Sinopsis Nightmare part 2

Flashback

Setiap tahun seseorang datang kekuburan Siau ye. Dan orang itu adalah kepala desa!

“Tolong maafkan aku!”

***

“Kenapa dia ingin Siau ye memaafkannya?” Tanya Yi Fan

“Aku juga ingin tahu.”

***

Tung Ce mengambil senter, ia mau pergi keluar.

“Ia sudah tidur.” Kata paman

“Siapa?”

“Pacarmu! Dia sangat cantik. Aku sudah melihat wajahnya. Kalian takkan bisa bersama.” Tung Ce kaget tapi dia diam saja.

Tung ce pergi ke rumah turbin.

Ia mengamati lagi rumah itu.tiba tiba ia ingat sesuatu. Sumur!

Seorang pria membuang golok bekas pembunuhan itu disumur!

***

Keesokan harinya, polisi berdatangan. Mereka menguras isi sumur.

Ditemukan alat listrik penangkap ikan dan golok!.

Saat itu kepala desa dan paman Tung Ce saling memberikan isyarat lalu pergi. (Entah apa yang mereka rencanakan)

***

Tung Ce dan Yi Fan berbincang-bincang,

“Bersamamu, aku selalu merasa bermimpi.” Kata Tung Ce

“Jika mimpi cukup untuk menjadi kenyataan, siapa yang bisa membedakannya.” Kata Yi Fan seperti psikolog lagi.

***

Tung Cen tidur dengan gelisah, ketika ia membuka matanya, seorang pria mengenakan jaket hitam bertudung ingin membacoknya!

Mereka terlibat perkelahian. Tapi pria itu berhasil kabur.

***

Keesokan harinya,

Kepala desa ditemani kepolisian mengumumkan bahwa orang yang ingin membunuh Tung Ce berpakaian jaket hitam.

“Tung Ce sudah mengenalinya. Aku beri dia kesempatan terakhir untuk menyerahkan diri!”

(Ternyata itu hanya jebakan polisi. Pembunuh yang sebenarnya pasti akan berusaha melarikan diri keluar kota🤨. Jadi mereka memblokir semua jalan🤔.. yang kabur berarti pembunuhnya).

***

Polisi berhasil menangkap seseorang. Dia adalah asisten kepala desa. Chang hui Chi.

Orang itu juga sudah mengakui perbuatannya.

***

Flashback

Malam itu Chang hui chi pulang kondangan dan melewati rumah Siau ye.

Karena rumahnya tidak terkunci, dia berpikir kalau Siau ye ‘gatel’ dan sedang menunggu pria

“Aku datang melihatmu.” Kata Chang hui chi genit.

Merasa direndahkan, Siau ye marah dan ganti merendahkan Chang hui chi. (Pria mesum!😤).

“Kamu hanya pesuruh kepala desa yang tidak berguna! Ngaca!”

“Dasar pelacur! Kamu ‘gatel’ Khan? Setelah ditinggal mati suamimu?!”

Chang hui chi langsung ditampar dan diludahi. Chang hui chi marah dan langsung membacok Siau ye.

***

Tung ce dirawat dirumah sakit karena penyerangan orang jaket hitam bertudung itu melukai lengannya.

“Aku sebetulnya mencurigai pamanmu, tapi malam itu dia membawamu kerumah sakit” kata pak polisi.

Perawat menyuruh tamu segera pergi karena pasien perlu istirahat. Jadi semuanya pergi.

Tung Ce menggenggam erat sebuah jepit rambut.

Dan ada hantu diatasnya!

***

Tung ce terbangun dari mimpinya lagi, ia berada diruangan terapi bersama kekasihnya.

“Kenapa kita ada disini?” Tung ce bingung.

“Kamu tidur disini, mungkin terlalu lelah. Kenapa? Mimpi buruk lagi?”

(Sepertinya tung ce tidak bisa lagi membedakan mimpi dan kenyataan 🤔)

“Saat jiwa terluka, sebagian orang memilih untuk menyembunyikannya. Kamu akan kehilangan dirimu. Kejiwaan akan terganggu. Itu bisa membuat kita susah tidur dan berhalusinasi. Ye Kwan yang kamu ceritakan, itu hanya halusinasi mu. Carilah ingatan itu dan hadapilah kenyataan! Apa kau sudah menemukan jawabannya?”

Tung ce memandang lekat wanita itu, “Yi Fan, aku merasa tidak mengenali dirimu.”

“Aku juga tidak mengenalimu, tolong beritahu aku masih berapa banyak rahasia diotakmu.”

Tung Ce terdiam, ia tidak mau mengatakan apapun. Atau dia tidak mau menerima kenyataan?🤔

“Tidak apa apa jika kau tidak ingin aku tahu . Aku tidak bisa menemanimu. Kamu pulang dan tidurlah.”

Tung ce pamitan pulang.

***

Terdengar suara penyiar radio dimobil Tung Ce,

“Apa kabar aku Yi Fan. Salah satu temanku tinggalkan pesan. Dia berkata padaku dia susah tidur. Dia ingin tau apakah itu bisa menular? Sebab rekan kerjanya mulai susah tidur seperti dia. jika kamu mendengar acara ini dan mulai susah tidur. Jika benar seperti itu dan membuat kamu merasa nyaman. Aku bersedia menemani kamu sepanjang malam.”

Tung ce mematikan CD nya. (Ternyata itu CD bukan siaran radio!)

Ia menyalakan radio,

“Pembawa acara, Yi Fan, tiga hari yang lalu tewas karena kecelakaan. Menurut polisi, Yi Fan sering susah tidur dan mobilnya kecelakaan. Banyak penggemar Yi fan datang membawa bunga ke TKP.”

Tung ce menghentikan mobilnya. Ia menyadari sesuatu…

Yang ia curhati selama ini bukan Yi Fan tapi psikolog. Ia tahu Yi Fan sudah mati tapi ia menolak kenyataan kalau Yi Fan sudah mati.

Karena itu ia susah tidur!

***

Tung ce membuka sebuah kaleng berisi barang kenangan saat dia masih anak anak. Termasuk jepit rambut milik Siau Ye.

Flashback

Ternyata Siau ye adalah mantan kekasih pamannya.

Apa kau meninggalkan aku karena dia?”

“Setelah lulus aku mencarimu, menulis surat untukmu tapi kamu tidak balas suratku”

Pamannya masih mencintai Siau ye.

Ia sengaja membunuh suami Siau ye dengan cara menyetrumnya saat mencari ikan.

Siau ye tahu pelakunya adalah paman Tung ce. Ia tidak mau memaafkannya.

Paman Tung ce sangat sedih, padahal dia melakukan itu demi Siau ye.

Dengan marah, paman tung ce menyeret dan memperkosa Siau ye. Semua disaksikan oleh Tung Ce. Jepit rambut milik Siau ye yang terjatuh, diambil oleh Tung ce.

Siau ye marah pada semua pria.

Ketika Chang hui chi datang untuk menggodanya, dia marah dan akhirnya Siau ye dibacok diatas ranjangnya.

Yen er, adalah orang pertama yang melihat Siau ye bersimbah darah. Ia lalu lari ketakutan.

Tak lama kemudian, paman Tung ce datang kerumah Siau ye, mau memperkosanya lagi.

Ternyata Siau ye masih hidup! Siau ye yang bersimbah darah memegang tangannya. Ia berusaha melarikan diri. Tapi tangan Siau ye erat memegangnya Sampai Siau ye terseret ke lantai. Ia mengambil batal dan membekap Siau ye sampai mati.

Ternyata Tung ce ada disitu menyaksikan pamannya melakukan pembunuhan. Ia lari ketakutan dan kemudian terjatuh.

Ketika pamannya akan kabur, ia melihat Tung ce pingsan ditengah jalan. Ia membawanya kerumah sakit sebagai alibi.

Tung ce mengingat semua itu, tapi ia tidak bisa menerima kenyataan bahwa pamannya adalah seorang pembunuh.

Tung ce dikamar ketakutan merasa dihantui oleh Siau ye.

***

Sekian

Tinggalkan komentar