Sinopsis Charlotte part 2

Pria botak itu masuk, “Maaf aku terlambat… Bayi itu bukan milikmu, itu benar… Ayo lanjutkan! Kau takut menyakiti perasaannya?”

Kata pria botak itu mengintimidasi Ben.

Ben diam saja.

Pria botak melanjutkan,”Baik aku akan menceritakannya. Memang ada bayi, tapi dia bukan milikmu. Dia sebenarnya bayi yang dicuri. Kami menculiknya dari keluarga nya. Dan kamulah yang bekerja membantu kami, dimanapun dan kapanpun.”

“Hentikan!” Kata Ben

“Siapa pria ini, apa yang dia bicarakan?” Tanya Renae tak mengerti.

“Dia adalah seorang teman, kita berhutang uang padanya… Kamu kehilangan pekerjaan ditempat penitipan anak, dimana dia biasa membawa putrinya. Jadi kita membuat sebuah rencana…”

Flashback:

Renae dan Ben, menaruh kaleng kaleng bekas pada sebuah mobil. Mereka memakai topeng hitam.

Rencananya adalah mencuri bayi, lalu mendapatkan uangnya.

Si wanita pemilik mobil turun, untuk melihat apa yang terjadi. Ia melihat kaleng tergantung dimobilnya.

Selagu lengah, Renaek dalam mobil, lalu segera mengendarainya. Mengambil mobil dan bayinya.

Bahkan, Renae tidak sengaja menabarak wanita itu.

***

“Itu hanya sebuah kecelakaan.” Kata Ben

“Kamu berbohong!” Renae tak percaya.

“Kita menukar mobil, beberapa blok dijalan. Kamu masuk mobilmu, aku masuk mobilnya… Saat aku sampai rumah, kau tidak disana. Beberapa jam kemudian, rumah sakit menelepon.”

“Bagaimana aku tahu, kalau kalian sengaja membuatku terlibat?”

“Tidak sayang, kau terlibat.” Kata pria botak

“Apa yang terjadi dengannya?” Tanya Renae

“Menurut mu apa yang terjadi? Flu? Tentu saja dia mati.”

“Maksudku, Molly?”

“Namanya bukan Molly, aku hanya memanggil nya seperti itu. Dia baik baik saja. Dia bersama ayahnya sekarang.”

“Jadi apa rencana nya sekarang?”

“Kami membutuhkan mu, untuk berada di kapal kami… Kita punya uang, semua terkendali.”

“Terkendali? Kita sudah membunuh orang.”

“Kami? Bukan, itu kamu!” Kata pria botak menegaskan.

“Wanita itu melompat ke mobil Renae, ia tidak punya pilihan.” Kata Ben membela.

“Aku sakit kepala, bisakah aku kekamar mandi untuk sekedar cuci muka?” Renae beralasan.

“Baik.”

***

Ben menyadari teleponnya tidak pada tempatnya, ia segera mendobrak pintu kamar mandi.

“Apa yang kau lakukan? Kau ingin memasukkan kita semua dalam penjara?” Ben kesal lalu menenggelamkan kepala Renae dalam bathtub. Sampai mati.

Ben lalu menangis.

Flashback:

Saat kecelakaan itu, Renae memang sengaja menabrakkan diri.

***

End

Tinggalkan komentar