Sinopsis Terius Behind Me eps 25

Bu Shim berjalan menuju tempat pertemuan nya dengan Ae Rin, tapi K menghadangnya, ia dipukul dari belakang, flasdisknya diambil.

K juga mengambil dompetnya, seakan akan itu perampokan.

Ae Rin menemukan Bu Shim pingsan ditengah jalan.

***

Ada seseorang yang memasuki ruangan rahasia Kim bon. Ternyata itu Yong Tae.

“Bro..brother?” Yong Tae kaget.

“Dimana laptop dan berkas berkas ku?”

“Turunkan pistolnya dulu.”

Kim bon menurunkan pistolnya, Yong Tae lega setengah mati.

“Aku kira kau benar-benar akan menembak ku. omong omong, apa kamu manusia?”

“Ikut denganku”

Mereka lalu berbincang dengan lebih tenang

“Apa kamu pindah haluan setelah aku mati, demi menyelamatkan diri?”

“Ya, ucapanmu tidak salah.”

Yong Tae bercerita, jika dia menyerahkan tas tas itu demi bisa melihat siapa itu si ‘suara’. Seperti saran dari Kim bon dulu, bahwa mereka harus menyerahkan hal hal kecil, demi mendapatkan hal hal yang lebih besar.

Flashback:

Yong Tae mengerahkan segala keberaniannya untuk menemui K. Ia menyerahkan berkas berkas Kim bon beserta laptopnya.

Dia juga ingin membuat kesepakatan dengan si ‘suara’. Jika ia bisa bertemu langsung, ia akan menyerahkan tasnya.

“Dasar pengkhianat! Tunggu telpon dariku!” Kata K.

(K nya ganteng banget😍😍😍)

“Jin Yong Tae, kini kau sangat berani.” Kata Kim bon sambil menepuk pundak Yong Tae.

“Kau meremehkanku.” Kata Yong Tae besar kepala.😂

***

Bu Shim ada dirumah sakit.

“Akan kutemukan dia bagaimanapun caranya! Berani sekali dia membuat jantung king Castle gelisah!” Kata Bu Shim Eun Ha berapi api.

“Omong omong, dimana tasku?”

“Sudah kumasukkan semua barang yang berserakan.” Kata Ae Rin.

Setelah mencarinya, flasdisknya hilang!

“Eun Ha, apa pria yang divideo itu adalah orang ini?” Ae Rin menunjukkan foto Moon Sung So.

“Ya”

“Bagaimana kamu tahu dia korbannya?”

“Dengarkan aku baik baik, mengenai flasdisk itu, jangan beritahu siapapun. Berjanjilah!”

“Kamu membuatku takut.”

“Aku akan jelaskan lagi setelah tahu lebih banyak.”

Bu Shim mengangguk.

Sang Ryoel dan Mama Yura datang menengok. Mereka heboh sendiri.

***

Ae Rin mencari di lokasi Bu Shim dirampok. Flasdisk nya hilang.

Ae Rin lalu menelepon Ji Yeon, ia ingin bertemu.

***

Ae Rin menanyakan keterkaitan pembunuhan moon Sung So dengan kematian suaminya. Ji Yeon mengiyakan.

“Mereka bukan seseorang yang bisa kau temui, mereka berhubungan dengan cornerstone dan jaringan Industri militer. Kekuasaan tidak kasat mata melindunginya. Kita tidak bisa menangkapnya dengan cara biasa. Itu sebabnya Kim bon dan king’s bag ditugaskan.

Seperti dugaan mu, bon mendekati mu karena suamimu adalah saksi ditempat pembunuhan.”

Ae Rin menangis, “sudah kuduga itu alasannya.”

“Apapun alasan awalnya, bon sungguh sungguh ingin melindungi mu dan anak anakmu.”

“Kenapa?”

“Karena kamu berharga baginya.”

***

Sang Ryoel dan Mama Yura mengecek CCTV di ruang pusat kemanan gedung.

Tapi aneh, video saat Bu Shim diserang, menghilang.

Kejadian ini juga pernah terjadi sebelumnya, saat mereka melihat video suami Ae Rin dikejar kejar seseorang.

***

Ae Rin menangis memandangi foto suaminya.

Kim bon langsung kerumah Ae Rin setelah ditelepon Ji Yeon. Tapi ia tak sanggup untuk masuk kerumahnya.

Jadi ia hanya berdiri didepan pintu, mendengarkan Ae Rin yang menangis sedih.

***

Keesokan harinya, Ae Rin terbangun, ia membuka lemari es, ternyata airnya habis. Ia keluar rumah dan mendapati Kim bon ada didepan pintu rumahnya.

(😱Jadi Kim bon semalaman disitu?)

Mereka minum teh bersama,

“Maafkan aku tidak jujur padamu. Kenyataan nya begitu kelam dan berat. Aku pikir lebih baik kamu tidak tahu.”

“Aku tahu maksudmu.”

“Aku akan mencari dan menangkap nya, kamu tetaplah diduniamu. Jangan masuk keduniaku, itu sangat berbahaya.”

***

“Ada kabar tentang ledakan mobil Kim bon?” Tanya direktur Shim pada kepala Kwon.

“Sedang kuselidiki.”

“Sebaiknya kau cari tau siapa pelakunya, akan ku pastikan dia menerima ganjaran nya.”

“Kenapa kau melihat ku seperti itu? Kau pikir aku pelakunya?”

“Kamu sangat menginginkan terius.”

“Benar, aku ingin menangkapnya. Tapi tidak ingin membunuhnya. Hanya dia yang tahu keberadaan file itu usai operasi candy. ”

***

Ra Do Woo datang ke apartemen Bu Shim membawa buket bunga.

(Ra do woo jadi ganteng😘, rambutnya gak pirang lagi)

“Bosku menyuruhku berkunjung. Ketika mendengar pelanggan VIP kami sakit.”

“Sungguh? Terima kasih banyak.”

Do woo juga menyerahkan tas warna coklat,

“Bagus sekali, tapi aku suka warna hitam.”

(Sudah dikasih, milih lagi😪)

“Boleh aku minum teh?” Do wo langsung nyelonong masuk.

Bu Shim berpikir kalau Do Woo tertarik untuk bergabung dalam tim Kis

“Aku harus mendiskusikan hasil wawancara mu dengan yang lain.”

“Baik, sampai jumpa.”

***

Dalam lift, do woo mengeluarkan stiker dari sakunya. Lalu diremas.

“Sulit aku percaya, aku melakukan pekerjaan seperti ini.”

***

“Bagaimana stiker dirumah Shim Eun Ha?” Tanya Kim bon

“Aku menyuruh Do Woo.”

“Itu tempat terakhir, kini K memiliki video pembunuhan moon Sung So.”

Kim bon juga mengatakan bahwa ia bertemu Yong Tae, dan Yong Tae bersedia menjadi agen ganda.

“Apa sasaran utamanya?”

“Mengetahui identitas ‘suara’.”

***

Jin Yong Tae menemui Ae Rin. Ia meminta maaf atas kematian suaminya.

“Aku akan menerima ganjarannya.”

“Baiklah, bantu bon dan tangkap mereka untuk aku atau aku tidak akan memaafkanmu.” Ae Rin langsung pergi.

Yong Tae mendapatkan telepon,

“Hari ini? Baiklah.”

***

Di markas king’s bag.

Ra do woo memberikan peralatan pada Yong Tae. Apa yang dilihat dan didengar oleh Yong Tae maka mereka juga melihat dan mendengarnya.

“Aku akan membantumu, tidak perlu takut.”

“Baiklah.”

“Kau tampan jika pakai kacamata.” Puji Ji Yeon.

“Tentu saja, pria tampan seperti ku jarang ada.” Kata Yong Tae pe-de.

“Dia hina sekali.” Kata do woo 🤣🤣

***

Si suara, “jin Yong Tae, dasar pengkhianat, beraninya dia meninggalkan hal seperti ini sebagai bukti. Tunggu diruangan sebelah, saat kuberi aba aba, urus dia.”

(Kode dua ketukan)

“Baik.” Kata K mengerti.

***

Jin Yong Tae memasuki ruangan. Dia mencoba mengumpulkan keberaniannya lagi.

Ketika masuk ruangan, ia melihat si ‘suara’

Ji Yeon, Kim bon dan Ra Do Woo, kaget.

“Astaga!”

“Yoon Chun Sang.”

“Dia kepala sekretaris presiden.”

***

“Selamat datang. Duduklah!”Kata Yoon Chun Sang.

Yong Tae duduk,

“Ini pertama kali kita bertemu Khan?” Kata Yoon Chun Sang sambil menuangkan teh. Lalu mempersilahkan Yong Tae minum

Yong Tae menyerahkan kunci mobil.

“Dibagasi mobil.”

Yoon Chun Sang memperlihatkan flasdisk,

“Aku yakin kamu tau benda ini. Kamu akan mengancam ku dengan hal tidak penting ini?’

“Ya”

“Ya? Harusnya kamu memohon agar aku menyelamatkanmu!”

“Tolong maafkan aku, tapi masih ada beberapa flasdisk lainnya. Aku butuh cadangan kalau kalau aku dalam bahaya. Aku tidak mau mati tanpa rencana seperti terakhir kali. Jika aku mati, aku mengatur agar semuanya terungkap.”

“Lakukan sesukamu!”

Yoon Chun Sang mulai mengetuk. K bersiap.

“Kim bon punya brankas rahasia di swiss, aku punya kuncinya.”

“Tunggu! Brankas rahasia?” Ia memberi kode agar K tidak menyerang.

“File dari Candy ada di brankas Swiss, aku yakin anda mengenalnya. Aku akan memberikan kuncinya.

***

“Sulit kupercayai, dia sudah mendapatkan videonya ” kata Ji Yeon.

“Dia dalam bahaya,aku harus masuk.”

“Hati hati, aku akan menunggu.”

Kim bon menyamar menjadi pelayan, kalau kalau Yong Tae dalam bahaya.

***

Bersambung episode 26

Tinggalkan komentar