untuk menguburkan Eva. Tapi ia tidak memprediksi sebelumnya, Iblis mulai menguasai raga Eva. Eva bukan lagi dirinya. Pria itu dibunuh dan diambil jantungnya.

Kebencian membuat iblis dalam diri Eva semakin kuat.

Eva iblis mendatangi Dee, ia menghajar Dee dan menyuruh Dee meminum darahnya sendiri. Lalu Dee di gorok.

***

Shannon melabrak Michael dkk… Ia yakin, hilangnya Eva karena tiga pria biadab itu.

***

Eva menemui Ali, Ali kaget, karena ternyata Eva masih hidup.

Ali dihajar dengan ikat pinggangnya. “Maafkan aku.” Lalu Ali mati.

***

Shannon diculik, Michael dan Mitch. Ia dicurigai membunuh Ali.

“Apa yang kau lakukan pada Ali?”

“Aku tak tahu apa yang kau bicarakan.” Shannon ketakutan.

Shannon dipukuli.

Eva datang, ia membunuh Mitch. Ia menyelamatkan Shannon.

***

Eva datang menemui Billy. Billy sedang mabuk.

“Kumohon jangan pergi.” Kata Billy, Eva memukulnya. Setelah itu Eva menjadi tersadar, ia menangis darah. Eva kembali jadi dirinya sendiri.

Billy memberi Eva makan, “Jim menghilang! Aku punya sesuatu untukmu.”

Billy memberi Eva pisau besar lalu menciumnya.

***

Molly pamitan pada Mark yang sedang menunggui Shannon dirumah sakit. Orang tuanya khawatir pada apa yang telah terjadi pada Shanon. Ia disuruh pindah sekolah.

***

Michael melihat Jim menaruh boneka dan sesajian di selebaran orang hilang milik Eva.

Michael menangkap Jim dan menginterogasi, mengenai Eva. Jim di siksa.

***

Eva mendatangi Michael di kabin dengan membawa pisau. Tapi Michael menembaknya Beberapa kali. Dan memukuli Eva lagi.

Iblis merasuki tubuh Eva, “Selamat datang dineraka!” Eva memukul kepala Michael dengan brutal.

Eva kini menjadi iblis.

***

End

Sinopsis The Dangerous Affair part 2

Wang Lei kaget ketika Tang Sie mengunjunginya di rumah sakit. Karena wajah Tang Sie mirip Tang Le.

Wang Lei menangis, “Kakakmu dan kakak ipar sangat baik padaku, kenapa aku melakukan itu? Aku pantas mati!”

***

Dimobil,

“Apa kamu pernah mendengar kakak dan kakak ipar ku bertengkar?”

“Ada gosip mereka mau cerai.”

“Bercerai? Kenapa?”

“Menurut gosip, kakakmu ada pria lain.”

***

Pengacara Chen seperti kehilangan pengharapan nya setelah istrinya mati. Ia jadi suka minum minum.
Ia ingat bahwa istrinya sering mengeluh karena ditinggal sendirian, ia merasa kesepian. Karena itu ia selingkuh.

***

“Menurut mu, siapa yang menyebarkan kehamilan kakakku?”

“Aku tahu, pasti dia! He Huan, istri Mo Hong. Dia sering ketempat kami.”

“Apa mungkin Mo Hong dan kakak ku…”

“Tidak mungkin, dia adalah mitra kerja He Huan. Tahu kabar ini pasti dari dr. Zhang.”

“Aku salah! Aku selalu mengira Chen Yong Chiang ingin mencelakai kakakku. Tapi aku salah… Kurasa orang itu ingin menutupi sesuatu.” Tang Sie menduga duga.

“Maksudmu??”

“Pria lain itu!”

***

Teng Sien ke makam kakaknya.

Tiba tiba datang seorang pria yang juga menaruh bunga dimakan.

Teng Sien mendekati orang itu, ia mengira laki laki itu adalah selingkuhan kakaknya.

Pria itu adalah Chiu Sui, dia teman kerja Tang Le, dia agak kewanitaan…

“Apa anak dalam kandungan kakak adalah anakmu?”

Chiu Sui kaget, “Hubungan kami tidak seperti yang kamu pikirkan… Kakak Le anggap aku sebagai saudara perempuannya. Anak dalam perutnya, aku juga tidak tahu anak siapa.” Kata Chiu Sui centil.

***

Tang Sie beberes kamar kakaknya, ia menemukan sebuah sim card. Ia menghubungi kontak yang ada di sim card.

Selingkuhan Tang Le ternyata adalah Mo Hong! Suami temannya… Teman dari suaminya…

Tapi saat itu Tang Le memutuskan hubungan dengannya… Karena ia tahu, Mo Hong tidak bisa diharapkan. Dan Mo Hong tidak tahu bahwa Tang Le sedang mengandung anaknya.

***

Tang Sie menemui He Huan, ia menanyakan apakah gosip tentang kehamilan Tang Le He Huan yang menyebarkan nya.

He Huan, tampak judes, ia tidak mau komentar apa apa.

***

Seorang pria menemui Wang Lei, pria itu adalah adik iparnya, Fang Ching.

Fang Ching mengancam, ia akan memperkosa adik perempuan Wang Lei. Ia dendam karena Wang Lei membunuh kakaknya.

***

Wang Lei panik, dia berencana kabur, ia harus menyelamatkan adiknya.

Dokter dipukul sampai pingsan, ia lalu lari.

***

Pengacara Chen ingat, Wang Lei pernah bilang, ia sangat membenci orang yang berselingkuh.

Ia segera berlari menuju rumah adik Wang Lei, ia ingin memastikan Wang Lei mimpi berjalan atau memang ia sengaja membunuh istrinya.

Tapi ketika sampai rumah, ia melihat adik perempuan Wang Lei hampir diperkosa Fang Ching… Ia menyelamatkan adik Wang Lei.

Tak lama kemudian, Wang Lei datang.

“Si keparat Fang Ching kesini?”

“Iya, pengacara Chen menyelamatkan aku.”

“Terima kasih sudah menyelamatkan adikku.” Kata Wang Lei

“Kamu kabur? Apa kamu bunuh orang lagi?” Tanya Pengacara Chen

“Kalau tidak kabur malam ini, si keparat itu akan mencelakai adikku.”

“Kamu yang keparat! Katakan sejujurnya, kau mimpi berjalan atau memang sengaja membunuh istriku?!”

“Pengacara Chen, dia mengkhianati mu, aku lakukan itu demi kebaikanmu!”

Pengacara Chen kalap, ia mencoba menyerang Wang Lei. Wang Lei kabur.

Terjadilah kejar kejaran.

Flashback:

Wang Lei jadi tukang parkir, ia melihat Tang Le sedang bergandengan dengan Chiu Shui.

Ia sengaja membunuh Tang Le, demi Pengacara Chen yang sudah menolongnya.

***

“Aku tahu kamu orang baik, bertemu denganmu, itu keberuntunganku . Terima kasih, malam ini kamu sudah menyelamatkan adikku. Mohon percayalah, semua yang aku lakukan demi kebaikanmu… Wanita itu pantas mati! Pengacara Chen, tolong jaga adikku.” Kata Wang Lei, ia lalu menabrakkan diri ke mobil yang sedang berjalan. Ia mati.

***

End

Sinopsis The Dangerous Affair part 1

Seorang pria mengasah pisau ditengah malam.

Ia berjalan menuju kerumah seorang wanita, lalu membacok wanita itu sampai mati.

*** The Dangerous Affair ***

Pria itu ditangkap polisi. Wang Lei menatap seorang pria dengan tajam. Pria itu adalah seorang pengacara. Dan korban pembunuhan itu adalah istri pengacara itu.

***

“Tn. Chen, kau kenal orang ini?” Tanya polisi sambil memberikan foto pelaku.

“Kenal.”

“Apa hubungan tersangka Wang Lei dengan keluarga mu?”

“Tidak ada hubungan apa apa.”

***

Penyelidikan kasus pembunuhan istri Wang Lei … Perkenalan Wang Lei dengan Pengacara Chen.

Wang Lei didatangi pengacara yang akan membelanya, namanya Chen Ying Chiang dan asistennya Hong Liang…

“Maaf pak, aku tidak punya biaya untuk membayar pengacara.”

“Adikmu sudah mengajukan pengacara di LBH, kami gratis.”

“Sejujurnya aku tidak tahu apa yang terjadi malam itu, tapi orang orang bilang, aku membunuh istriku.”

“Kudengar, kamu yang melapor ke polisi. Dilihat dari TKP, kamu satu satunya tersangka.”

“Aku sangat mencintai nya, kenapa aku ingin membunuhnya??!!”

“Jangan emosi, kami hanya pengacara, kami kesini untuk membantumu. Menurut adikmu, kamu punya gejala mimpi jalan, kamu tau itu? Apakah kamu ada masalah dengan istrimu?”

Flashback:

Wang lei pulang kerja lalu makan apel. Istrinya datang dengan marah marah, meminta gaji yang didapat Wang Lei. Wang Lei memberikan uangnya lalu pergi.

***

“Hari itu aku pergi ke pasar, aku ingin membuat makanan enak untuk istriku. Lalu aku melihat dia dengan seorang pria. Kenapa dia memperlakukan aku seperti itu?”

“Apa dia selalu begitu padamu?”

“Dulu, dia baik sekali padaku. Dia bilang akan selalu berada disisiku. Tapi tak lama kemudian, entah kenapa, dia bisa berubah sampai begitu.”

Flashback:

Istrinya marah marah sambil membanting barang.

“Kamu cuma bisanya minum! Aku tidak tahan hidup seperti ini terus. Bawalah banyak uang, maka aku tidak akan ribut lagi padamu!!”

“Kamu Khan tahu aku kerja diperternakan, setiap hari kerja, aku lelah sekali, aku harus potong puluhan kambing, penghasilanku lebih banyak dari mereka!”

Si istri kembali meremehkan, “Masih tidak malu bicara sepertinya itu? Selama bertahun tahun, penghasilanmu kamu berikan pada adik kesayanganmu! Aku sudah lama menikah denganmu, aku dapat apa? Aku tidak tahan lagi, aku mau cerai denganmu!

Wang Lei terbangun dimalam hari, ia mengambil pisau lalu menggorok leher istrinya. Dia seperti bukan dirinya lagi.

***

“Mungkin benar aku telah membunuhnya.”

***

“Kamu bilang, kakakmu mimpi jalan sejak kecil. Saat kambuh, apa saja gejalanya?”

“Waktu kecil, selalu kaget terbangun karena kakakku. Kadang mendengar dia teriak teriak. Kadang melihat dia mondar mandir di kamar seperti sedang mencari sesuatu. Yang paling parah, dia mencekik aku. Dia bilang ingin cekik aku sampai mati. Setelah sekuat tenaga mendorongnya, dia tidur lagi, seperti tidak terjadi apa apa.”

“Bagaimana dengan orang tua kalian?”

Flashback:

Dua anak kecil ditinggalkan oleh orang tua mereka.

“Tidak pernah periksa ke dokter?”

“Pernah, juga makan obat, tapi tak membawa hasil.”

***

Hasil kejiwaan sudah ada, Wang Lei mengalami gangguan jiwa.

Istri pengacara Chen menelepon mengajak makan bersama, tapi pengacara Chen terlalu sibuk dengan pekerjaan nya. Istrinya kesal.

***

Pengadilan,

“Terdakwa Wang Lei, mimpi jalan bunuh orang, tidak terbukti, tapi harus menjalani pengobatan dirumah sakit jiwa. Setelah sembuh, harus tunjukkan hasilnya dipengadilan. Adiknya sebagai penjamin.”

Wang Lei dibawa ke rumah sakit jiwa.

***

Wang Lei membantu perawat mengurus orang gila lainnya.

Setelah satu tahun, Wang Lei dinyatakan sembuh. Dan ia berhasil lolos di semua tes.

***

Acara makan malam bersama para pengacara.

“Kudengar Wang Lei sudah dibebaskan, bagai mana kalau kambuh lagi?”

“Tidak akan, Wang Lei mimpi jalan bunuh orang, membutuhkan penyebab khusus baru bisa kambuh. Dulu istrinya main gila, karena itu kambuh… Tapi sekarang Wang Lei tidak punya istri, mana ada istri yang main gila lagi?”

***

Ditengah jalan, Wang Lei bertemu pengacara Chen dan istrinya. Pengacara Chen lalu menyuruh istrinya pulang sendiri. Ia mengajak Wang Lei makan di kedai.

“Kamu sudah dapat pekerjaan?”

“Belum.”

“Kamu telepon orang ini. Bilang saja aku yang suruh. Mungkin dia punya pekerjaan untukmu.”

“Terima kasih.”

Beberapa kali Wang Lei mencuri pandang pada pasangan yang disebelahnya.

“Kamu lihat apa?” Tanya pengacara Chen.

“Mereka pasangan selingkuhan.”

“Bagaimana kamu tahu? Mungkin mereka pasangan suami istri.”

“Aku sudah biasa melihat hal seperti ini, kadang aku membuntuti mereka, biasanya dugaan ku benar.”

“Kenapa kamu membuntuti mereka?”

“Aku tidak suka seseorang yang menghancurkan rumah tangga orang lain. Aku ingin tahu bagaimana mereka mati ” kata Wang Lei sambil makan dengan tenang.

Tak lama kemudian pasangan selingkuhan itu pun bertengkar. Dugaan Wang Lei benar.

Pengacara Chen juga memberinya uang.

“Terima kasih, aku akan membalas budimu.”

***

Penyelidikan kasus pembunuhan istri pengacara Chen…

“Jadi kamu pernah menolongnya?” Tanya polisi.

“Bukan menolong, aku hanya sebagai pengacara nya… Walaupun dia mimpi jalan, istriku tak seharusnya menjadi targetnya!!” Pengacara Chen kesal.

“Tapi Wang Lei selalu bilang bahwa dia tidak bersalah. Dia bilang dia dijebak.”

“Dijebak? Siapa yang menjebaknya?”

“Saat kejadian kamu dimana?”

“Aku tugas luar kota.”

***

Seorang wanita sedang tertidur, ia didatangi hantu wanita.

“Siau Sie, jangan takut, ini kakak.”

“Bukankah tadi ajak ipar membunuhmu?”

“Aku tidak tahu apakah dia yang membunuh aku, tapi aku tak rela… Kamu harus balas dendam untukku.”

“Dia yang membunuh, tadi aku melihatnya. Aku pasti balas dendam untukmu!”

“Adik yang baik, aku akan pergi dengan tenang.”

***

Seorang dokter kandungan salah mengira Siau Sie adalah Tang Le.

“Aku dokter Zhang, dokter kandungan. Kalian berdua mirip sekali.”

“Maaf mengganggu terima kasih.”

***

Siau Sie memeriksa buju catatan yang di tinggalkan kakaknya. Pengacara Chen tiba tiba datang, Siau Sie langsung ketakutan.

“Jangan mendekat… Jangan bunuh aku…”

“Kamu kenapa?” Pengacara Chen bingung.

Kekasih Siau Sie datang, Siau Sie langsung memeluknya. Ia ketakutan. Ia yakin Chen Yong Chiang akan membunuhnya.

***

Siau Sie menemui dokter Zhang. Ia ingin tahu kondisi kakaknya sebelum kematiannya.

Flashback:

Tang Le dinyatakan hamil. Ia tampak kaget dan tertekan. Bayi yang dikandungnya adalah bayi dari laki laki lain.

Tang Le lalu mengajukan cerai karena ia ingin melahirkan anak itu.

***

Pengacara Chen curiga, bahwa Wang Lei bukan mimpi jalan tapi memang sengaja bunuh orang.

***

Bersambung part 2

Sinopsis Scarlet’s Witch part 2

Megan memperingatkan Scarlet bahwa Greg adalah playboy. Tapi Scarlet lebih mempercayai Greg.

“Aku hanya mencoba untuk menjagamu! Itulah yang dilakukan oleh teman.” Kata Megan.

***

Scarlet melihat Greg sedang bercanda mesra dengan Julia.

“Hai Greg, tadi itu siapa?”

“Dia Julia, murid pindahan dan kami melakukan sebuah proyek kelompok.”

“Oke.”

“Apa yang kau pikirkan?”

“Tidak ada, jangan khawatir kan itu.”

“Kau bisa mempercayai ku, aku adalah temanmu.” Kata Greg mesra

***

Scarlet menemui penyihir di hutan.

Si penyihir terbatuk batuk.

“Ada apa dengan mu?”

“Mungkin aku sekarat. Tidak usah pedulikan aku, aku tahu, kamu adalah wanita yang subuk.”

“Maafkan aku, apa yang kau inginkan dariku?”

“Tidak ada!”

“Berhentilah bersikap seperti ini, aku mencoba menjadi temanmu.”

“Aku tahu kamu sudah menemukan seseorang. Kamu menemukan cinta.”

“Kamu memata mataiku? Kamu bersikap seperti seorang kekasih yang cemburu… Ini tidak masuk akal, aku 22tahun dan memiliki teman penyihir yang tinggal dihutan.”

Scarlet ingin memutuskan hubungan pertemanan dengan sang penyihir.

“Aku akan pergi dan tak akan kembali lagi ”

***

Scarlet melihat Greg sedang berciuman dengan Julia…

Ia patah hati …

Ia akhirnya menemukan sesuatu yang benar benar dia inginkan… Ia ingin Greg.

Ia kembali lagi kehutan.

Scarlet membutuhkan teman lamanya dihutan. Dia tidak lagi merasa dipahami. Yang dipunya hanyalah teman lamanya.

***

“Maafkan aku!” Scarlet menangis

“Kau sungguh sungguh? Kau tidak datang kesini karena kasihan padaku, kau kesini karena kau kasihan pada dirimu sendiri!”

Penyihir itu lalu memberikan tongkat nya, “Sekarang kau bisa lihat, bagaimana rasanya sangat menginginkan sesuatu!”

Seakan ada energi yang tertransfer di tongkat itu.

***

Greg sedang menari di pub bersama Julia. Scarlet menggunakan tongkatnya untuk menghabisi Julia.

Si penyihir tertawa, waktu di jam pasir sudah habis.

***

Scarlet menemui penyihir.

“Apa semua berjalan seperti yang kau inginkan?”

“Ya, terima kasih.”

“Kau tidak tahu apapun!” Kata penyihir

Tiba tiba jubahnya tersingkap, penyihir itu berubah menjadi Julia…

“Oh My God, aku merasa luar biasa… Aku akhirnya kembali.”

“Apa yang terjadi?” Tanya Scarlet bingung.

“Yang terjadi adalah, aku seksi untuk pertama kalinya setelah sekian lama. Aku bebas! Terima kasih.”

“Memangnya, apa yang sudah aku lakukan?”

“Kau sudah menggunakan tongkatnya! Akhirnya, kau menggunakannya setelah 12 tahun. Sekarang kutukannya berpindah padamu!” Kata Julia senang.

“Aku tidak mengerti.”

“Setiap orang menginginkan sesuatu. Ini yang aku inginkan dulu, untuk membawa ayahku hidup kembali. Pada Maret 1978. Aku mengambil tongkatnya.”

Julia sangat senang, ia kini bisa berkencan dan menikmati dunia.

Sedangkan Scarlet berubah menjadi nenek nenek dan memakai jubah hitam.

“Kenapa kamu melakukan ini padaku?”

“Tentu saja untuk melepaskan kutukan itu dariku, kalau kau mau, kau bisa memberikan tongkat itu pada orang lain. Oh ya, jangan kau patah kan tongkatnya, atau kita semua akan mati.”

***

Saat dia membaca buku didalam pondok, dia mengetahui, bahwa kutukan itu hanya diciptakan karena tidak ada yang mau membayarnya. Jadi hutangnya akan dipindahkan, dari orang ke orang, beserta bunganya.

***

Scarlet ingin mencari korban lain, tapi ia tidak tega.

Ketika ia memutar jam pasir, ia bisa berubah ke wujud aslinya sesaat.

Ia ingin memindahkan kutukannya ke Megan, ia mengajak Megan ke pondok di hutan. tapi ia juga tidak tega, karena Megan adalah satu satunya teman terbaik yang ia dapatkan.

Ia menyuruh Megan pergi dari pondok…

***

Megan kembali ke hutan bersama seorang polisi, ia ingin melaporkan temannya yang hilang diculik penyihir.

Tapi pondok itu tidak ada, ia tidak menemukan apapun. Seakan ada penghalang yang membuat mereka tidak bisa melihatnya.

***

Greg menemui Scarlet dipondok. Ia bercerita bahwa ia adalah pendeta tinggi pohon besar yang ada disitu. Ia juga mengatakan bahwa Megan mati gantung diri karena ia tidak tahan, orang orang menganggapnya gila karena bercerita tentang penyihir dan pondok ditengah hutan.

***

Ayah Scarlet mencari Scarlet dihutan. Scarlet bisa melihat ayahnya, tapi ayahnya tidak. Scarlet menangis, “Aku disini ayah… Aku disini…”

***

Seseorang mengetuk pintu pondok, ternyata itu Megan. Megan masih hidup, Greg sudah berbohong padanya.

Ia menemui Greg

Ia lelah dengan semua ini, ia memutuskan untuk mematahkan tongkatnya.

Semua orang yang pernah menerima tongkat itu, mati. Termasuk Greg dan Scarlet sendiri.

***

Wanita kecil yang takut segala hal itu, telah mengorbankan dirinya sendiri, dia sudah tidak takut lagi.

The End

***

Scarlet telah menyelesaikan tulisannya.

Ia mencoba menguatkan diri agar berani mencari teman teman baru.

“Hai aku Scarlet, aku baru saja tinggal disini.”

“Hai aku Megan.”

“Senang berkenalan denganmu.”

Scarlet kini punya teman teman baru.

Kehidupan kembali seperti sedia kala.

***

End

Sinopsis Scarlet’s Witch part 1

Pada suatu hari, ada seorang gadis kecil yang penakut, bernama Scarlet .

Scarlet menggambar matahari dan seorang anak dengan kapur.

“Scarlet! Bagaimana kalau kau bermain dengan anak anak yang lain?” Kata ayahnya

“Kenapa?”

“Bermain sendiri tidak menyenangkan. Buatlah beberapa teman. Itu hal yang normal.”

“Dengar, aku tidak suka hal yang normal.”

“Bermainlah dengan gadis gadis disana.”

“Aku lebih suka menyendiri. Mereka tidak bisa mengerti aku.”

“Mereka tidak bisa mengerti kamu, jika kamu tidak berubah mereka sebuah kesempatan.”

Scarlet kembali ke tempat ia menggambar sebelumnya… Kini gambarnya menjadi matahari dan dua orang anak.

Ia mencari disekitar, siapa tahu ia menemukan orang yang menambahkan gambar.

Sesuatu menarik Scarlet untuk pergi ke hutan, apapun itu.

“Siapa disana? Jangan takut.” Kata Scarlet.

Takut tapi penasaran, dia bisa merasakan koneksinya.

***
Scarlet menggambar di buku. Gambar seseorang dihutan.

“Ada apa?” Tanya ayahnya.

“Kau menyuruhku untuk membuat teman baru. Aku pikir aku hampir melakukannya.”

“Benarkah?” Ayahnya senang

“Hampir.”

“Sayang, itu hebat! Siapa namanya?”

“Aku tidak tahu. Bisakah kita kembali ke taman?”

“Diluar sudah mulai gelap. Lagipula, temanmu itu mungkin sudah pulang kerumah.”

“Ya, aku juga pikir begitu.”

***

Scarlet bermimpi: Ada seseorang pakai jubah hitam dihutan. Ia berlari menghindari… Orang itu semakin mendekat…

Ia terbangun!

***

Scarlet memutuskan pergi kehutan.

Ia menemukan sebuah rumah dari kayu.

Tiba tiba ada suara memanggil nya, “Scarlet.”

“Siapa kamu?”

“Seorang teman.”

“Dimana kamu?”

“Dekat.”

“Bisakah aku melihat mu?”

“Kenapa? Kamu harus berjanji tidak akan takut.”

“Aku janji.”

“Jangan membuat janji yang tidak bisa kamu tepati sayang!”

Orang itu muncul, pakai jubah hitam bertudung dan sangat tinggi.

Scarlet ketakutan…

“Jangan takut, kau sudah berjanji.”

“Siapa namamu?”

“Aku tidak ingat… Apakah kamu ingin menjadi teman?”

“Aku kira, ini hal yang aneh.”

“Aku sudah mengira kau akan mengatakan itu. Tidak ada siapapun yang memahami aku ”

“Tunggu! Kita bisa berteman.”

“Bagus, kau tahu, persahabatan adalah hal yang sangat kuat.”

Scarlet mulai berani memandang orang itu. Ia senang karena kini ia memiliki teman.

Orang itu memberikan sebuah tongkat, tapi Scarlet menolaknya, ia hanya ingin memiliki teman, tidak lainnya.

“Mungkin nanti kalau kau sudah dewasa, kau akan menginginkannya.”

***

Ayah Scarlet mendukungnya untuk mencari teman teman baru.

“Bagaimana kalau mereka tidak menyukaiku?” Tanya Scarlet ragu.

“Kalau begitu, mereka yang akan rugi.” Jawab ayah.

***

Scarlet menemui orang bertudung itu lagi dihutan.

“Hai!”

“Apa kau sudah selesai dengan sekolah nya?”

“Ya, itulah sebabnya aku bisa terus datang ke taman ini.”

“Ayahmu pasti senang melihat mu tertarik pada sesuatu.”

“Bagaimana kau tahu tentang itu?”

“Aku tahu banyak hal yang hebat.”

“Dulu aku takut dengan pohon itu, tidak tahu kenapa.”

“Ini memang menakutkan, tapi setelah kamu mempelajari lebih banyak hal tentang dunia ini, kamu akan menyadari mana yang menakutkan, mana yang tidak.”

“Apakah menurutmu aneh aku tidak memiliki teman sama sekali?”

“Tidak sama sekali, kamu adalah gadis yang sangat cerah.”

“Kita saling memahami.”

“Kita akan lebih saling memahami jika kau datang lebih sering.”

“Tongkat apa yang dulu ingin kamu tunjukkan padaku?”

“Bukan apa apa, bukankah dulu kamu tidak tertarik ketika aku menunjukkan nya padamu?”

“Tidak, tapi sekarang aku tertarik.”

“Kamu dulu begitu kasar ketika aku mencoba berbagi denganmu!”

“Tidak, aku sekarang akan mendengar nya, aku janji.”

Orang itu menghela nafas, “Apa kamu lapar sayang?”

“Sedikit.”

“Aku punya beberapa apel yang ada di pondok.”

Scarlet menggandeng orang itu menuju pondok.

Scarlet dan penyihir itu tumbuh menjadi semakin dekat. Dia sudah seperti ibu yang tidak pernah dikenal Scarlet. Scarlet tidak mengambil tongkat itu karena dia tidak benar benar tahu apa yang dia inginkan. Tapi dia datang kembali pada tahun berikutnya. Dan tahun berikutnya, dan bertahun tahun telah terlewati.

***

Scarlet sudah dewasa, ia mengunjungi penyihir itu lagi.

“Halo, teman lama.”

“Scarlet… Aku hampir berpikir kau tidak akan datang. Kau biasanya datang jauh lebih cepat dihari hari sebelumnya.”

“Saat itu aku masih anak anak. Sekarang aku sudah dewasa, banyak hal yang harus aku lakukan.”

“Kalau begitu, pergilah! Dan lakukan hal hal yang menurut mu dewasa.” Kata penyihir kesal.

“Aku harus mengajari Megan. Tapi aku akan segera kembali.”

***

Scarlet menemui Megan, seorang gadis yang les kalkulus padanya.

Megan menantang Scarlet untuk berkenalan dengan dua pria ganteng yang lewat. Tentu saja Scarlet tidak mau.

Tapi Megan dengan percaya diri mengajak dua orang itu berkenalan.

Ia ingin menunjukkan pada Scarlet bahwa mengajak bicara orang lain adalah hal yang mudah.

***

Malam hari, Scarlet menemui penyihir di pondoknya lagi

Si penyihir kesal karena Scarlet sibuk dengan dunianya, sibuk mencari uang dan sekolah. Sedangkan ia bisa memberikan uang sebanyak apapun. Yang diinginkan Scarlet.

Scarlet kesal, ia kembali kerumah… Ia menganggap penyihir itu tidak mengerti dirinya.

***

Penyihir berbicara sendiri, “Setiap orang menginginkan sesuatu… setiap orang menginginkan sesuatu…”

***

Pagi hari,

Seorang pria tampan mengetuk pintu rumah Scarlet.

“Maaf mengganggu, aku baru saja pindah kesini, jadi aku ingin bertemu dengan tetangga ku.”

“Halo!”

“Namaku Greg.”

“Aku Scarlet.” Mereka lalu berjabat tangan.

Scarlet tampak terpesona pada Greg.

Megan senang, kini Scarlet mulai tertarik pada seseorang.

***

Dosen Scarlet kecewa karena nilai Scarlet menjadi turun, tidak seperti biasanya. Ia ingin Scarlet kembali fokus pada pelajaran nya.

***

Greg mendekati Scarlet, ia selalu menemani, menolong dan memberi perhatian pada Scarlet. Tentu saja ini membuat Scarlet jatuh cinta

Ada sesuatu yang aneh tentang Greg. Ia sangat membantu, menyenangkan dan nyata.

***

Megan secara tidak sengaja mendengar pembicaraan para wanita yang menyebut Greg adalah seorang Playboy. Dan saat ini Greg sedang berkencan dengan Julia.

Megan mencari Scarlet ia ingin memperingatkan Scarlet mengenai kebusukan Greg. Tapi ia tak dapat menemukannya, akhirnya ia menceritakan tentang Greg pada ayah Scarlet.

***

Scarlet berkencan dengan Greg.

Penyihir merasa tergantikan, memang seharusnya begitu.

***

Bersambung part 2

Sinopsis The Hole In The Ground

Dimobil, Chris merengek agar dibelikan sepeda, ibunya berjanji akan membelikannya tahun depan.

Tapi tiba tiba sesuatu muncul, sehingga mobil itu hampir menabrak sesuatu. Ibunya turun, “apa kamu baik baik saja?”

Ada seorang wanita tua bertudung, berbisik, entah apa yang dikatakannya.

Sarah ketakutan, ia segera naik kembali ke mobil.

***

Chris ketakutan melihat laba laba. Sarah menangkap laba laba itu.

“Bunuh dia untukku!” Kata Chris

“Tapi dia tidak melakukan apapun?”

“Kalau ayah, pasti akan melakukannya!”

“Tapi aku bukan ayah!”

“Lalu kenapa kita pindah kesini tanpa ayah? Kau bilang, ayah akan menyusul, kau bohong!”

Chris kesal lalu menginjak laba laba itu sendiri… Ia lari…

“Chris tunggu!!”

Chris menghilang dihutan.

Sarah melihat ada lubang besar dihutan

Tiba tiba Chris muncul, “Mum, maafkan aku!”

“Jangan pergi seperti itu lagi oke?”

“Aku tahu ayah membuat mu sedih… Apa itu?” Chris menunjuk sebuah lubang

“Tidak apa apa, ayo kita kembali!”

***

Malam hari, Sarah memandangi Chris yang tertidur pulas, ia tersenyum.

***

Chris membawa sebuah brosur acara, ia malas ikut. Tapi ibunya ingin ia mendaftar, agar Chris bisa punya teman teman baru.

***

Sarah reuni bersama teman teman lamanya.

Mereka bercerita tentang seorang wanita yang tinggal diatas bukit.

Louise, “Putranya, James, ada dikelas saya, dulu duduk disebrangku disekolah. Dia sangat baik dan ramah. Dia dulu punya semut ditempat pensil dibawah meja. Namanya Noreen Brady, dia datang lalu menjerit didalam kelas. Mengatakan hal hal gila… Butuh 3guru untuk menyeretnya kekantor kepala sekolah. Dia dikunci sampai polisi datang. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi padanya… Dia keluar dari sekolah beberapa bulan kemudian.”

***

Malam hari, Sarah tidak menemukan Chris, ia panik dan mencari cari. Tiba tiba Chris muncul.

“Chris kau dari mana?”

“Aku disini. Mum, kau tidak apa apa?”

***

Sarah diperiksa dokter, ia mengalamin gangguan kecemasan. Sejak kecelakaan. Dokter memberinya obat penenang.

***

Pagi hari, Sarah terbangun. Chris sudah ada di sebelahnya, membawakannya bunga.

“Kamu dapat darimana?”

“Dari kebun.”

“Kau tahu, kau tidak boleh kesana sendirian.”

“Aku ingin memberimu kejutan.”

Sarah lalu mencium bunga pemberian anaknya, “Mereka cantik, terima kasih.”

***

Sarah memandangi Chris disekolah. Sekarang Chris sudah punya teman teman baru.

“Siapa nama temanmu?”

“Michael, Peter, Sam dan Stewart.”

“Stewart Macken? Kupikir kau tidak menyukainya.”

Mobil Sarah terhenti, ada seorang wanita tua ditengah jalan.

Sarah turun dari mobil, “Nyonya Brady?”

Wanita itu lalu berbisik tak jelas. Seorang pria tua memanggilnya, “Noreen!”

Pria itu memperkenalkan diri, namanya Des. Suami Noreen.

Noreen mendekati Chris, “Dia bukan anakmu!” Katanya sambil membenturkan kepalanya di kaca mobil.

Sarah ketakutan, ia segera pergi. Noreen terus saja mengamuk.

***

Keesokan harinya, Sarah mendapati Noreen tergeletak di tengah jalan, ia mendekati… Ternyata jasad Noreen, dengan kepala terkubur ditanah.

***

Sarah datang ke rumah Noreen. Noreen terbaring di peti mati.

Des bercerita, dulu saat James, anak mereka lahir, mereka sangat berbahagia. Tapi ketika usianya menginjak 8tahun, James menjadi anak yang ‘berbeda’… Noreen tidak dapat menerima itu, ia mulai menyangkal bahwa James adalah anaknya… Suatu ketika, James melesat ke mobil Des yang tengah berjalan, Des tidak sengaja menabrak James sampai mati.

“Kenapa dia mengatakan kalau Chris bukan anakku?”

“Mungkin, Noreen mengira Chris adalah James.” Kata Des

***

Sarah lari lari di hutan, ke lubang besar itu, dia menemukan mainan tentara milik Chris. Ia lalu memperhatikan lubang itu, seperti akan longsor.

***

Sarah mulai ragu, bahwa Chris bukanlah Chris anaknya.

“Kamu ingat bunga cantik yang kau beri untukku?”

“Ya.”

“Apa setelah itu kau pergi ke hutan?”

“Tidak Mummy.”

Sarah mengeluarkan mainan yang ia temukan dihutan.

“Lalu bagaimana ini bisa disana? Jangan bohong Christopher!”

“Bukan aku!”

“Katakan sejujurnya!”

“Bukan aku!!”

Chris marah ia mendorong meja, tenaganya sangat besar. “Maafkan aku Mummy.”

***

Malam hari, Sarah berjalan perlahan kekamar Chris. Ia mengintip dari bawah pintu. Chris sedang menangkap laba laba lalu memakannya.

Sarah ketakutan…

***

Keesokan harinya, Sarah mengajak Chris ke dokter. Ia bercerita bahwa Chris menjadi aneh. Tapi dokter berfikir, Sarah yang mengalami gangguan kecemasan

***

Chris asik menonton TV, Sarah memasang kamera video dikamarnya.

“Apa yang kamu lakukan disini Mummy?” Tanya Chris

“Ambil cucian.” Sarah beralasan.

***

Saat Sarapan,

“Maafkan aku sayang, sudah bertingkah aneh akhir akhir ini. Kamu sudah tumbuh dewasa dan aku tidak bisa menahanmu lagi. Aku menyayangimu.” Kata Sarah.

Chris membelai kening Sarah, bekas luka itu malah ditusuk dengan jarinya…

Tapi Sarah hanya bermimpi.πŸ˜ͺ

***

Pentas seni sekolah, Sarah mengamati Chris yang tampil bersama anak anak lainnya.

Chris terlihat berbeda, dia seperti bukan Chris biasanya.

Sarah lari…

“Sarah, kau kenapa?” Tanya Guru Chris

“Dia bukan anakku…”

“Siapa?”

“Chris.”

“Aku tidak tahu apa yang kamu bicarakan.”

“Aku tahu, aku terdengar gila, tapi jika itu milikmu, kau akan tahu.”

Chris muncul, “Mummy? Apa kau melihat ku?”

Sarah lari, ia pulang sendiri tanpa Chris. Ia mengecek kamera videonya.

Ia lalu pergi menemui Des, “Aku ingin menunjukkan sesuatu, apa yang terjadi pada James, itu terjadi pada Chris.”

Video kamera itu dilihat oleh Des. Entah apa isi video itu.πŸ™„

“Maaf aku tidak melihat apapun.”

“James itu bukan anakmu! Chris bukan Chris dan James bukan James!”

“Cukup!!” Des marah lalu membanting kamera sampai pecah.

***

Sarah mengambil memori card yang didalam kamera.

Chris tiba tiba muncul, “Mummy, kenapa kau tiba tiba kabur dari sekolah?”

“Aku merasa tidak enak badan.” Sarah beralasan.

“Apa kau merasa baikan sekarang?”

“Ya, jauh lebih baik.”

“Kamu tidak akan lari dariku lagi Khan? Aku tidak suka ditinggalkan sendiri.”

“Kamu lapar?”

Chris mengangguk

“Akan kubuatkan makanan kesukaanmu.”

Chris memeluk Sarah.

***

“Ayuk kita bermain favorit kita.” Kata Sarah tiba tiba.

(Permainan memasang muka lucu saat hitungan ke tiga)

“Tiga… Dua… Satu…” Sarah menghitung, tapi Chris tidak berekspresi.

“Kamu bukan anakku! Kamu bukan Chris!”

Chris mendekati Sarah dengan marah. Sarah dihajar… Kekuatan Chris sangat besar.

***

Sarah terbangun dikebun dengan muka babak belur.

Chris disana menggali sebuah lubang. Muka Sarah dikubur didalam tanah. Setelah itu Chris rebah disampingnya…

Sarah masih bisa bergerak, ia mencoba mengeluarkan kepalanya.

Ia lalu menyeret Chris, menaruhnya dalam ruang bawah tanah…

***

Sarah mengambil kaca spion, ia melihat Chris dengan kaca spion… Itu memang bukan Chris tapi monster.

“Apa yang sudah kau lakukan pada Chris?”

Chris monster menyerang Sarah, tapi Sarah berhasil membela diri. Chris lalu menjerit mengerikan seperti kesurupan.

Sarah segera keluar dari ruangan itu, lalu dikunci.

Sarah pergi ke lubang besar ditengah hutan.

Ia masuk ketengah tengah lubang . Ia kesedot didalamnya.

Sarah berada didalam lubang, seperti sebuah gua…

Ada sebuah tengkorak anak kecil, mungkin tengkorak James.

Juga ada Chris disitu, Chris yang asli…

Beberapa monster juga hidup digua itu, mereka mengejar Sarah. Ketika monster itu menggapai kaki Sarah, monster itu berubah wujud menjadi dirinya.

Sarah berusaha melarikan diri. Ia berhasil selamat.

Sarah kembali kerumah. Chris monster yang di ruangan bawah tanah terus merengek, “Mummy… Mummy…”

Sarah lalu membakar rumah itu.

***

Sarah kembali ke kota, ia kuliah lagi. Ia juga membelikan sepeda untuk Chris.

Dari kejauhan, Sarah memfoto Chris dari jauh… Setelahnya ia perhatikan, foto Chris, buram…

***

End

Sinopsis The Weird Doll

Sepasang suami istri menyewa sebuah rumah kontrakan yang murah hanya 1500 Yuan perbulan, sudah termasuk biaya internet.

“Kami akan langsung bayar 3 bulan.”

“Tapi ada satu syarat, barang barang disini jangan disentuh, pertahankan apa adanya.” Kata pemilik rumah.

“Tidak masalah.”

***

Pesta pernikahan… Mempelai perempuan mencium kerah pengantin laki laki.

***

Malam hari…

Petir menyambar rumah tua itu, ada kucing hitam besar menyenggol sebuah boneka.

Keesokan harinya, Xioling mencuci boneka itu

“Saat menyewa sudah kukatakan, jangan menyentuh apapun!” Kata pemilik rumah yang tiba tiba datang.

“Kemarin malam, saat terjatuh karena kucing, sisi mulutnya ada saus, jadi saya bantu mencuci nya.” Xioling berusaha menjelaskan.

“Segala yang ada dirumah ini, jangan disentuh! Biarkan apa adanya.”

“Baiklah.”

***

Pagi hari, suaminya pulang.

Xioling melihat ada bekas lipstik dikerah bajunya, ia cemburu.

“Aku seorang artis, aku harus melakoni berbagai karakter.” Xiojin menjelaskan.

Xioling pun percaya.

***

Xiojin membuatkan sarapan untuk istrinya.

“Jadi suami jangan terlalu memanjakan istri.” Kata ibu kos nyinyir.

Xioling yang mendengar nya kesal.

“Sayang, apa kau tidak merasa ibu kos aneh? Tidak boleh sentuh ini, tidak boleh sentuh itu… Cerewet sekali.” Xioling ngomel, ibu kos ada ditangga mendengarkan pembicaraan mereka.

“Ini masalah kebiasaan saja.” Jawab Xiojin

***

Saat makan, Xioling mendengar sesuatu di lantai atas. Ia dan suami memeriksa ke atas, ternyata hanya seekor tikus… Tapi boneka dibelakang nya tersenyum menyeramkan.

***

Lokasi shooting…

Xiojin berakting dengan bagus, Sutradara pun memujinya.

Temannya mengajak Xiojin ke bar.

“Istriku baru saja keguguran, dia merasa takut sendirian dirumah.” Tolak Xiojin.

“Orang yang habis keguguran Qi nya berat, bisa lihat hantu.”

***

Xioling membereskan rak buku. Ia menatap boneka itu, boneka nya tersenyum padanya. Xioling ketakutan.

***

Xiojin memar karena adegan perkelahian tadi siang, tapi ia tidak ingin membuat Xioling cemas, jadi ia menyembunyikan nya.

Ketika mereka berdua uhuk uhuk ria. Ibu kos menguping diluar dengan sinis.

***

Ketika beberes rumah, Xioling melihat bonekanya hilang, ia segera melapor pada ibu kos.

“Bonekanya hilang, aku udah mencarinya kemana mana, tapi tidak ketemu.”

“Ada disini. Simpanlah!” Kata ibu kos sambil mengambil boneka itu dilacinya.

Xioling tampak ketakutan pada boneka itu.

“Kenapa? Apa kalian sudah melanggar aturan? Sesuai perjanjian, kalian harus pergi dari sini.” Kata ibu kos menyelidik

“Ah tidak, ini hanya sebuah boneka.” Xioling pura pura berani

“Ini bukan boneka biasa, aku bawa dari Nepal. Didunia ini, hanya orang Gypsy yang bisa buat, 10 tahun hanya dibuat satu. Jadi ini tiada harganya.”

“Kalau begitu, kamu yang simpan saja agar tidak rusak.”

“Tenanglah, dia bisa jaga dirinya sendiri.” Kata ibu kos yang juga menyeramkan.

Dengan terpaksa Xioling membawa boneka itu untuk disimpan.

Xioling menaruhnya diatas meja, ia mendengar suara tangisan bayi.

Xioling melihat sekeliling, tiba tiba boneka itu berbicara, “Apa kabar majikan? Majikan kamu sungguh cantik. Aku cantik tidak?” Boneka itu lalu memasang ekspresi menyeramkan.

Xioling ketakutan, ibu kos datang. Dengan tenang ia membelai pipi boneka itu, bonekanya kembali tenang.

“Jangan lupa untuk mematuhi aturan kontrak.” Kata ibu kos kembali mengingatkan.

***

Xiojin mendapatkan dua kontrak film. Ia juga mendapatkan uang muka.

Xiojin ke toko perhiasan, ia ingin membelikan kalung buat istrinya.

***

Xioling dihantui bayangan hitam, ia merengek minta pindah rumah. Xiojin berjanji kalau uang sudah terkumpul, mereka akan pindah.

***

Xiojin mengajak istrinya jalan jalan dan belanja.

(Suami sayang istri😍😍😍)

***

Ibu kos memandang pasangan itu dengan iri. Karena Xioling memakai kalung, ibu kos juga memakaikan kalung pada boneka itu.

***

Xioling dan Xiojin mengingat pertemuan pertama mereka.

Orang tua Xioling mati dalam kecelakaan saat Xioling 13tahun, karena itu ia di angkat sebagai anak oleh keluarga Xiojin.

***

Xioling kembali dihantui, air dibak mandi menjadi darah dan suara suara aneh. Xioling ketakutan.

Untunglah Xiojin segera datang…

Xiojin memeriksa bathtub tapi tidak ada yang aneh, boneka itupun baik baik saja.

Xioling sudah tidak tahan dengan boneka itu, bonekanya dilempar keluar kamar.

(Bonekanya bisa berdiri sendiri πŸ˜₯)

Xiojin berusaha menenangkan Xioling, nanti ia akan menaruh boneka itu ke rumah ibu kos.

Ternyata ibu kos tidak mau, boneka itu harus disimpan ditempat nya.

***

Xioling mengantarkan sup hangat untuk Xiojin ditempat shooting.

Sutradara menegur Xiojin,

“Aku tahu, hubungan suami istri kalian baik, tapi kamu adalah idola, semakin sedikit orang tahu tentang pernikahan mu semakin baik. Jangan sampai membuat fans wanita mu kecewa.” Kata sutradara.

***

Yinyin teman Xioling, datang menemui Xioling ke rumah kontrakan.

“Aku beritahu, diatas ada boneka yang menakutkan, kalau pagi diruang belajar, tapi jika sudah malam…”

“Tunjukkan padaku.” Kata yinyin

***

Malam ini, Yinyin akan menemani Xioling tidur.

Xiojin datang, tampak lelah. Ia enggan menyapa Yinyin. Xioling kesal karena Xiojin tidak sopan… Padahal Xiojin hanya ingin menutupi memar di wajahnya.

***

Pagi hari, Xiojin habis mandi, ia mendapati ibu kos ada dirumahnya. Sedangkan Xioling dan yinyin pergi jalan jalan…

Ibu kos mencoba merayu Xiojin, tentu saja Xiojin tidak menanggapinya.

***

Malam itu, Xioling tidur dengan Yinyin lagi.

Ibu kos ternyata mengawasi dari CCTV jika Xiojin tidur sendiri.

Ia mendatangi Xiojin, pura pura lampu dikamarnya rusak, tentu saja itu cuma akal akalan untuk menggoda Xiojin.

Mereka lalu uhuk uhuk…

“Sudah bangun? Kamu tau tidak, di gypsy tua, ada seseorang yang memainkan magis, didalam permainan ini, kamu bukanlah peran utama, tapi Xioling. Aku tertarik dengan badannya yang muda dan cantik. Jadi aku ingin memiliki nya.” Kata ibu Chen misterius

“Kau ini bicara apa?”

“Semua sudah telat, kamu sudah mengkhianatinya.” Kata ibu Chen

***

Ketika keluar kamar, ternyata Yinyin melihatnya. Ia tahu bahwa Xiojin berselingkuh dengan ibu kos. Tapi ia tidak tega mengatakan pada Xioling.

Jadi ia memutuskan untuk pergi dari rumah itu.

“Jagalah suami mu baik baik.” Pesan Yinyin.

***

Hari ulang tahun Xioling,

Dirayakan bertiga, Xioling, Xiojin dan ibu Chen.

Tiba tiba ibu kos berkata, “Ini adalah hari baik untuk Xioling, benarkan sayang?”

Xioling dan Xiojin tentu saja kaget.

“Sayang, kau masih ingat yang kukatakan? Di gypsy tua ada sebuah magis, magis peran utama adalah Xioling, aku ingin ke cantikannya. Tapi mesti ada 3 syarat.

1. Dia harus sangat takut padaku. (Xioling sudah takut memang)

2. Kekasihnya berkhianat. (Xiojin sudah berselingkuh dengan ibu Chen)

3. Xioling harus meminum ramuan dari Gypsy…”

Xioling yang kecewa pada Xiojin, akhirnya meminum ramuan itu.

Ia tak sadarkan diri, rohnya masuk ke boneka.

Boneka yang sebelumnya berambut pirang menjadi berambut hitam seperti Xioling.

Raga Xioling dirasuki roh ibu Chen .

Xiojin yang sedih memutuskan membawa boneka Xioling lalu melompat dari atas gedung.

***

Xiojin cemas menunggu Xioling yang sedang dioperasi.

Ternyata itu hanyalah mimpi Xioling saat tidak sadarkan diri karena ada penggumpalan darah di otak.

Dokter yang mengoperasi adalah Bu Chen.

***

Xiojin membawakan bunga untuk Xioling.

“Sayang, aku bermimpi tentang rumah tua dan boneka yang mengerikan.”

“Sayang, saat kamu kecelakaan, kepalamu terluka, sudah dioperasi, semua hanya mimpi.. tidak ada boneka apapun.”

“Aku ingin punya anak denganmu.” Kata Xioling.

“Kalau begitu, harus satu anak laki laki dan satu anak perempuan.”

Lalu datanglah kiriman paket, ketika dibuka, boneka rambut pirang!!!

***

End