Sinopsis Ghost Hause part 2

Julie kembali dihantui, ia lupa memakai gelang pemberian biksu.

Julie melihat rumah yang terbakar dan hantu watabe, ia histeris.

Julie dibawa kerumah sakit, tapi ia tetap dihantui.

“Kau harus menenangkannya.” Kata dokter.

“Apa yang terjadi?”

“Ia, baik baik saja secara klinis… Kondisi ini kami pernah melihatnya bersama orang orang dinegara ini… Aku punya pasien serupa, baru sembuh pagi ini.” Kata dokter

“Apa orang Amerika?”

“Bukan, orang Inggris.”

“Apa kau tau dimana dia sekarang? Aku ingin bicara.”

“Mungkin dia sudah di pesawat. Dia dan kedua temannya ingin sekali pulang.”

***

Jim pergi ke bandara.

Ia menduga dua pria Inggris itu adalah Robert dan Billy.

Ternyata dugaannya benar…

“Julie ada dirumah sakit.”

“Turut prihatin mendengarnya.” Kata Robert dingin.

“Entah apa yang kau lakukan atau bagaimana kau melakukannya, tapi aku tahu itu kau! Beritahu aku bagaimana kau menyembuhkannya?”

“Apa yang kau inginkan? Sebuah permintaan maaf?… Aku minta maaf”

Jim memukul Robert.

Terjadi perkelahian, Jim kalah, tapi bill memberinya sebuah kartu nama.

“Pergi ke alamat ini, tanyakan Reno! Dia akan membantumu, jika kau beruntung, kau punya waktu 36jam. Pergilah! Jangan buang waktumu.” Kata Bill

Jim segera menuju ke alamat dikartu nama, bersama Gogo.

Tempat itu seperti tempat karaoke plus plus…

Reno adalah pria tua berjenggot, ia disana ditemani wanita wanita cantik.

“Reno, aku teman Billy.” Kata Jim

“Bagaimana kabarnya?” Tanya Reno.

“Namaku Jim, aku disini bersama pacarku Julie, dia ada dirumah sakit. Billy bilang, aku harus meminta bantuanmu… Dia jadi gila atau kerasukan hantu, sepertinya Robert dan Billy melakukan sesuatu padanya.”

“Apa kau percaya dunia roh Jimmy?” Tanya Reno.

“Entahlah. Apa kau bisa membantu nya?”

“Percaya atau tidak, pacarmu telah dikutuk. Satu satunya cara adalah semacam sihir simpatik… Kau harus mencari orang lain untuk mentransfer roh itu. Jika tidak, itu akan memakan jiwanya.”

“Kau ingin aku melakukan hal yang orang lain lakukan pada Julie?”

Reno tertawa, “Sialan, kau punya hati nurani.”

***

Keadaan Julie semakin parah. Ia disuntik obat penenang.

Jim harus mencari korban lainnya.

Ada sepasang bule lainnya, jim mengajak mereka minum dan bersenang senang. Tapi ia tidak tega… Ia membatalkan rencananya.

***

Diam diam, Jim membawa Julie keluar dari rumah sakit.

Ia ketempat Reno, sambil menodongkan pistol.

“Pasti ada cara lain!” Kata Jim memaksa.

“Kemampuan ku terbatas, kau membutuhkan seorang dukun sejati.”

“Bawa aku padanya!”

“Harganya akan sangat mahal.”

“Aku akan lakukan apapun.”

“Kapan dia menodai rumah hantu itu?”

“Dia tidak menodai apapun, mereka menipunya.”

“Kapan?!”

“Dua hari yang lalu.”

“Kalau begitu, kau masih punya satu hari untuk membebaskannya dari pelukan roh itu. Sebelum dia mati.”

Jim memaksa Reno mengantarnya.

***

Hari ke tiga,

Perjalanan ke rumah dukun…

Julie ingin bunuh diri agar tidak diganggu roh itu lagi. Julie diberi obat penenang.

Ditengah jalan, ada kecelakaan yang menewaskan beberapa orang. Perjalanan mereka terhambat.

Julie dihantui lagi, ia lari kehutan tanpa sepengetahuan Jim.

Jim menyadari hilangnya Julie segera mencarinya kehutan. Julie kusurupan.

“Tidak ada waktu lagi.” Kata Reno.

Mereka berjalan kaki menuju rumah dukun.

Lalu berlayar mengunakan kapal boat milik warga.

Tapi ditengah danau, motor boat nya rusak.

Julie kembali dihantui, untunglah motor boatnya bisa segera diperbaiki.

***

Mereka sampai ketempat tujuan.

“Matahari akan terbit, kau hampir kehabisan waktu. Apapun yang kau temukan disini, kau harus menghadapinya… Kuatlah!” Pesan Reno.

Mereka masuk kesebuah kuil besar dengan tiga dukun didalamnya.

Gogo berbicara dengan mereka dengan bahasa daerah.

“Dia bilang kau harus melepaskan sesuatu yang penting bagimu, agar membuat hantu meninggalkannya.” Kata Gogo menterjemahkan.

Jim lalu melepaskan cincin dijari Julie.

“Itu tidak cukup, kau harus memberikan bagian dari tubuhmu… Watabe butuh daging dan darah. Sepotong jari.”

(Sudah diramalkan diawal, saat ia menjatuhkan uang koin😱)

Jim tidak mau merelakan jarinya.

Si dukun mencoba melakukan ritual tanpa jari.

Tapi malah membuat watabe semakin marah. Jim terpaksa memotong jarinya, watabe pun pergi.

Julie sadar kembali.

***

Dibandara,

Jim dan Julie berpamitan pada Gogo. Mereka kembali LA.

Gogo kembali bekerja seperti biasa dengan sepasang turis lainnya.

Turis itu tertarik dengan rumah hantu…

***

End

Tinggalkan komentar