Sinopsis The Binding part 2

Sarah kembali terjaga dari tidurnya. Ia mendengar sesuatu. Seperti ketukan. Ia mendekati asal suara itu. Ternyata itu adalah Bram yang membentur benturkan kepalanya sambil memegang salib pemberian pendeta Uriel.

***

Exodus

Sarah menemui Sam, temannya.
Sam memiliki saudara Jacob namanya, Jacob suka mendengar hal hal aneh sebelum tidur, emosinya juga tidak stabil akhirnya ia menusukkan pisau berkali kali pada ibunya atas perintah suara itu.

(Fix Jacob gila!, tapi apakah Bram juga gila?🤔)

***

Ternyata Sarah meninggalkan rumah dan tinggal dirumah temannya. Bram meneleponnya.

***

Bram membawakan kotbah diatas mimbar, tiba tiba ada bayi yang menangis. Ia mendekati wanita yang membawa bayi itu dengan marah marah. (😥Emosinya tidak stabil).

Ia langsung pingsan seperti orang kesurupan.

***

Bram bercerita kalau visi itu semakin lama semakin kencang. Ia sudah konsultasi dengan Dr. Kore. Dokter menyarankan agar mereka tetap bersama melalui ini semua. Ia ingin bertemu Sarah.

***

Sarah dan Bram menemui Dr. Kore bersama sama.

Mereka berbincang bincang. (Pembicaraannya tingkat tinggi jadi kurang paham, intinya: Bram terlihat jelas didatangi oleh roh, tetapi bukan Roh dari Bapa, tapi Lucifer)

***

Sarah mengundang Pendeta Uriel untuk melakukan pengusiran setan.

Setelah berdoa,

“Bramwell, apa yang kau rasakan?”

“Aku merasa kosong.”

***

Sarah mendatangi pendeta Uriel,

“Bapa, apakah kau percaya bahwa ini sudah selesai?”

“Ya, dan kau juga harus percaya bahwa ini selesai. Dan itu akan selesai! Jangan biarkan iblis berpijak karena keraguan raguan!,”

“Tapi jika kau merasa Skya dalam bahaya, hubungi polisi!” Lanjutnya

***

Pembukaan Rahasia

Kondisi Bram semakin membaik, ia tidur dengan lelap. Dan tidak ada keanehan yang terjadi. Jadi Sarah akan membawa Skya kembali kerumah.

Mereka makan bertiga, Bram juga sangat perhatian pada Skya.

Gabe datang kerumah memberikan kue ucapan selamat datang.

***

Sarah meminta pada Bram agar Skya tidur dengannya selama beberapa hari. Karena suasananya masih terasa canggung. Bram mengijinkan.

Sarah ragu, harus menutup pintu kamar atau tidak. Akhirnya dia menutupnya tanpa mengunci

***

Saat malam tiba, Bram kekamarnya menodongkan pistol.

“Semua orang salah menilai! Aku butuh waktu sedikit dengan putri kita. Sarah dengarkan aku, aku tidak mau melukai siapapun. Tapi aku harus lakukan apa yang harus aku lakukan. Kamu mengerti aku?,” Bram membekap Sarah.

“Hanya ada satu pilihan tersisa, dan aku tidak mau kamu menghentikan nya.”

Sarah mencoba berteriak, Bram menodongkan pistol nya ke mulut Sarah. Dia marah!

Bram menganggap Dr kore salah diagnosa, pendeta Uriel juga gagal. Tapi ia membaca kisah Alkitab yang bagus, yang sebelumnya ia luput.

“Tuhan butuh melihat kesungguhan Abraham”

Sarah berkelahi dengan Bram. Bram memukulnya dengan pistol, lalu mencekiknya sampai lemas. Skya menangis kencang. Sarah berusaha bangkit, tapi ditonjok lagi sampai berdarah. Ia lalu didorong keluar kamar.

Bram menggendong Skya ditangan kanan dan ditangan kirinya membawa pisau.

Bram mulai membaca doa, Sarah berusaha menghalanginya tapi ditendang oleh Bram.

***

Pintu kamar terbuka, Bram keluar dengan berlumuran darah.

“Tidak ada apapun. Dia tidak pernah datang.” Bram lalu terjatuh.

Bram menusuk dirinya sendiri sebagai ganti anaknya.

***

Pendeta Uriel datang mengunjungi Sarah. Sarah tampak lemas dan sedih. Dia kecewa pada Tuhan.

Pendeta Uriel menghiburnya, kadang ada hal yang terjadi tidak kita ketahui maksudnya apa. Tapi nanti kita akan tahu, semua demi kebaikan kita.

***

Sarah duduk memangku Skya di Maggot fire road. Ia memandangi lampu lampu kota.

Tiba tiba, kegelapan menutupi bumi. (Kiamat😱)

***

End

Sinopsis The Binding part 1

Seorang ibu terbangun dari tidurnya karena tangisan anaknya.

Ia mendatangi anaknya, tapi anaknya hilang. Ia menangis seperti orang gila… Ia melihat keranjang bayi, ia membukanya, dan…

***

Permulaan

Seorang ibu bangun tidur, ia mencari bayinya. Ternyata bayinya digendong oleh ayahnya, mereka sedang menggoreng telor bersama. (Keluarga bahagia😍).

Sebelum makan mereka berdoa dulu, mereka adalah Christiani yang taat. Karena sang suami adalah seorang pendeta.

Si bayi dibaptis percik, sebagai tanda penyerahan kepada Tuhan.

Mereka seperti keluarga yang sempurna.

Oo, ternyata si istri punya rahasia, dia merokok! Ngumpet ngumpet tentunya. Tapi ia terpergok oleh bapak pendeta senior.

“Jangan kuatir, aku disini bukan untuk menghakimi.”

Pendeta itu lalu memberikan sebuah hadiah berupa salib untuk Skya (si bayi).

Mereka duduk di sebuah tebing untuk menikmati pemandangan malam hari, tempat itu Magetto Fire Road. Terlihat lampu lampu kota yang indah..

***

Sang istri terbangun dimalam hari, suaminya tidak berada disisi nya. Ia mencarinya.
Suaminya sedang berdoa.

Bram bercerita kalau ia bertemu dengan Tuhan, ia yakin bahwa itu Tuhan sendiri yang menampakkan diri padanya. Seperti Musa. Ia sangat bahagia.

“Apa dia bicara padamu?”

“Oh Sarah, itu bagus. Ada begitu banyak cahaya. Dia bicara, suaranya melalui ku. Aku akan menjadi tangan kanan Nya.” Kata Bram berusaha menjelaskan.

***

Sebelum makan, mereka berdoa lagi. Bram terlihat sangat bahagia. Ia berangkat kerja sambil mencium istri dan anaknya.

“Jika terjadi sesuatu, segera kabari ya!” Kata istrinya

“Aku tidak akan mengatakannya pada siapapun. Aku berpikir kita harus simpan ini untuk kita sendiri sampai kita dapat gambaran yang seluruhnya.”

“Tentu.”

***

Tetangganya yang homo datang kerumah dan memberikan makanan sebagai tanda keramahan tamahan.

***

Sarah menemui ibunya. Ibunya sangat bangga pada kehidupan Sarah yang begitu diberkati. Sangat berbeda dengan kehidupan Victoria dan dirinya.

Sarah sebetulnya jengah jika harus dibanding bandingkan. Tampil sebagai istri pendeta yang harus memiliki kehidupan sempurna membuatnya muak.

***

Sarah pulang disambut hangat oleh Bram.

(Makanan dari tetangganya itu dibuang oleh Bram??🤫).

***

Mood Bram sangat baik, ia membawakan kotbah dengan percaya diri. Dia merasa penuh dengan roh Kudus.

***

Suatu malam, Sarah terbangun. Ia melihat dikamar bayinya, ada Bram yang menggendongnya ditangan satu dan tangan satunya lagi membawa pistol.

“Bram, beritahu aku apa..” Tanya Sarah.

Bram menaruh pistol dikepalanya lalu. Dor!!!

Sarah terbangun, itu hanya mimpi buruk.

Ia menuju ke box bayi. Bayinya sedang tidur lelap. Bram ada disampingnya.

***

Penilaian

Sarah dan Bram menemui pendeta senior.

“Aku tidak mau kesini lagi.” Kata Bram

“Tak apa, ini keputusan ku, kita sudah mencoba menutupi itu.”

“Aku tau kelakuanku tidak seperti biasanya. Aku sudah memberitahu mu lagi dan lagi, disini ada suatu perubahan. Aku butuh waktu untuk menyesuaikan diri.”

“Aku sudah memberimu waktu seminggu”

“Aku butuh lebih banyak waktu.”

“Apa yang kamu rasakan Sarah?” Tanya Pendeta.

“Aku frustrasi, aku merasa dia menyimpan rahasia.”

“Baik, Bram apa kau dengar apa yang Sarah katakan?”

“Ya, dan aku menghargai itu. Tapi jika aku memutuskan sesuatu yang terbaik, kurasa istriku harus menghormati itu.” Kata Bram

“Bram, kau belum tidur selama sebulan! Kau nyaris tak makan, kelakuanmu hampir seperti..”

Sarah, aku tidak minum, kau tahu itu” Bram langsung menyelanya seakan tau apa yang akan dikatakan Sarah.

“Ephesians meminta istri tunduk pada suami mereka seperti mereka tunduk pada Tuhan..,”

“Tapi Bram, apa kau sungguh tidak ada masalah?”

“Sejujurnya, aku hanya harus melakukan sesuatu. Aku butuh waktu.”

“Berapa lama? Aku tidak bisa hidup seperti ini. Kurasa kita harus menceritakannya ”

“Bramwell, apa yang dia maksud?”

Dengan terpaksa, Bram menceritakannya

“Aku dikunjungi oleh Tuhan.”

“Itu bagus.”

“Memang, Dia muncul dihadapan ku dan mengatakan hal penting yang akan terjadi pada Sarah dan aku .”

“Kapan itu mulai terjadi?”

“33 hari yang lalu.”

“Dan apa pernah terjadi lagi?”

“Setiap malam.”

(😪 Pantes gak tidur)

“Apa yang Dia katakan?”

“Jika aku tidak melakukan perintah Nya, kiamat tidak akan lama lagi. Dia tunjukkan padaku, kegelapan menutupi bumi ”

“Dan apa kehendak Nya, untuk mencegah hal itu terjadi?”

“Aku harus membunuh anakku satu satunya ” kata Bram sambil menangis.

(😱what?? Apakah itu benar benar suara Tuhan yang ia dengar?)

***

Pendeta senior mengatakan bahwa ada kemungkinan Bram salah mengartikan maksud Tuhan.

“Jangan resah lagi.”

Pendeta Uriel juga mengatakan, jika visi Bram tetap berlanjut, ia menyarankan untuk menemui lelaki baik yang takut akan Tuhan (psikiater).

***

Sarah terbangun lagi dimalam hari,

Ada Bram disamping box bayi. Ia tidak seperti dirinya sendiri.

“Beraninya kamu pertanyakan kehendaku! Kau ayunkan tinju padaku,”

“Bram, sadarlah.” Sarah ketakutan.

“Aku tidak mau diperintah! Pertama, kegelapan menutupi daratan, saudara melawan saudara, itu semua dimulai dari anakmu,”

“Bram, hentikan!”

“Kau belum belajar juga?arti dari penyerahan spiritual? Bramwell keluargamu harus tetap utuh sampai malam itu! Malam kau melepaskan putrimu dari yang lain. Semua yang mencampuri,”

“Hentikan sekarang!”

“Bawa kedepannya dan congkel jantungnya dari dadanya!!” Bram langsung pingsan.

***

Bram diperiksa MRI, dan hasilnya tidak ada yang salah secara medis. Jika secara medis tidak ada yang salah, kemungkinan itu gejala psikotik.

***

Sarah menjadwalkan kunjungan ke psikiater, Dr. Kore

“Aku akan kesana dan dia akan bilang aku gila. Memberiku segala macam obat atau mengirimku ke RSJ.” Bram kesal. Ia sangat yakin akan visinya.

Merekapun bertengkar.

***

Sarah tidur dengan Skya. Pintu kamar ia kunci. (Aku tidak bisa membayangkan hidup bersama predator setiap hari🤪, itu menakutkan)

***

Sarah menelepon ibunya, ia minta agar ibunya menjaga Skya beberapa waktu.

***

Sarah mengunjungi tetangga nya yang homo dan mengantarkan makanan.

Mereka berbincang bincang mengenai ‘pengkristenan’.

“Apa kau percaya tentang hal itu?” Tanya Gabe. Sarah terdiam. Hatinya mulai ragu.

Gabe membuang sampah dibantu Sarah, ia mengomel karena ada botol wiski ditempat sampahnya. Ia yakin, gelandangan pelakunya.

Gabe minum anggur, dan Joseph minum Vodka,. Jadi botol itu bukan milik mereka. (Jangan jangan Bram minum wiski tapi botolnya dibuang ke tetangganya supaya nama baiknya tetap terjaga 🤔)

***

Bram datang, dan menyapa Sarah dengan senyum. Tapi wajah Sarah tampak jutek.

“Apa kau sudah kedokter?”

“Sudah.”

“Apa kau benar atau kau bohong padaku?”

“Tolong jangan bicara begitu padaku. Aku bertemu dengannya dan bicara lama sekali. Sesiku dengannya lebih dari 40menit. Dia bilang jangan khawatir.”

“Aku ingin kau jelaskan tentang ini” Sarah menunjukkan botol wiski.

“Kau menyembunyikan rokok dimana mana aku tidak pernah membahasnya, karena itu privasi. Kau temukan itu ditempat sampah? Ditempat yang sangat dekat? Ya, itu punyaku.”

Bram lalu bercerita bagaimana mana ia merenungkan kehidupannya.

Ia pergi ke Maggeto Fire Road dan membeli banyak wiski. Sambil merenung, ia membuang wiski wiski itu. Karena tidak mau menyampah, ia bawa pulang botolnya. Hal itu sebagai pembuktian bagi dirinya sendiri, bahwa ia dan alkohol tidak ada keterikatan.

***

Bersambung part 2

Sinopsis The Haunting In Connecticut 2: Ghost of Georgia part 2

Andy datang bersama Hedi menemui Lisa dan Joyce.

***

Flashback:

Seorang keluarga Mama Kay memiliki tunangan. (Dia adalah pria negro yang duduk diayunan) mereka bermimpi untuk menikah ketika mereka sudah aman. Bebas.

Para budak yang melarikan diri memakai selimut bergambar pohon warna merah sebagai penutup.

Pemilik tanah membawa orang orang yang memakai penutup itu bersembunyi.

Tempat pertemuannya adalah di dekat ayunan.

Tuan tanah lainnya, si pemilik budak tidak suka dengan apa yang tuan Gordy lakukan. Mereka mendatanginya, memakaikan penutup kepala dan menggantungnya.

***

“Apa ia dihukum karena menolong orang?” Kata Heidi protes.

“Mereka tidak mengatakan seperti itu sayang.”

***

Flashback:

“Nell dan Levi (pasangan budak yang ingin menikah) tidak pernah tiba. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi pada mereka ” kata Francis bercerita.

***

“Apa yang terjadi dengan mereka?”

“Tidak ada yang tahu. Itu sudah lama sekali. Ayahmu sedang mengurusnya saat ini”. Kata Lisa yang memandikan Heidi. Mereka membicarakan tentang Tuan Gordy.

“Ini yang pastur bicarakan tentang pemilik tanah. Ketika dia memiliki tanah ini, dia disebut orang yang tertutup. Dia juga melakukan sesuatu yang tidak ia katakan pada siapapun. Dia membantu orang yang sakit seperti mama Kay dan tunangannya.” Kata Lisa

“Mereka masih disini, mereka aman, aku bisa merasakannya. Mereka datang untukku.” Kata Heidi

“Heidi, semua itu hanya dalam kepalamu. Itu tidak nyata!”

“Tapi tuan Gordy mengatakannya!”

“Tidak ada tuan Gordy. Sayang kau harus melawan ini.”

“Aku akan seperti mu! Jika kau menyayangiku, kau akan percaya padaku!”

“Karena aku menyayangimu, aku tidak bisa.” Lisa pergi dengan marah

(Ooo, dulu Lisa yang indigo juga tidak dipercayai oleh ibunya.. jadi kini ia memperlakukan Heidi seperti dia diperlakukan oleh ibunya🤔)

***

Lisa kembali ke kamar mandi, ia kesal karena Heidi tidak segera menyelesaikan mandinya .

Ternyata Heidi tenggelam di bathtub!!

Lisa berusaha menolongnya, Heidi muntah. Muntah belatung dan kecoa..hiiiii

***

Dirumah sakit, dokter tidak percaya pernyataan Lisa yang mengatakan Heidi muntah belatung dan serangga.

“Apa kau sedang dalam pengobatan nyonya?” Tanya dokter.

“Aku melihatnya.”

Dokter menanyai Heidi apa yang terjadi.

“Aku tidak berlaku yang seharusnya jadi mama menenggelamkan ku dalam bak.” Kata Heidi

“Itu bukan yang terjadi!”

***

Dokter menyarankan agar Lisa dibawa ke psikiater atau pendeta.

(Sukurin, seperti dia tidak percaya pada anaknya, sekarang ia juga tidak dipercayai 😝)

***

25 Juli 1993

Pastur diundang untuk mengusir roh roh jahat yang ada disitu. Mendoakan Heidi juga yang seakan ketempelan iblis.

Ketika pastur berdoa, Joyce melihat beberapa kelebatan hantu.

Dia melihat penampakan : gudang yang terbuka, orang main ayunan bersama anak kecil, banyak orang berkumpul, tuan Gordy datang. Heidi dan Lisa yang berubah jadi setan.

Joyce terjatuh dan ketakutan.

***

Pintu kamar Heidi terbuka, ada seorang wanita negro disitu, Heidi mengikutinya

***

Dalam mimpi, Lisa melihat tuan Gordy, para budak, wanita negri dan Heidi yang terbaring.

Ia langsung terjaga. Andi memberitahunya bahwa Heidi hilang.

Mereka mencarinya bersama polisi.

Andy menemukan Heidi berada dalam lobang dibawah tempat pemujaan Mama Kay, di puing stasiun lama.

Karena lubangnya dalam, ia mencari alat bantu.

“Tolong ayah, jangan biarkan aku bersama dia ayah!” Kata Heidi ketakutan

“Bersama siapa sayang?”

***

Andy menemukan tangga tali. Ia turun kebawah menemui Heidi. Setelah diamati. Itu adalah tempat dimana pemilik tanah menyembunyikan para budak.

Polisi berdatangan dan membuat berita.

***

“Aku tidak mau tinggal disini lagi.” Kata Heidi.

“Tenang sayang, mereka adalah roh yang ingin ditemukan. Kau sudah membebaskan mereka.”

Kata bibi Joyce.

“Kata tuan Gordy disini tidak aman. Dia bilang harusnya aku tidak keterowongan itu. Dia bilang itu akan mengeluarkan mereka.”

Lisa menghentikan pembicaraan mereka dan menyuruh Heidi tidur, Heidi menolak.

“Aku ke lubang itu, dan orang jahat itu melihatku. Dia disini sekarang dan dia akan datang.”

“Pria jahat apa sayang?” Tanya bibi Joyce

“Pemilik stasiun! Aku mengeluarkan mereka!”

“Tuan Gordy salah, karena kau tau kalau pemilik stasiun adalah pria baik.” Kata Lisa (Lisa ini mah menyebalkan😪)

“Dia bukan orang baik!”

***

Andy berkemas kemas. Ia percaya kata kata Heidi.

***

27 Juli 1993

Mereka mengangkut barang barangnya ke mobil.chief menggonggong dan lari. Ia melihat tuan Gordy.

“Ayah kita harus pergi sekarang.”

“Tentu, aku cari Chief. Kamu disini dulu!”

Heidi ketakutan sendirian di mobil.

***

Hantu mendatangi Joyce, pria Negro, wanita negro dan seosok pria lainnya. Pria menyeramkan itu ‘menjahit’ bibi Joyce

Lalu mendatangi Heidi dimobil.

***

Lisa diberi petunjuk oleh seorang hantu pria pakai topi bahwa Heidi hilang.

Ia menggunakan kemampuannya untuk melihat hantu, hantu hantu itu memberikan Lisa petunjuk.

Lisa turun ke dalam terowongan lagi. Kali ini sudah ada tangga aluminum. (🤔mungkin bekas penyelamatan Heidi dan Andy dulu. Tapi saat itu aneh, apa polisinya gak menggeledah seluruh terowongan? Soalnya banyak ditemukan mayat mayat lain di bilik lainnya).

Lisa melihat Heidi terbaring disitu.

Hantu pria seram menyerang Lisa, Lisa hampir mati.

“biarkan mereka masuk!” Kata hantu ibu Lisa

Lisa mendapat penglihatan: sepasang kekasih negro, ibu dan anak, dan beberapa orang lainnya ada di terowongan itu.

Pemilik stasiun datang, membebaskan beberapa orang dan berjanji akan membebaskan yang lainnya. Tapi ia tak kunjung datang. Sampai mereka mati. (Gak bisa datang karena mati digantung.. jadi yang digantung itu pemilik stasiun, bukan tuan Gordy… Mungkin si pemilik stasiun dendam karena digantung jadi dia menjadi hantu jahat 🤔).

Hantu hantu yang terjebak disitu, mengeroyok hantu pemilik stasiun.

Lisa berhasil lolos dengan ditarik keluar oleh tuan Gordy.

***

Heidi belajar naik sepeda lagi, ia ditolong oleh tuan Gordy.

Happy ending. Bibi Joyce ternyata masih hidup kok.

***

Sekian

***

Kilasan kilasan baliknya membingungkan🤯.. bikin sinopsisnya sampe bikin sakit kepala!

Petunjuk petunjuknya juga gak jelas! Mimin jadi masih penuh pertanyaan.

Tuan Gordy itu siapanya Heidy? Kayaknya sih leluhurnya Heidi. Bener gak?

Terus ini mah asumsi Mimin ya:

Tuan Gordy itu pemilik tanah yang baik hati. Dia menampung para budak yang melarikan diri.

Ia bekerja sama dengan pemilik stasiun untuk menyelundupkan para budak.

Tapi, pemilik stasiun punya hobi aneh, ia suka mengkoleksi binatang binatang yang sudah mati. Hobinya berganti ingin mengkoleksi manusia. Jadi dia menahan dan mengawetkan beberapa budak untuk dijadikan koleksinya.

Tuan Gordy beserta budak budak yang sudah dibebaskan (mereka menggunakan penutup kepala) mendatangi si pemilik stasiun meminta pertanggung jawaban atas budak yang hilang. Ia tangkap, diberi penutup kepala Trus digantung. Mayatnya dilempar kan di terowongan, bersebelahan dengan mayat budak yang sudah diawetkan.

Sinopsis The Haunting In Connecticut 2: Ghost of Georgia Part 1

Seorang wanita duduk diatas ranjangnya, Lisa. Ia melihat sesosok hantu ada di kamarnya ia segera mengambil obat diatas lemari dan meminum nya.

“Ibu” anaknya tiba tiba datang.

“Apa yang kau lakukan sayang? Apa kau bermimpi buruk?”

“Aku bermimpi tentang ayunan. Apa kita akan membeli rumah baru?”

“Itu alasannya, kurasa ayahmu akan membuatkannya untukmu”

***

Perjalanan ke rumah baru. Dikelilingi pohon, taman dan halaman belakang.

16 Juni 1993

Semua membereskan barangnya masing masing.

Lalu bibi Joyce mengunjungi mereka.

Ketika malam hari, mereka berbincang bincang, si anak melihat bayangan didekat mobil Van tua.

“Siapa yang tinggal disana?”

“Hanya seorang pria tua.”

***

Heidi curhat pada bibinya. Ia melihat ibunya sedang menangis.

“Ibumu kadang kadang merasakan sesuatu tapi ia tidak mau menghiraukannya.”

“Seperti apa?”

“Lihat kesana?”

“Kayu?”

“Bukan secara spesifik tapi keseluruhan.”

Heidi memejamkan mata, ia mendapatkan sebuah bayangan, bayangan beberapa orang secara tersamar.

“Aku merasakan sesuatu.” Kata si gadis cilik.

“Bukan salahmu terlahir seperti itu sayang, seperti ibumu, aku dan nenekmu. Kau punya sinar disekitar mu.” (Maksudnya indigo kali ya🤔).

***

Lisa, berendam di bathtub, bukan mandi, tapi ia mencari ketenangan disitu. Ia melihat bayangan ibunya .

“Mama”

“Dengar Lisa, ada yang harus aku katakan padamu. Jadilah anak baik! Dengarkan aku!”

Lisa kaget, itu hanyalah mimpi.

Suaminya membangunkannya.

***

22 Juni 1993

Heidi mengendarai sepeda, kakinya kurang panjang jadi dia kesulitan mengendalikan sepedanya. Ia berhasil mencapai keseimbangan ketika sesosok hantu wanita menampakkan diri padanya. Ia terjatuh.

Seorang pria tua memakai jas mendekati nya

***

Bibi Joyce melihat sepeda keponakannya ditengah jalan. Ia mengembalikannya ke Lisa. Lisa, panik! (Lalu Heidinya kemana?🤔)

Tiba tiba Heidi datang.

“Heidi kamu dari mana?”

“Aku tidak perlu mengatakannya.”

“Siapa yang mengajarimu mengatakan itu?!” Lisa kesal.

“Tuan Gordy.”

“Siapa tuan Gordy?” Lisa bingung

“Pria yang kutemui, dia bilang ada ayunan dihutan, sama seperti dimimpiku. Kau ingat ibu?”

“Oke, baiklah.” Lisa memeluk putrinya, tapi dalam hatinya ia tidak percaya.

***

Lisa, joyce, Heidi dan ayahnya mendatangi tempat yang ditunjuk tuan Gordy pada Heidi.

“Tidak ada ayunan disini”

“Sekarang tidak ada, tapi dulu ada ayunan disini.” Kata ayah Heidi setelah melihat ada bekas rantai ayunan diatas pohon.

“Tuan Gordy juga mengatakan ada banyak uang didalam kereta ”

“Sayang, jika tuan Gordy datang lagi, kamu bisa berteriak sekencang kencangnya, kamu mengerti?” Kata Lisa menasihati putrinya.

***

Heidi berbicara sendiri, Lisa melihatnya

“Mereka pikir kau orang jahat. Tapi kau bukan, iya Khan?” Kata Heidi pada seseorang yang tidak terlihat .

“Heidi! Apa itu tuan Gordy yang bicara denganmu?, ” Tanya Lisa

“Kenapa kau tidak bilang kalau kau punya teman imajinasi?”

“Tuan Gordy benar benar ada.”

“Hentikan itu! Aku tidak mau lagi mendengar pembicaraan tentang tuan Gordy!”

***

Andy dan Joyce menggali sesuatu dihalaman rumah.

Lisa mengomel, pada mereka. Mereka melakukan sesuatu yang tidak jelas, sedangkan Heidi menceritakan hal yang tidak masuk akal tentang tuan Gordy.

Andy lalu menunjukkan uang koin yang banyak, seperti yang dikatakan Heidi, uang koin kuno.(Oh, ternyata Andy benar benar membuktikan perkataan Heidi 🤑).

***

Ibu Lisa, Lisa , Joyce dan Heidi sebetulnya adalah indigo. Hanya saja Lisa tidak mau mengembangkan kemampuan itu, ia merasa tertekan dan selalu minum obat agar ia hidup seperti orang normal.

Lisa mencoba menggunakan kemampuan nya lagi, ia menerawang. Ia benar benar melihat bayangan laki laki. Iapun ketakutan.

***

24 Juni 1993

Bibi Joyce membawa sebuah berkas dari sumber terpercaya. Sebuah surat tanah

“Lihat list paling bawah. Keluarga Gordy memiliki tanah ini selama lebih dari 200 tahun…Dan GH Gordy adalah keturunan terakhir pemilik. Lalu bank menyitanya ditahun 1700an” kata bibi Joyce.

***

Agar Lisa percaya, Joyce mengajak Lisa membuktikan kebenaran kata katanya.

Joyce menaruh berbagai foto pria tua dimeja. Termasuk gambar tuan Gordy yang berasal dari artikel koran.

“Heidi, kemari sebentar!”

Heidi datang,

“Kami mau mencarikan suami untukmu.” Kata bibi Joyce bercanda.

Karena semua foto adalah orang tua,

“Kau bercanda. Kau saja yang menikah!” Heidi protes

“Lihat lah baik baik.”

Heidi kemudian melihat foto foto itu baik baik, ia mengambil sebuah foto dari gambar artikel koran.

“Kau mengenal pria itu?”

“Ini tuan Gordy” kata Heidi berbisik pada Joyce, ia tahu ibunya akan marah jika mendengar tentang tuan Gordy.

“Sudah kubilang, dia nyata dan kau tidak percaya padaku.” Kata Heidi pada Lisa dengan kecewa.

Lisa meremas artikel koran dan pergi dengan marah.

***

“Anakku tidak akan berbicara dengan orang mati.”

“Dia mengenali wajah tuan Gordy diantara 50 gambar lainnya. Itu menjelaskan sesuatu!”

Lisa marah pada Joyce karena telah mempengaruhi Heidi agar mengembangkan kemampuannya melihat hantu.

Sedangkan Joyce kecewa pada Lisa yang lebih suka meminum pil daripada menerima kenyataan kalau mereka indigo.

“Tidak ada yang salah dengan Heidi! Itu sudah ada pada dirinya.” Bela Joyce

***

Pastur Joan Wells datang bertamu. Setelah berbicara panjang lebar akhirnya ia membahas tentang sejarah tanah disitu.

“Tanah ini istimewa, karena banyak sisa peninggalan masa perang. Ini bekas stasiun. Kau pasti tau itu.” Kata pastur

“Ya, seperti jalur kereta?” Kata Andy.

“Maksudmu, seperti jalur kereta bawah tanah? Yang digunakan untuk membantu para budak melarikan diri” Tanya Lisa

“Itu benar. Mereka dikenal sebagai pemilik stasiun. Yang paling terkenal ada disini, tepat ditanahmu. Dia penyendiri tapi dia suka mengobati orang sakit”

“Dia benar benar menahan para budak ditanah ini?”

“Ya”

Lalu pastur menceritakan tentang kejahatan tuan Gordy.

“Tapi tuan Gordy baik padaku.” Heidi membela tuan Gordy.

Si pastur memandang dengan pandangan aneh.

***

Ketika menjemur pakaian dimalam hari, Joyce melihat ada lentera yang menyala ditengah hutan. Ia mendekati lentera itu.

Lentera mati tertiup angin, tapi ia menemukan sebuah kain bergambar pohon warna merah. Sesosok hantu mengikutinya. Ia lari.

***

Heidi berjalan ditengah hutan, tuan Gordy ada disitu. Ketika mereka sedang berbincang, Andy datang.

Andy mau menunjukkan sesuatu, yaitu anjing yang lucu. Namanya chief. Heidi sangat menyukainya.

***

Chief menghilang. Andi dan Heidi mencarinya kehutan.

Chief ada didalam sebuah kotak tua. Andy berusaha mengeluarkan nya. Setelah keluar, chief malah lari.

(Bagaimana Chief bisa masuk kesitu?🙁)

***

Heidi melihat sesuatu, ia berjalan ke arah ayunan.

Diayunan itu ia melihat pria negro sedang duduk disitu.

Disitu juga ada seorang pria yang mukanya tertutup kain, digantung!

Heidi ketakutan, untung ayahnya menemukannya.

Andy mengamati seksama, tidak ada apa apa disitu.

***

Baik Lisa maupun Heidi bermimpi. Banyak orang lebih tepatnya hantu berkumpul, suara ibu Lisa mengatakan.

“Jangan takut, biarkan mereka masuk!”

Lisa langsung terjaga.

***

22 Juli 1993

Heidi mengobrol akrab dengan seseorang yang tidak terlihat

“Benarkah orang orang akan datang? Orang seperti apa?”

Andy mendekati Heidi

“Kau berbicara dengan siapa?”

“Tuan Gordy”

“Benarkah? Tanyakan tentang uangnya” goda Andy.

“aku tidak bisa, dia sudah pergi”

“Tanyakan lain kali saja.”

“Dia bilang orang orang akan datang.”

“Siapa?”

Tiba-tiba seakan ada orang disekitar situ. Andy dan Heidi mencarinya, ia melihat sebuah puing puing stasiun lama.

Disitu ada seorang nenek buta berkulit hitam yang sedang melakukan pemujaan.

“Nenek, kau baik baik saja?” Seorang pria muda muncul. Dia kaget ada Andy dan Heidi disitu.

“Saya Francis. Ini nenek saya, mama Kay.” Dia memperkenalkan diri.

“Ini properti nya. Apa kau melewatinya?”

“Ya, kami diberitahu kalau boleh kesini.”

“Omong kosong. Oleh siapa?.” Kata Andy

“Seorang wanita dijalan kecil. Dia bilang dia saudaramu dan ia menjual ini.” Ia menunjukkan sebuah kain dengan gambar pohon warna merah.

“Saudara ipar.”

“Francis, bantu aku duduk, aku ingin bicara dengan gadis kecil itu.” Kata si nenek

Mama Kay memanggil heidi agar mendekat padanya

***

“Kenapa kau datang kesini?sengaja hanya untuk membeli selimut tua?” Tanya Andy pada Francis

“Dulu sekali, selimut tua ini dijadikan sebagai alat supaya selamat dihutan ini.”

“Selamat dari siapa?”

“Leluhur mama Kay, salah satunya ibuku juga. Apa kau tidak tahu dimana kau tinggal tuan..?” Tanya Francis balik.

“Pastur bilang, kami akan mendapat tamu dari rel bawah tanah itu.”

“Ini adalah salah satu stasiun. Mama Kay selalu ingin datang ketempat ini.”

***

“Tadi kau bilang pada ayahmu, apakah dia juga bisa melihatku…Itu berarti kau sudah melihat sesuatu yang istimewa.” Tanya nenek pada Heidi.

“Ibuku selalu menyuruhku untuk tidak berbicara tentang ini.”

“Tapi kau harus berhati hati dengan karunia seperti itu. Karena kadang kadang iblis mengambil orang orang seperti mu.”

***

“Kau ceritakan padaku semua hal tentang properti ku.” Kata Andy

“Ya, tuan. Tepat disini, menunjukkan masa lalu.”

***

Bersambung part 2

Sinopsis Second Sight part 2

Joom melepas bajunya, ia mandi sambil menangis. Hal aneh terjadi, airnya berubah menjadi darah. Darah semakin banyak dan banyak sampai ia tenggelam. Apakah itu hanya halusinasinya? Akhir akhir ini dia sering dihantui.

***

Ia dan jet berada disungai bawah jembatan dimana kecelakaan itu terjadi.

“Joom, aku akan menolongmu. Dengan ritual ini, kamu akan bisa melihat sendiri. Kau harus percaya padaku.”

Jet menenggelamkan Joom. Joom meronta, tapi didalam air ia melihat bayangannya sendiri adalah hantu.

“Kau sudah melihat nya?kau jangan takut.” Kata Jet sambil memeluknya.

***

Jet menelepon inspektur, “tolong sampaikan pesanku pada inspektur, keadaan ini semakin gawat. Aku harus menolongnya.”

***

Kaew terus dihantui, ia sangat ketakutan. Jet berusaha menolongnya.

Ia membawa Kaew ke kuil dan memasukkan Kaew kedalam peti mati. Ia harus menghadapi ketakutan nya!!

Semula Kaew histeris karena para hantu mendatanginya dalam peti mati. Tapi lama lama, ia mulai terbiasa. Bahkan ada hantu yang memeluknya sampai tertidur, itu adalah hantu mamanya! Ia tidak takut lagi dan merasa terbebaskan.

***

Seperti pesan Jet pada inspektur, polisi berdatangan ke sungai bawah jembatan. Mereka menemukan sesosok mayat. Mayat itu adalah mayat Joom.

Joom ada disana saat kecelakaan itu terjadi. Ia menjadi salah satu korbannya.

Jet sengaja ritual menenggelamkan Joom saat itu, agar Joom sadar bahwa dia sudah mati.

(Jadi selama ini, yang Jet peluk dan cium itu, hantu!!😫)

***

Pintu rumah Kaew ada yang mengetuk, tapi tidak ada orang diluar.

***

Jet mendapatkan informasi dari sesosok hantu. Ia langsung menuju rumah Kaew.

Kaew ada dibalkon, kerasukan. Yang merasuki Kaew adalah Gift. Pacar Jet yang dulu.

Kaew melompat dari balkon, jet langsung menangkapnya. Ia mendapat penglihatan.

Jet memiliki kekasih, namanya Gift, ia sedang hamil. Belum sempat Gift mengatakannya pada Jet, Jet bilang duluan kalau dia tidak mau menikah.

Joom adalah teman Gift, Joom menyarankan agar Gift menggugurkan kandungannya.

Suatu ketika, Gift mengetahui bahwa Jet uhuk uhuk dengan Joom.

Ia sangat kecewa.

Gift mati saat melahirkan. Tapi bayinya selamat.

(Apakah Kaew itu sebetulnya anak Jet?🤔)

***

Hantu Joom juga ada dibalkon, menyuruh Jet melepaskan tangan Kaew. Jet tetap mempertahankan tangan Kaew.

Tangan Kaew ditarik keatas, tapi sebagai gantinya, dia yang jatuh kebawah.

***

Begitulah, itu yang terjadi padaku. Karena ingin menyelamatkan orang lain, aku malah celaka.

Jet lumpuh, ia dirawat oleh Kaew .

“Bagaimana perasaanmu? Apa kau merasa lebih baik?” Kata Kaew lalu menciumnya.

Dua hantu tampak memeluk Jet dikanan dan kirinya

Beginilah akhirnya yang kualami. Berakhir ditempat tidur bersama dua hantu wanita. Mungkin inilah akibat yang harus kuterima akibat kesombonganku selama ini. Aku terlalu sombong akan kemampuanku, karena bisa melihat apa yang akan terjadi. Seharusnya aku sudah tahu. Mungkin aku bisa menghindari semua ini . Tapi aku akan menerima semua ini.

***

Sekian

Sinopsis Second Sight part 1

Tidak semua yang kita lihat adalah nyata.

Terkadang ada hal yang tidak bisa kita lihat.

Prolog:

Pada suatu ketika, dipedalaman Thailand yang damai dan tenang…

Terusik, terganggu oleh hal yang kelihatan sepele. Mulai berdatangan lah orang orang jahat. Dan pedagang pedagang dari luar daerah, yang membawa hewan potong. Didaerahnya itu ada orang kaya dan orang miskin. Mereka dipisahkan oleh jurang yang dalam. Perkelahian pun menjadi hal yang biasa terjadi. Parah sekali. Kondisipun semakin tidak kondusif. Selamanya…

Tapi ditengah tengah keadaan yang sedemikian kacau, selalu ada harapan yang terbit dari dalam sanubari terdalam manusia.

Walaupun demikian, tidak ada yang tahu kapan. Sampai pada suatu ketika…

Seorang ibu memukuli anaknya,

“Anak sialan, kenapa kamu mencuri lagi?!”

“Aku tidak mencurinya, aku menemukannya disamping selokan.”

Ibunya tetap tidak percaya, lalu tetap memukuli anak itu.

Dari sinilah kisah ini akan kita mulai..

Walaupun terlihat tragis, tapi buntut dari cerita ini tidaklah pendek. Dari sinilah kisah ini akan kita mulai..

“Kenapa kau suka bohong? Apa kau mau menjadi penipu seperti ayahmu?!’

Anak itu melihat banyak ikan disekitar ibunya. Tapi itu bukan ikan biasa yang ada diair.

Ikan ikan itu membuat ibunya terpeleset dan jatuh dari balkon. Kayu rapuh karena dimakan ikan jatuh menimpa ibunya sampai mati.

***

Anak itu bermain jungkat jungkit dengan temannya yang hantu. Ia juga melihat seorang anak perempuan main ayunan, dan ada hantu kecil yang mengayunnya,, semakin tinggi dan tinggi sampai ia jatuh.

***

Disebuah persidangan, diputuskan oleh hakim bahwa tersangka Hak Fon tidak bersalah.

Pengacara melihat si tersangka dicekik oleh hantu perempuan.

“Baiklah.” Kata si pengacara langsung menyetujui keputusan hakim.

***

Diluar ruangan, Hak Fon mendatangi Jet, si pengacara. Ia memberikan amplop uang.

“Kau tau sesuatu, walaupun kau tidak divonis dipengadilan, tapi bukan berarti kau lolos dari karma.”kata Jet mengingatkan.

Hak Fon lalu pergi dengan tertawa.

***

Jet mengendarai mobilnya, Hak Fon menyalipnya, ia bersama seorang wanita pelacur. Mereka kencan di mobil yang sedang berjalan!

Jet menelepon kekasihnya Joom.

“Hei, jam berapa kau akan tiba di rumahku?”

“Nanti, aku sedang dalam perjalanan.”

“Aku tidak sabar menunggumu disini.”

Tiba tiba Jet mendapatkan suatu penglihatan. Akan terjadi kecelakaan beruntun karena Hak Fon tidak mengendarai mobil dengan benar.

***

Seorang wanita memainkan piano. Ia seorang musisi. Dialah kekasih Jet, Joom.

Jet datang dan memberinya setangkai bunga mawar.

Mereka terlihat sangat mesra. Jet terus menciuminya. Dan mereka uhuk uhuk disofa.

***

Berita kecelakaan disiarkan di Televisi.

Sekretaris Jet memberikan dokumen pada Jet. Jet melihat dibelakang sekretarisnya ada seorang hantu pria yang menembak dirinya sendiri dengan pistol. Jet kaget!

“Ada apa?”

“Melissa sudah kubilang jangan pakai baju yang terlalu terbuka. Itu akan membuat pegawai pria lain tidak konsentrasi.”

(😨saking seksinya, sampe hantu pun mengikutinya)

***

Ternyata Hak Fon punya seorang putri yang tidak Jet ketahui. Dan sebagai kuasa hukum Hak Fon, Jet juga harus menangani putri Hak Fon juga.

Ditengah jalan, ia dikerumuni oleh para wartawan, ia kesal karena ia dianggap sebagai pengacara busuk yang demi uang harus mengorbankan hati nuraninya.

***

Jet datang kerumah sakit menemui Kaew, seorang gadis yang juga terlibat kecelakaan. (Dari percakapannya sih sepertinya Kaew ini pacar Jet juga😵)

Kaew ngambek karena Jet tidak ada waktu menemaninya.

***

Badan Kaew penuh perban. Kaew disuruh Jet pura pura terluka. Tiga fotografer memotret nya.

Jet memberikan upah pada para fotografer.

“Apa kau yakin ini bisa berhasil?”

“Itu lebih baik daripada kau terlihat sehat.”

“Apakah aku benar benar dihantui?” Kaew ketakutan.

“Hmm”

“Apa buktinya.”

Jet memberikan foto dari kamera, “ini hantunya.”

Ketika dilihat, jreng! Itu adalah foto Kaew sendiri 😪.

“Bisakah kau serius sedikit?” Kata Kaew kesal.

“Aku tidak bercanda dari foto ini.”

Ternyata itu adalah foto yang diambil dari fotografer hantu.

***

Jet pulang, ia mencium Joom. Joom protes kenapa Jet menerima pekerjaan sebagai kuasa hukum Kaew. Kaew adalah gadis yang bermasalah.

Jet menjelaskan bahwa itu adalah tugas dari ketua, dia tidak bisa menolaknya.

Ketika mereka bermesraan, Kaew telepon lagi.

“Jet! Tolong aku! Aku sangat takut sekali! Cepat kemari tolong aku!”

Joom cemburu.

***

Jet dan Joom datang kerumah sakit menemui Kaew. Ternyata kondisi Kaew baik baik saja. Ia hanya mau menggoda Jet. Joom pergi dengan cemburu.

***

Jet menemani Kaew dirumah sakit.

“Katakan sejujurnya, apakah memang ada roh orang mati mengikuti aku?”

“Sekarang ada tiga.”

“Lalu, apakah ada cara untuk melihatnya?”

“Apa kau pernah dengar cara melihat hantu melalui selangkangan?”

Dengan takut, kaew mencobanya. Ia perlahan lahan melihat diantara kakinya.. jreng! Ada Jet mengagetkan.

“Aaaa… Apa kau pikir itu lucu!” Kaew kesal.

***

Kaew gelisah dalam tidurnya. Ia ambil minum, ia melihat Jet dibalkon. Ia bermaksud mengagetkan Jet.. Jet menoleh, tapi itu bukan jet. Itu hantu!

Ada tiga hantu yang menampakkan diri padanya. Ia ketakutan. Dan berteriak minta tolong. Untung Jet datang tepat pada waktunya.

***

Joom melihat berita Kaew yang didampingi oleh Jet sebagai kuasa hukumnya.

Ia cemburu berat.

***

Jet menemani Kaew kekuil untuk meminta jimat pelindung dari gangguan hantu.

****

Jet tidur di sofa apartemen Kaew. Kaew foto selfie dengan Jet yang masih tertidur.

Jet terbangun, lalu Kaew membuatkan ramen ditambah telur. Biar Jet memiliki stamina buat uhuk uhuk dengannya.

“Kamu yang lebih perlu stamina karena diganggu hantu!”

“Jangan bilang seperti itu, aku sudah ketakutan setengah mati.”

“Baguslah, karena jika aku bercinta denganmu, mereka akan marah.”

“Apa kau mengatakan ini karena kau tidak menyukai ku? Apa aku kalah menarik dibanding wanita itu?”

“Sebaiknya aku pergi, kamu beristirahat lah, besok aku kembali.”

***

Joom bermain piano. Tapi hal aneh terjadi, tuts piano bergerak sendiri. Ia ketakutan. Ada sesosok hantu duduk ditempat duduknya sambil memainkan piano.

Jet pulang kerumah, ia melihat Joon yang ketakutan . Mengajaknya minum kopi dikafe.

“Darimana kau sampai selarut ini? Aku kesepian dirumah dan tidak ada yang menemaniku”

“Kau tahu kalau aku sibuk bekerja, pekerjaan ku menumpuk dikantor, aku juga terpaksa!”

Ponsel Jet berdering, itu telfon dari Kaew dan muncul foto mereka berdua.

Joom pergi dengan kesal, tapi ditahan oleh Jet.

Jet mendapatkan penglihatan, dalam penglihatan nya ia menenggelamkan Joom. Jet langsung pingsan.

***

Dokter memeriksanya,

“Berapa banyak kamu merokok setiap hari?”

“5 bungkus.”

“Begini, paru paru mu menyempit karena tumpukan nikotin dari rokok yang kamu hisap. Dari hasil diagnosa ku, paru paru mu mengalami kerusakan yang serius. Siap siaplah, katakanlah pada keluargamu.”

“Keluargaku sudah tiada semuanya.”

“Malang sekali nasibmu, tapi setidaknya kau punya kekasih yang montok. Sulit mencari yang seperti itu.”

(🤔Kekasih yang mana nih yang dimaksud dokternya?)

Jet kembali memeluk Joom.

***

Detektif datang mengunjungi jet. Ia meminta kasus dari Jet.

Jet melihat detektif itu dililit oleh ular ghaib.

Jet mendekati detektif dan mengajaknya ketempat karaoke. Detektif menolak nya karena dia orang baik baik yang tidak mau pergi ketempat kotor seperti itu.

“Baiklah kalau begitu, penyesalan selalu datang terlambat.” Kata jet. Jet Tahu akan ada sesuatu yang terjadi pada si detektif.

Jet dan detektif berjalan menuju lift. Detektif masuk ke dalam lift tapi jet kekeuh tidak mau masuk.

“Kenapa?” Tanya detektif penasaran

“Kita pakai lift yang lain aja. Yang ini ada penunggunya.”

“Apa kau melihat ada hantu disini?” Kata nya meledek.

Akhirnya detektif masuk lift sendirian. Ular yang melilitnya mulai menampakkan diri.

“Aaaaaaa….”

Jet hanya tersenyum mendengar teriakannya.

***

Jet pergi ke pengepul mobil rongsokan.

Ia ingat mobil Kaew, ia naik lalu memegang setirnya. Ia mendapat penglihatan kejadian kecelakaan itu.

Dalam penglihatan nya,

Seorang hantu menutup mata Kaew saat menyetir dan menginjak gas. Lalu terjadi lah kecelakaan.

***

“Sudah kubilang, jangan terlalu banyak merokok.” Kata Kaew

“Apa paru paru mu masih bisa diselamatkan?”

“Genggamlah tanganku.” Pinta Jet.

“Buat apa?”

“Genggam saja maka kau akan tahu. Perasaanku tulus dan suci kepadamu. Aku bersumpah, kau adalah wanita satu satunya dalam kehidupan ku.”

Jet dan Kaew bergandengan tangan, hal itu disaksikan oleh Joom.

Jet melihat ada Joom disitu jadi dia lari mengejarnya.

***

Bersambung part 2

Sinopsis The Death is Here part 2

Sisi dan Fei er berjalan kaki pulang. Sisi mengatakan lipstiknya hampir habis. Lalu Fei er berjanji akan memberikan Sisi lipstik lagi. Karena ibunya punya salon dan memiliki banyak lipstik seperti itu.
Seorang wanita kurang waras yang pernah mereka lihat sebelumnya sedang membakar uang kertas, menghampirinya.

“Kalian sudah kembali?” Katanya

“Kamu salah orang.”

“Kulitmu sangat berubah kali ini.”

“Dasar gila! Ayo cepat pergi!” Mereka pergi berlari.

***

Xiao Wu dan Mu Fan bertemu paman Joe. Mereka menceritakan rumor yang beredar mengenai angkernya rumah yang mereka sewa.

Paman Joe menyangkalnya, rumor itu beredar karena wanita penjual disitu ingin membeli bangunannya, jadi ia menyebarkan rumor bahwa rumah itu berhantu.

“Tapi kami setiap malam mendengar suara Opera.”

“Disini banyak rumah tua, hampir semua menyukai musik Opera. Mereka suka memutarnya tiap malam.”

(Entahlah siapa yang benar🙄)

***

Sisi mulai bersikap aneh. (Kayak orang yang jiwanya gak ada🙄).

Tiap malam ia duduk menatap cermin dengan bibir yang merah menyala.

“Sisi, jangan melakukan hal bodoh ditengah malam!” Xiao Wu kesal

“Sssttt.. mereka bisa mendengarnya…” Sisi kembali mengatakan hal hal aneh, entah itu beneran atau cuma naskah yang harus ia hafal.

***

Xiao Wu memutuskan akan pindah rumah dengan Sisi. Fei er tampak tidak setuju jika harus menghindari masalah.

***

Diruang ganti teater, Sisi datang menemui Fei er. Ia memberikan piranti drama berupa pisau mainan.

***

Opera drama dimulai, Fei er berakting bunuh diri menggunakan pisau itu. Tidak disangka, pisaunya betulan, Fei er berdarah.

Fei er masuk rumah sakit.
Ketika Sisi menjenguknya, Fei er berteriak histeris. Semua orang meragukan Sisi.

Sisi kecewa, ia lari disusul oleh Xiao Wu.
Sisi terjatuh dan masuk rumah sakit. Padahal esok harinya ia harus shooting perdana film ‘pahlawan wanita II’

***

Sisi tidak mau makan bubur, ia ingin makan pangsit. Xiao Wu pergi membelinya.

***

Sisi memakai lipstiknya lalu mendatangi Mu Fan, ia membelai dada Mu Fan, ia mulai merayunya.

***

Xiao Wu kembali membawa pangsit. Ia melihat Sisi yang sedang bercinta dengan Mu Fan.

“Aaaa….” Mu Fan berteriak. Lehernya digigit sampai berdarah. (Sisi kayak vampir😰)

Xiao Wu menganggap Sisi sudah kerasukan..

***

Sisi menghilang.

Xiao Wu membuka sisi barat rumah yang digembok. Ia menyalakan musik Opera dari piringan hitam dan duduk di kursi goyang dengan merana.

***

Xiao Wu mendatangi Mu Fan yang dirumah sakit.

Mu Fan tidak bisa bicara, jadi ia menuliskan sesuatu di kertas. (😓Gak tau isinya apa)

“Kenapa kau tidak mati saja?!!” Kata Xiao Wu marah lalu pergi meninggalkannya.

Tak lama kemudian Fei er datang, ia membaca kertas itu. Meremasnya lalu melemparkannya ke Mu Fan. Fei er menangis.

***

Xiao Wu melaporkan orang hilang ke kantor polisi.

Xiao Wu frustrasi. Ia mabuk mabukan. Ia merindukan Sisi.

Ia mendapat telepon.

Polisi menemukan mayat Sisi di sungai.

***

Xiao Wu dan Fei er bersiap siap pindah rumah.

Fei er, membereskan barang barang sekaligus lipstik yang ia berikan pada Sisi.

“Ayo kita pergi.”

***

Mereka naik mobil. Fei er menyadari naskahnya ketinggalan. Ia mau pergi mengambilnya sendiri agar tidak merepotkan Xiao Wu.

***

Fei er kembali ke rumah itu,

Ia mengambil speaker wireless dibawah lemari. Ia memencet remotnya, dan terdengar lah suara musik Opera. (😱jadi dia yang nyalain musik Opera tiap malam?)

Dia keluar, bertemu wanita kurang waras itu.

Ternyata wanita itu disuruh oleh Fei er untuk mengatakan bahwa “Kulit Sisi berubah!”

Wanita itu minta imbalan permen. Fei er memberinya lipstik Sisi.

“Ini permennya, cepat makanlah, nanti lumer.” (Ngibulin orang gila?😱)

***

Polisi memberitahu Xiao Wu bahwa hasil otopsi, diotak Sisi ada endapan LSD, zat yang berbahaya. Jika dalam dosis tinggi bisa merusak sistem saraf pusat. Menyebabkan perubahan perasaan dan emosional bahkan halusinasi. Maka kesimpulan polisi adalah: Sisi telah memakai LSD dalam waktu yang lama. Ia terpeleset didanau dan tenggelam.

***

Fei er menelepon mamanya, ia memberitahu mamanya kalau ia berhasil bergabung dengan perfilman. Ia mendapatkan peran ‘wanita pahlawan II’ menggantikan Sisi.

Ia masuk kekamarnya.

Ketika membuka laptopnya, ada promo lipstik yang mengandung LSD.

(😱Jadi dia sengaja kasih lipstik beracun pada Sisi)

Ia kembali memandangi foto fotonya dengan Mu Fan, Sisi dan Xiao Wu.. saat saat bahagia mereka. Ia menangis .

Bel berbunyi..

Ia menghapus air matanya dan membuka pintu. Tidak ada siapa siapa . Hanya ada sebuah lipstik disitu.😱😰 Lipstik LSD!!

Lampu mati. Bayangan hantu sekelebat…

“Aaaaaaa….!!”

***

Sekian

Sinopsis The Death is Here part 1

Dua pasang kekasih sedang menaiki mobil menuju sebuah rumah kuno.

Seorang wanita berambut pendek, Fei er, sedang menghafal naskah dari adegan ke tujuh film “Macbeth”.

Sedangkan wanita berambut panjang lurus, Liu Sisi diam, malas bicara.

Fei er bercerita kalau gurunya akan memberikan dia peran sebagai pahlawan wanita di film Macbeth.

Diperjalanan, mereka melihat seorang tua berpenampilan kurang waras sedang membakar uang kertas.

***

Sesampai dirumah kuno itu, si pemilik rumah memberikan mereka kuncinya.

Tetapi, seorang wanita, tetangga yang tinggal disitu melihat mereka dengan tatapan cemas.

***

“Rumah ini, pasti Fe er dan Sisi menyukainya. Rumah ini benar benar dipilih oleh ku dan Xiao Wu.” Kata Mu Fan, pria berkacamata dengan bangga.

Rumah itu kuno dan memiliki nilai seni yang tinggi. (Menurutku sih, rumah kuno khas buat shooting film horor🙄).

“Kenapa tempat ini dikunci?” Tanya Sisi ketika melihat ada sebuah ruangan yang digembok.

“Kata paman Joe disitu banyak barang perabot kuno, lagipula kita hanya berempat, ruang utama dan sisi timur sudah cukup.” Kata Mu Fan

Sisi dan Xiao Wu adalah sepasang kekasih. Mu fan dan Fei er adalah pasangan kekasih lainnya.
Mereka sengaja memilih tempat kuno dan tenang agar Sisi dan Fei er yang sedang belajar akting bisa menghayati perannya.

***

Xiao Wu membeli teh hitam.

“Tiga dolar.” Kata si penjual

“Nak, kalian penghuni baru disini?” Kata wanita itu

“Ya, kenapa?”

“Oh, tidak apa apa.” Seakan ia mau mengatakan sesuatu tapi diurungkannya.

***

“Sisi, kamu biasanya pakai kosmetik Freeliving juga?”

“Iya.”

“Aku juga, aku sering pakai lipstik nya, bagus.” Kata Fei er nyerocos.

“Coba lihat, warna ini cocok dengan warna kulitmu, kuberikan padamu.” Fei er memberikan lipstik nya pada Sisi.

“Terima kasih.”

Tiba tiba lampu mati, mereka menyalakan lilin.

“Bagaimana kalau kita bermain. Permainan memanggil roh” Fei er usul.

“Yakin? Aku dengar permainan ini sangat mengerikan.”

Mereka mulai memainkannya. Mereka merapal mantra sambil bersama sama memegang satu bolpen diatas kertas.

“Tidak ada tanggapan ya?”

Angin mulai berhembus, suasana mulai mencekam. Seakan akan ada kekuatan yang menggerakkan bolpen itu.

“Aku tidak menggerakkannya.”

“Aku juga!”

“Lalu siapa yang menggerakkannya?”

“Aku juga tidak”

“Sepertinya rohnya sudah datang.”

“Coba katakan, apa kamu roh? Jika iya, lingkari kata ‘ya’.” Perintah Mu Fan.

Seakan ada yang menggerakkan, bolpen itu menuju kata ‘ya’.

“Roh, apa aku bisa sukses di audisi film ‘Wanita di Lapangan’? Jika iya, lingkari ‘iya’.” Tanya Sisi

Mereka saling mengajukan pertanyaan pada roh. Tiba tiba seakan tidak bisa dikendalikan, bolpen itu terus bergerak. Angin menghembus lilin. Pintu tertutup, Braakkk!!!

Merekapun ketakutan. Bolpen meneteskan darah!😰

***

Dikelas, mereka membicarakan lagi mengenai permainan roh.

Seorang teman mengatakan bahwa setelah mengundang roh, mereka juga harus mengantarkan roh itu pulang, jika tidak, roh itu akan terus mengikuti mereka. (Hiii…)

***

Mereka kembali kerumah,

Seorang bapak yang sedang membeli rokok berbicara pada wanita penjual

“Anak muda jaman sekarang sangat berani.”

Rupanya rumor mengenai keangkeran rumah itu sudah tersebar.

***

Sisi terbangun dimalam hari, ia mendengar suara orang sedang menyanyikan opera klasik China.

Sisi duduk didepan cermin, memakai lipstik. Melepas celana dalamnya lalu menghampiri Xiao Wu.

Mereka uhuk.. uhuk..🤭.

Ketika mengamati wajah Sisi, ia tak mengenalinya, Sisi seperti orang lain.

“Kamu siapa?!” Xiao Wu ketakutan.

Ternyata itu hanya mimpi!😪

***

“Hei kalian tahu? Ada orang yang tinggal ditempat Joe.”

“Mereka adalah anak muda yang mengendarai mobil setiap hari.”

“Kurasa mereka tidak mengetahuinya.”

“Jika tau, siapa berani tinggal?”

Para tetangga membicarakan penghuni baru di rumah angker.

***

Mereka pergi ke lokasi audisi. Sisi sedang melihat lihat naskahnya.

Mu Fan mendekati nya,

“Dimana Xiao Wu?”

“Ia dikantor pusat departemen, ia diminta menulis naskah TV oleh produser.”

Mu Fan, memegang tangan Sisi yang terkena cakaran kucing tadi pagi. Tapi ditampik oleh Sisi

(Sepertinya Mu Fan ada rasa sama Sisi🤔)

Mu Fan adalah keponakan sutradara, ia tahu bahwa audisi hanya formalitas. Ia meyakinkan Sisi bahwa Sisi akan menjadi superstar. Tapi untuk mendapatkan suatu peran, butuh lebih dari bakat. 😱

Xiao Wu datang, mengehentikan pembicaraan mereka

***

Dikamar, Sisi kembali bercermin.

“Apa yang bagus dari cermin ini? Kenapa kamu terus menatapnya sepanjang malam?” Xiao Wu protes

“Orang bilang, cermin juga bisa berpikir.” Kata Sisi sambil memoles lipstik dibibir nya.

Xiao Wu pergi mandi

***

“Kamu masih menatap cermin?” Kata Xiao Wu yang habis mandi

“Ssttt… Dia sedang berbicara…” Sisi kembali mengatakan hal hal aneh, itu membuat Xiao Wu ketakutan. Karena Sisi seperti dirasuki.

Ternyata itu cuma naskah yang sedang dipelajari Sisi😤

Penjiwaan Sisi pada akting sangat bagus.

***

Dikamar lain Fei er juga membaca naskahnya. Mereka mendengar teriakan Xiao Wu dikamar sebelah.

“Mungkin saja mereka sedang bermain. Kamu mau coba?” Kata Mu Fan

“Dasar buaya darat!”

“Buaya darat? Buaya darat datanggg..”

Mu Fan uhuk..uhuk.. sama Fei er. (😪 Khusus dewasa!)

***

Xiao Wu tampak murung dan ketakutan. Dirumah itu sering terdengar suara Opera klasik China. Ternyata tidak hanya Xiao Wu, semua orang yang disitu juga mendengarnya.

Mereka berencana melakukan ritual lagi untuk mengantar roh pulang. Mungkin karena roh tidak bisa pulang, mereka jadi mendengar hal hal aneh.

Mu Fan tidak percaya, ia bercerita kalau permainan pemanggilan roh, itu hanya akal akalan dia saja.

Dia mendapat order pembuatan film reality show tentang pemanggilan roh, jadi dia merekam semuanya.

Dia juga yang menggerakkan bolpennya.

Bolpen yang meneteskan darah, itu juga dia yang menaruhnya.

Mu fan minta maaf karena menakuti semuanya.

***

Pagi pagi, Sisi memakai lipstik. Dia bersiap siap akan mengikuti audisi.

***

Liu Sisi berakting dengan baik. Dia mendapat aplaus dari sutradara.

Sutradara mendekati dan merangkulnya,

“Aku selalu berpikir, kamu paling cocok dengan peran ini, ayo keruangan ku, aku akan mengarahkanmu.”

Mereka pergi ke sebuah ruangan. Dan… (Yup, jika ingin mendapatkan peran, ia harus uhuk uhuk dengan sutradara😢)

***

Mereka merayakan Sisi yang berhasil mendapat peran. Sisi tampak lemas dan sedih. Ia terus minum arak sampai mabuk.

***

Malam hari, Sisi memakai lipstiknya dan uhuk uhuk lagi dengan Xiao Wu.

Mu Fan, memperhatikan mereka dari bayangan jendela. Ia cemburu!

***

Xiao Wu tertidur dikelas, ia kelelahan. Akhir akhir ini Sisi terlalu “hot” untuk ditolak.

“Sepeti orang lain!”

***

Bersambung part 2

Sinopsis Nightmare part 2

Flashback

Setiap tahun seseorang datang kekuburan Siau ye. Dan orang itu adalah kepala desa!

“Tolong maafkan aku!”

***

“Kenapa dia ingin Siau ye memaafkannya?” Tanya Yi Fan

“Aku juga ingin tahu.”

***

Tung Ce mengambil senter, ia mau pergi keluar.

“Ia sudah tidur.” Kata paman

“Siapa?”

“Pacarmu! Dia sangat cantik. Aku sudah melihat wajahnya. Kalian takkan bisa bersama.” Tung Ce kaget tapi dia diam saja.

Tung ce pergi ke rumah turbin.

Ia mengamati lagi rumah itu.tiba tiba ia ingat sesuatu. Sumur!

Seorang pria membuang golok bekas pembunuhan itu disumur!

***

Keesokan harinya, polisi berdatangan. Mereka menguras isi sumur.

Ditemukan alat listrik penangkap ikan dan golok!.

Saat itu kepala desa dan paman Tung Ce saling memberikan isyarat lalu pergi. (Entah apa yang mereka rencanakan)

***

Tung Ce dan Yi Fan berbincang-bincang,

“Bersamamu, aku selalu merasa bermimpi.” Kata Tung Ce

“Jika mimpi cukup untuk menjadi kenyataan, siapa yang bisa membedakannya.” Kata Yi Fan seperti psikolog lagi.

***

Tung Cen tidur dengan gelisah, ketika ia membuka matanya, seorang pria mengenakan jaket hitam bertudung ingin membacoknya!

Mereka terlibat perkelahian. Tapi pria itu berhasil kabur.

***

Keesokan harinya,

Kepala desa ditemani kepolisian mengumumkan bahwa orang yang ingin membunuh Tung Ce berpakaian jaket hitam.

“Tung Ce sudah mengenalinya. Aku beri dia kesempatan terakhir untuk menyerahkan diri!”

(Ternyata itu hanya jebakan polisi. Pembunuh yang sebenarnya pasti akan berusaha melarikan diri keluar kota🤨. Jadi mereka memblokir semua jalan🤔.. yang kabur berarti pembunuhnya).

***

Polisi berhasil menangkap seseorang. Dia adalah asisten kepala desa. Chang hui Chi.

Orang itu juga sudah mengakui perbuatannya.

***

Flashback

Malam itu Chang hui chi pulang kondangan dan melewati rumah Siau ye.

Karena rumahnya tidak terkunci, dia berpikir kalau Siau ye ‘gatel’ dan sedang menunggu pria

“Aku datang melihatmu.” Kata Chang hui chi genit.

Merasa direndahkan, Siau ye marah dan ganti merendahkan Chang hui chi. (Pria mesum!😤).

“Kamu hanya pesuruh kepala desa yang tidak berguna! Ngaca!”

“Dasar pelacur! Kamu ‘gatel’ Khan? Setelah ditinggal mati suamimu?!”

Chang hui chi langsung ditampar dan diludahi. Chang hui chi marah dan langsung membacok Siau ye.

***

Tung ce dirawat dirumah sakit karena penyerangan orang jaket hitam bertudung itu melukai lengannya.

“Aku sebetulnya mencurigai pamanmu, tapi malam itu dia membawamu kerumah sakit” kata pak polisi.

Perawat menyuruh tamu segera pergi karena pasien perlu istirahat. Jadi semuanya pergi.

Tung Ce menggenggam erat sebuah jepit rambut.

Dan ada hantu diatasnya!

***

Tung ce terbangun dari mimpinya lagi, ia berada diruangan terapi bersama kekasihnya.

“Kenapa kita ada disini?” Tung ce bingung.

“Kamu tidur disini, mungkin terlalu lelah. Kenapa? Mimpi buruk lagi?”

(Sepertinya tung ce tidak bisa lagi membedakan mimpi dan kenyataan 🤔)

“Saat jiwa terluka, sebagian orang memilih untuk menyembunyikannya. Kamu akan kehilangan dirimu. Kejiwaan akan terganggu. Itu bisa membuat kita susah tidur dan berhalusinasi. Ye Kwan yang kamu ceritakan, itu hanya halusinasi mu. Carilah ingatan itu dan hadapilah kenyataan! Apa kau sudah menemukan jawabannya?”

Tung ce memandang lekat wanita itu, “Yi Fan, aku merasa tidak mengenali dirimu.”

“Aku juga tidak mengenalimu, tolong beritahu aku masih berapa banyak rahasia diotakmu.”

Tung Ce terdiam, ia tidak mau mengatakan apapun. Atau dia tidak mau menerima kenyataan?🤔

“Tidak apa apa jika kau tidak ingin aku tahu . Aku tidak bisa menemanimu. Kamu pulang dan tidurlah.”

Tung ce pamitan pulang.

***

Terdengar suara penyiar radio dimobil Tung Ce,

“Apa kabar aku Yi Fan. Salah satu temanku tinggalkan pesan. Dia berkata padaku dia susah tidur. Dia ingin tau apakah itu bisa menular? Sebab rekan kerjanya mulai susah tidur seperti dia. jika kamu mendengar acara ini dan mulai susah tidur. Jika benar seperti itu dan membuat kamu merasa nyaman. Aku bersedia menemani kamu sepanjang malam.”

Tung ce mematikan CD nya. (Ternyata itu CD bukan siaran radio!)

Ia menyalakan radio,

“Pembawa acara, Yi Fan, tiga hari yang lalu tewas karena kecelakaan. Menurut polisi, Yi Fan sering susah tidur dan mobilnya kecelakaan. Banyak penggemar Yi fan datang membawa bunga ke TKP.”

Tung ce menghentikan mobilnya. Ia menyadari sesuatu…

Yang ia curhati selama ini bukan Yi Fan tapi psikolog. Ia tahu Yi Fan sudah mati tapi ia menolak kenyataan kalau Yi Fan sudah mati.

Karena itu ia susah tidur!

***

Tung ce membuka sebuah kaleng berisi barang kenangan saat dia masih anak anak. Termasuk jepit rambut milik Siau Ye.

Flashback

Ternyata Siau ye adalah mantan kekasih pamannya.

Apa kau meninggalkan aku karena dia?”

“Setelah lulus aku mencarimu, menulis surat untukmu tapi kamu tidak balas suratku”

Pamannya masih mencintai Siau ye.

Ia sengaja membunuh suami Siau ye dengan cara menyetrumnya saat mencari ikan.

Siau ye tahu pelakunya adalah paman Tung ce. Ia tidak mau memaafkannya.

Paman Tung ce sangat sedih, padahal dia melakukan itu demi Siau ye.

Dengan marah, paman tung ce menyeret dan memperkosa Siau ye. Semua disaksikan oleh Tung Ce. Jepit rambut milik Siau ye yang terjatuh, diambil oleh Tung ce.

Siau ye marah pada semua pria.

Ketika Chang hui chi datang untuk menggodanya, dia marah dan akhirnya Siau ye dibacok diatas ranjangnya.

Yen er, adalah orang pertama yang melihat Siau ye bersimbah darah. Ia lalu lari ketakutan.

Tak lama kemudian, paman Tung ce datang kerumah Siau ye, mau memperkosanya lagi.

Ternyata Siau ye masih hidup! Siau ye yang bersimbah darah memegang tangannya. Ia berusaha melarikan diri. Tapi tangan Siau ye erat memegangnya Sampai Siau ye terseret ke lantai. Ia mengambil batal dan membekap Siau ye sampai mati.

Ternyata Tung ce ada disitu menyaksikan pamannya melakukan pembunuhan. Ia lari ketakutan dan kemudian terjatuh.

Ketika pamannya akan kabur, ia melihat Tung ce pingsan ditengah jalan. Ia membawanya kerumah sakit sebagai alibi.

Tung ce mengingat semua itu, tapi ia tidak bisa menerima kenyataan bahwa pamannya adalah seorang pembunuh.

Tung ce dikamar ketakutan merasa dihantui oleh Siau ye.

***

Sekian