
Dong Cheng bersama para kru memanjat ke tebing untuk pemotretan.
***
Maya terbangun dimalam hari. Ia melihat semua kru sedang menyalakan lilin dan tidak bergerak.
“Hei, kalian sedang apa?”
“Kami berdoa untuk dong Cheng.”
“Memangnya Dong Cheng kenapa?”
“Setelah pemotretan hari ini, saat turun gunung, Dong Cheng jatuh.”
“Kenapa tak mencarinya?”
“Kami mencari nya sampai hari gelap tapi tak ketemu. Dong Cheng pasti sudah mati.”
“Jadi bagaimana?”
“Kamu ikut kami berdoa.”
Tiba tiba dong Cheng menarik tangannya dan memberi kode agar tidak teriak
Mereka lari bersama sampai ditikungan.
“Mereka bilang kamu terjatuh.”
“Apa kamu percaya kata kata mereka?”
“Apa kamu tak mati?”
“Menurut mu?”
“Tak tahu.”
“Aku manusia bukan hantu.”
“Ternyata kamu tak mati, lalu kenapa kau membawaku kesini?”
“Aku menolongmu.”
“Menolongku?”
“Ya, menolongmu dari mereka, jika tidak, kamu menjadi tubuh pengganti mereka.”
“Apa?”
“Hari ini turun gunung terjadi gempa, mereka mati terjatuh. Aku beruntung pegang satu pohon dan selamat. Tadi yang kamu lihat adalah roh mereka. Mereka ingin cari pengganti.”
“Tak mungkin, bagaimana aku bisa percaya padamu, bagaimana jika kamu juga hantu dan sedang mencari pengganti?”
“Jika aku mau melukaimu, sudah dari tadi kulakukan.”
Maya kembali ke asrama dengan ketakutan.
Dalam asrama, orang orang itu mengepungnya, Aaaaaaa…. !!
Ternyata mereka sedang bermain peran untuk merayakan ulang tahun Maya.
“Jadi siapa sebenarnya yang mati?” Tanya Maya.
“Tidak ada yang mati, kami hanya mau merayakan ulang tahunmu dengan suasana berbeda. Li dong Cheng keluarlah…!!” Kata David
Tapi dong Cheng tidak keluar, mereka mencarinya.
“Dong Cheng… Keluarlah…!!”
***
Mereka mencari sampai pagi dan tidak ada hasil.
Mereka kembali ke kota.
***
Sesi pemotretan,
Xiao Mi menggantikan Dong Cheng jadi fotografer.
***
Maya mendapatkan SMS, tanpa nomor. Isinya : “Masih ada tiga hari”
***
Maya mendapatkan SMS lagi. “Masih ada dua hari”
Merasa aneh, Maya kembali berdoa. “Lindungi aku Kaka. Kapan aku bisa bertemu denganmu.”
“Apa kamu harus bertemu denganku?” Jawab Kaka
“Tentu.”
“Aku cemas, kamu akan takut.”
“Kita teman, aku tak akan takut.”
“Baiklah, persiapkan dirimu.”
***
Maya menerima SMS lagi . “Masih ada satu hari.”
Maya ketakutan ia menghubungi, David.
“Aku merasa ada seseorang yang mau mencelakai ku.”
“Jika mau mencelakai mu, kenapa dia memberitahumu?”
“Dia mungkin mau menyiksaku, lalu membunuhku.”
Maya memeluk direktur, “Aku sangat takut.”
“Jangan takut, aku akan membantu mu.” Kata David.
Ternyata ketika mereka berpelukan, ada seorang model yang memperhatikan,
“Dibantu apa? Sangat perhatian! Tengah hari kalian berselingkuh disini. Tak tau malu.”
“Kamu bicara apa?” David marah.
“Kalian berbuat tak senonoh disini, aku salah ngomong apa?”
“Maaf sudah merepotkan mu.” Maya lantas pergi.
***
Tanpa nomor, ” masih ada 12 jam.”
***
“Masih ada 5 jam”
***
“Masih ada 3 jam”
Setiap ada SMS aneh, Maya selalu memberitahu David.
***
Maya tidak berani dirumah sendirian, ia mengendarai mobilnya menuju David.
***
“Masih ada 30 menit.”
***
“Masih ada 5 menit.”
***
“Masih ada 1 menit.”
David berusaha menemui Maya.
Ia naik ke atap, dia melihat ada wanita berbaju merah rambut panjang
“Maya?”
David kaget, hantu itu terus mendekati nya, SMS masuk, “waktu telah tiba”
David terjungkal kebawah
***
Maya diatap, menyaksikan kejadian itu. Si hantu baju merah tertawa.
***
Para model membicarakan David yang diduga bunuh diri.
“Dia tidak bunuh diri, dia pasti dicelakai.” Kata salah satu model.
Maya datang bersama polisi.
“Jangan pura pura, kau pasti yang mencelakai David.” Kata Maya.
“Apa maksudmu?”
“Sebenarnya kamu juga mau mencelakai ku Khan? Polisi sudah melihat rekamannya, bukti lengkap.”
Model itu ditangkap polisi.
***
Maya kembali berdoa, “semua orang jahat sudah mendapatkan hukuman. Terima kasih. Kaka, apa kau mau melihat ku?”
“Kaka tidak ada, yang ada aku!” Kata Dong Cheng yang muncul tiba tiba.
“Bukankah kamu sudah mati?”
“Aku panjang umur tak jadi mati. Membuat kamu kecewa.”
“Kamu bicara apa? Aku tidak mengerti.” Kata Maya pura pura.
“Saat itu David jatuh dari gedung, aku rekam semuanya.”
“Apa gunanya direkam, bukan aku yang dorong David.”
“Memang bukan kamu yang dorong, tapi komplotan mu.”
“Komplotan ku? Siapa?”
“Keluarlah!” Kata dong Cheng
Xiao mi keluar, “kakak..”
Maya terkejut.
“Aku terakhir memanggilmu begitu, kau tidak boleh begitu padaku.” Kata Xiao mi marah.
Ternyata beberapa model juga ada disitu,
“Bukankah kamu sudah ditangkap polisi?” Tanya Maya.
“Kenyataan tak akan berbohong. Polisi tak akan fitnah orang baik.”
“Apa maksud kalian? Kalian tak boleh mengeroyok orang!” Kata Maya
“Kamu merendah, ambisimu besar, siapa yang bisa menindas mu?
Kamu ingin ikut model internasional, jadi melenyapkan penghalang.
Demi membalas model yang sering menindas mu, Lisa. Kamu suruh Xiaomi bertindak sesuatu dibawah panggung. Setelah menghitung waktu, sesaat Lisa jatuh, kamu akan jatuh diatas dia. Dengan begitu kamu tidak akan dicurigai.
Saat itu aku merasa janggal, Lou Lan juga begitu, jadi kami periksa dibawah panggung.
Kamu ketakutan lalu memutuskan untuk menghabisi Luo Lan. Kamu tau Lou Lan sakit jantung. Kamu susun sebuah rencana untuk menakuti nakutinya, di tempat shooting, di lift, sengaja membuat suasana menjadi menyeramkan.
Kemudian kamu menyamar jadi hantu untuk menghabisi Lou Lan, kamu takut dia tak mati jadi kau ambil obat jantung nya.
Saat kau ambil obatnya, Lou Lan mengulur tangan, minta tolong, tak sengaja melihat tanda lahirmu. Dia mengenalimu. Dia ingin tahu tujuanmu. Saat aku datang, dia pegang sebuah kunci, dia menyebutkan ‘kaki, kuda, nenek’
Awalnya aku bingung, setelah kejadian dirumah nenek Lou Lan, aku sudah mengerti, dia bilang melihat tanda lahir dikakimu. Menunjuk kunci mobilmu, seakan memberitahu bahwa kamu yang mencelakai dia.”
“Untuk apa kerumah neneknya?” Maya menyangkal
“Demi harta, karena kamu dan Lou Lan tinggal satu kamar, dia memberitahumu soal harta nenek nya. Jadi kamu menaruh minat pada hartanya.”
“Teruslah mengarang, karanganmu sangat menarik.
Sayang sekali tidak berdasar, walaupun aku tahu harta itu, untuk apa aku hadapi bahaya demi mendapatkannya?” Kata Maya.
“Teruslah berpura pura.” Kata dong Cheng
“Kamu tidak kekurangan uang, tapi SANGAT kekurangan uang! Karena kamu ingin ikut pertandingan internasional. Butuh modal besar. Jadi kamu ambil jalan beresiko.”
“Jangan mengarang lagi!”
“Ini bukti!” Dong Cheng memberikan sebuah brosur latihan model Amerika. Biayanya memang mahal.
“Aku ingin minta David yang membiayai tapi dia belum setuju.” Kata salah satu model.
“Itu karena dia tidak mencintai mu!” Kata Maya nyolot.
“Dia tidak mencintai ku, apa dia mencintaimu?” Mereka saling cemburu.
Dong Cheng kembali meneruskan hipotesis nya,
“Pembantu rumah nenek Luo Lan, sudah bertindak duluan, tapi kamu sudah menemukan sesuatu, aku juga melihat nya. Malam itu aku periksa. Kemudian aku lihat kejadian yang sulit dipercaya.
Dong Cheng mengikuti Maya masuk ruangan rahasia. Kotak itu bukan kotak abu, tapi kunci pintu rahasia. Kamu sudah tahu semua, mungkin Luo Lan yang memberitahumu. Juga mengenai rahasia senter.
Luo Lan anggap kamu teman dekat, tapi kamu bunuh. Kamu sangat kejam!
Saat Wang Yi menyerangmu, kamu berhasil mengusirnya karena kamu lebih muda.
Kamu sembunyikan harta diluar runah, takut polisi datang menggeledah kamarmu.
Saat kamu pura pura pingsan, aku ambil hartanya.
Acara ulang tahun, adalah ideku, aku ingin tahu, bawa kamu ketempat yang aku pilih lalu menginterogasimu.
Ternyata kamu mendorongku! Saat itu aku sudah berjaga jaga, aku pilih tempat yang seperti lembah, padahal hanya hutan yang banyak pohon. Jadi aku tidak mati.
Saat itu aku tidak punya bukti, jadi aku bersembunyi dan menyelidiki mu lagi
Aku merekam saat David terjatuh dari atap, Xiao mi membuka topengnya dan ada kamu disana.
Kenapa kamu membunuh David? Padahal David selalu baik padamu.
Sebetulnya aku bukan fotografer, tapi adik sepupu david. Dulu aku polisi Intel.
Suatu hari David menemuiku, meminta aku menyelidiki sesuatu:
‘2tahun lalu, aku lupa diri. Ada hubungan selingkuh dengan Maya. Maya hamil. Dia memanggil aku dan istriku kerumahnya. Menyuruhku cerai dengan istri ku dan menikah dengannya. Tentu aku tidak setuju. Lalu menyuruh dia gugurkan anak. Tiba tiba dia mengeluarkan pisau lalu menusuk posternya sendiri seperti ancaman. Istriku tidak mau memaafkan ku. Aku tidak mau menikahi Maya, dia wanita yang mengerikan. Aku tak tahu anak ini sudah lahir apa belum. Dia tidak pernah cerita. Bantu aku selidiki ini ‘
Aku punya perasaan kuat kalau kau juga akan mencelakai xiao Mi.
Xiao mi disekap oleh Maya lalu dimasukkan kedalam manekin
Lalu aku mengajak kerjasama dengan xiao Mi agar hukumannya bisa diringankan.
Inilah kejadiannya!
Wang Yi juga sudah ditangkap polisi. Polisi sudah otopsi, nenek Luo Lan mati karena jantungan.
Setelah David jatuh, ia tersangkut atap kain, jadi dia masih hidup dan sedang pengobatan dirumah sakit.
Tapi bagi seseorang ini mungkin kabar buruk.”
***
Maya tampak ketakutan, “Kalian semua harus dihabisi! Sayang sekali aku tidak bisa bunuh kalian semua.”
Maya lalu tertawa seperti orang gila, ” tapi Kaka bisa habisi kalian semua!”
Rupanya Maya memang sudah jadi gila.
Kaka adalah anak yang dikandungnya, ia terpaksa mengugurkannya. Ia depresi, dan jadi gila.
“Ibu bersalah padamu!”
Maya tertawa dan menangis sendiri. Ia dirawat di rumah sakit jiwa.
“Apakah dia pura pura untuk menghindari hukuman?”
“Aku rasa dia tidak pernah berpura pura, dia hanya hidup dalam khayalannya.” Kata Dong Cheng.
“Aku tidak akan berselingkuh lagi, selingkuh bisa mencelakai orang lain dan diri sendiri.” Kata David menyesal.
***
End