Sinopsis Beauty Inside eps 8 part 1

Beauty inside eps 7 part 2

“Aku menutup mataku sebentar, dunia berubah saat aku terbangun.”

Do Jae terbangun dari pingsannya, ia ada dirumah sakit. Ibunya tampak khawatir.

“Kamu siapa?” Tanya Do Jae.

Dokter menjelaskan bahwa, Do Jae terkena prospagnosia atau buta wajah. Karena syok merusak lobus temporal nya.

Sejak saat itu, Do Jae berusaha keras untuk mengenali tiap tiap ciri ciri orang.

“Bukan dunia ini yang berubah, tapi aku. Butuh waktu lama bagiku. Gaya rambut, pakaian, cara berjalan, aroma tubuh dan cara bicara. Bahkan saat aku mulai mengenalimu, orang yang kucintai, dengan semua petunjuk itu, satu orang yang belum bisa kukenali dengan semua petunjuk itu yaitu diriku sendiri.”

“Sejak itu, aku tidak menyayangi diriku sendiri. Bisakah orang sepertiku mencintaimu dan mencintai diriku sendiri? Apakah kau tidak apa apa bersamaku?”

“Sungguh?”

Do Jae lalu mendekati Se Kye dan menciumnya.😍😍😍 (Miminnya baper😂)

“Apakah kau mencintaiku meskipun aku tidak cantik?”

“Aku tidak apa apa.”

“Terima kasih, sudah mencintai ku. Walaupun keadaanku begini.”

***

Se Kye dan Do Jae laporan ke Woo Mi.

“Kami sudah putus, tapi kini kami pacaran sungguhan.” Kata Se Kye.

Woo Mi speachless… (Kalo memang pacaran, ngapain bilang ke media kalau putus??!!!😤)

***

Berita tentang putusnya Se Kye dengan konglomerat segera tersebar dengan alasan ‘kesibukan masing masing’.

***

Seorang direktur memuji ketegasan Sara dalam menghadapi pak Kim,

“Aku berani bertaruh, kau bisa mengalahkan Seo Do Jae.”

“Bermimpi saja! Level kita tidak seimbang!”

“Apa katamu?!”

“Kamu cuma membual! Kau hanya punya kartu tak berguna! Aku tidak akan terbujuk… Aku tidak tertarik bermain dengan kartu kartumu itu.”

“Aku hanya mengingatkan, dia tak akan mewariskan perusahaan pada cucu tirinya.”

“Kau pikir aku lupa?”

“Apa karena kau masih memikirkan pria itu? Ku dengar, dia sedang diluar negeri untuk bersenang senang sendiri.”

Sara pergi dengan kesal.

(‘Pria’ siapa ya yang dimaksud?🤔)

***

Sekretaris Jeong dimarahi ibunya Do Jae karena Do Jae dan Se Kye putus. Gajinya bahkan dipotong😜.

***

Sekretaris Jeong protes pada Woo Mi mengenai putus nya Se Kye dan Do Jae yang tiba tiba.

“Jangan menggangguku, protes lah pada bosmu!” Kata Woo Mi galak.

***

Ibu Do Jae meminta suaminya agar berbicara pada Do Jae, karena ia tak sanggup bicara dengan Do Jae, ia pasti akan emosi.

***

Se Kye meminta maaf pada sutradara Lee karena sakit dan mengacaukan Shooting.

Sutradara Lee juga menyarankan Se Kye agar berlapang dada pada Chae Yu Ri.

***

Chae Yu Ri tampak senang Se Kye sudah putus dengan konglomerat, Do Jae.

***

Profesor Kang menemui Do Jae, ia berusaha untuk menghibur Do Jae yang patah hati, karena barusan putus dengan Se Kye.

Tentu saja hal itu membuat Do Jae risih.

***

Se Kye dan Do Jae bertemu diam diam…

“Kenapa kamu menyuruh mereka memublikasikan beritanya? Kamu membuat masalahnya jadi rumit.” Se Kye kesal karena mereka harus sembunyi sembunyi.

“Kamulah yang ingin membatalkan perjanjian kita.”

“Tapi kenapa kamu langsung membatalkannya?”

“Apakah seharusnya tidak?”

“Kamu sangat tidak peka.”😂 Se Kye kesal.

“Apa kau merasa hari ini aku berbeda?” Tanya Se Kye seperti wanita pada umumnya 😂😂

“Itu pertanyaan yang paling dibenci pria.”

“Aku tahu.”

“Anting anting, anting anting itu cocok untukmu.” Puji Do Jae.

“Sudah kuduga, kamu memang berbeda dari pria lain.” Kata Se Kye senang.

“Kamu punya selera pria yang bagus.”

“Kamu memujiku atau dirimu sendiri?”

“Aku memuji diriku sendiri.”

“Tunggu, jangan bergerak!” Se Kye lalu memotret Do Jae.

“Han Se Kye ssi, jika kau sampai rumah, kabari aku.”

“Kenapa?”

“Kalau tidak, aku akan cemas.”

Se Kye terpana, dia senang sekali.

“Ya ampun, dia benar benar pacarku.” Se Kye girang.

***

Woo Mi menyuruh ‘paman’ Se Kye agar membatalkan wawancara T Road Air.

“Bagaimana kau tau, aku memanggilnya ‘paman’?”

“Kau yang bilang saat wawancara.”

“Ah… Jangan dibatalkan… Akan kuubah krisis ini menjadi peluang.”

***

Se Kye datang ke kantor T Road Air. Semua karyawan heboh.

Tapi Se Kye dan Do Jae bertemu, bersikap biasa saja. Bahkan mereka janjian makan malam bersama, tentu saja disaksikan oleh seluruh karyawan.

Se Kye dan Do Jae, ‘bersikap keren’ walaupun sudah ‘putus’.

***

Saat wawancara,

“Sepertinya, hubunganmu dengan pak Seo masih baik. Kami cemas kau akan membatalkan wawancaranya.” Kata reporter.

“Hanya karena putus, bukan berarti kami tidak bisa bertemu. Dia teman yang baik, aku juga sangat menghormati nya.”

“Bisa kita mulai shooting nya?”

“Tentu saja.”

***

Baik Se Kye maupun Do Jae asik saling mengirim pesan. Membuat Woo Mi dan sekretaris Jeong kesal.

“Kamu sangat pamer!” Kata Woo Mi

“Aku pamer apa?”

“Foto profilmu!”

Ternyata, foto tangan Do Jae dijadikan foto profil😍😍

Se Kye lalu berdandan dan memakai parfum.

***

Woo Mi melarang Se Kye pergi kemana mana. Bahkan, ia tidak akan pergi sebelum Se Kye benar benar masuk rumah.

😁Tapi khan Do Jae sudah menunggu didalam rumah…

“Aroma parfum mu wangi.”

“Aku hanya akan memakai parfum ini mulai sekarang… Harus kuakui berpacaran diam diam itu menantang.”

“Bohlam itu, kenapa belum mengganti nya?”

“Ah, aku menunggu tubuhku tinggi, baru bisa menggapai nya.”

“Mau aku membantumu?” Do Jae lalu membuka kancing atas bajunya, lengannya dan jam tangannya. Se Kye terpana.

“Bisa kau ulang lagi? Itu keren sekali.”

Do Jae mengulang lagi adegan itu, merekapun tertawa cekikikan 😂😂

***

Bersambung part 2

Coretan Tentang CD Bajakan

Selamat berakhir pekan teman teman sekalian…

Kali ini, Mimin lagi merenung (soalnya besok hari Minggu, mesti berangkat ke gereja… Jadi biar ‘tercerahkan’ sedikit la 😅…)

Mimin ini hobinya nonton, tapi gak suka sinetron Indonesia yang ada di TV.

Secara gitu, abis nonton drama Korea yang dari segi cerita, artis, setting yang “Wow”, terus beralih ke sinetron Indonesia yang cenderung dibuat ‘asal asalan’, jadi rasanya kurang SREG!!…🙄

Alhasil, Mimin suka beli CD Bajakan.

Mungkin ada yang mau tanya, “Kenapa gak download aja sih min?”

Jawabannya adalah kuotanya mahal😅.

Kalaupun bisa download dikantor, gratisan, nungguin nya lama… Males…😪

Jadi solusinya adalah CD Bajakan, cuma 6rb… Sudah bisa nonton drama Korea 16-20episode. Dan bisa diputer berulang ulang.

***

Suatu ketika teman Mimin yang lebih ‘rohani’ nyeletuk, “Anak Tuhan kok belinya yang bajakan.”

Dalam hati Mimin, “Nah Lo! Ini sudah menyangkut SARA! Terutama AGAMA.”😂

“Tapi kalo beli yang Ori Khan mahal pak.”

“Kalo gak bisa beli yang Ori, ya gak usah nonton.”

***

Mimin jadi berpikir, yang dikatakan teman Mimin itu gak salah, sangat “Surgawi”… Sedangkan Mimin khan masih, “Manusiawi.”

Kadang, hal-hal yang “sorgawi” itu terlalu tinggi, sampai gak napak bumi…🙄

Jadi Mimin mulai mempertanyakan, “Apakah suatu idealisme bisa benar benar diaplikasikan dalam kehidupan kita, selama kita masih tinggal didunia ini??”

Kita tentu sering baca artikel kesehatan, kalau mengkonsumsi vitamin C lalu makan udang, bisa mati.
Atau, makan ini, mengakibatkan ini… kalau makan itu, mengakibatkan itu… Makanan ini gak sehat, makanan itu gak sehat…

Tapi kalo gak makan apa apa, juga akan mati.

Atau, ini kafir, itu kafir… Sedangkan tetangga kita orang kafir, bos kita orang kafir dan teman kita juga orang kafir.

Terus masa kita harus mengucilkan diri, lalu tidak bergaul dengan siapa siapa? Padahal manusia adalah makhluk sosial…

Atau, kita membicarakan orang, ini pelacur… Itu pelacur…

Padahal, keluarganya bergantung pada penghasilan dari melacur. Sedangkan kita, hanya menghujat tanpa memberi mereka makan…

Kita hendaknya berusaha jadi orang baik, sehingga hidup didunia juga jadi lebih baik… (🙄Khan serem kalau kita hidup ditengah tengah orang bikin bom… Atau kekacauan ada dimana mana)

Tapi, jangan sampai kita merendahkan orang lain yang ‘belum’ baik, seperti ‘standart’ yang kita harapkan…

Karena sesungguhnya, orang yang ‘merendahkan’ pun bukanlah orang yang baik…

***

Jadi kesimpulannya apa Min?

Mimin tetep beli CD Bajakan😂😂😂😂

***

Tengkiu udah baca blog Mimin yang gak penting banget…😂 Have a nice day…

Sinopsis Elizabeth Bathory

Telah diyakini bahwa legenda dari vampir bermula dari kelainan darah, yang merusak keluarga kerajaan dari Eropa timur di abad ke 16.

Itu menyebabkan pemucatan kulit, sensitif terhadap cahaya, gigi bertaring, tingkah laku sosial yang kasar dan mental yang memburuk.

Dengan mengkonsumsi darah manusialah, satu satunya perawatan yang efektif.

***

Seorang wanita diseret dalam penjara.

(Setting awal sampai akhir dipenjara 🙄… Hanya percakapan dua orang wanita)

Wanita yang baru dimasukkan itu mulai menyanyi. Ia lalu berdoa.

Wanita yang lebih lama tinggal disitu diam saja tak berkata apa apa.

“Ada matahari.” Ia senang lalu kembali berdoa

“Tidak perlu berdoa!” Akhirnya wanita itu mulai mau berbicara.

Ada kepahitan dalam hatinya, karena ia tidak mengalami pertolongan.

Sebaliknya wanita yang baru datang itu, masih penuh dengan harapan.

“Ayahku mati ditangan orang orang Turki untuk melindungi kerajaan di Hungaria. Begitu banyak kematian dan pertumpahan darah.”

“Orang orang Turki ingin agar kita menjadi seperti mereka.”

Waktu berlalu dengan lambat…

Semangkuk makanan datang.

“Seberapa sering kita diberi makan?”

“Sehari sekali.”

“Siapa namamu?”

“Anika.” Jawab penghuni lama.

“Kamu kurus sekali Anika. Mereka membuatmu kurus, dengan hanya memberikan roti kecil ini sekali sehari.”

“Entahlah, terkadang ada sup.”

“Kamu sudah berapa lama disini Anika?”

“Aku tidak ingat, dan berhentilah memanggil namaku, kamu tidak kenal aku.”

“Namaku Katarina, kau bisa memanggilku Kat.”

“Aku takut, apa yang akan terjadi dengan kita.”

“Apa kau punya keluarga? Ayah dan ibu?”

“Tidak, ibuku meninggal saat melahirkan aku. Dan ayahku meninggal tahun lalu.” Jawab Anika.

“Kau tidak punya kakak atau adik?”

“Tidak.”

“Aku punya seorang adik, namanya Sofia. Aku sayang padanya, dia sangat lucu.”

Katarina sangat bersemangat bercerita tentang Sofia, adiknya.

“Dimana Sofia sekarang?”

“Dia di kerajaan sorga, kata pendeta rohnya akan selalu menemaniku.”

“Apa yang terjadi dengan Sofia?”

“Entahlah, aku tidak ingat.”

***

Waktu berlalu dengan membosankan…

“Apa yang kau rindukan diluar sana?” Tanya Katarina

“Semuanya…Setelah kupikir, Aku lelah makan gandum murah dan susu.”

“Aku ingin kekota dan melihat orang berlalu lalang dan makan besar.”

“Makan besar?”

“Ya, gandum murah dan susu.” Katarina lalu tertawa.

“Bagaimana rasanya tinggal disini tanpa ada yang bisa diajak bicara?”

“Itu sangat mengerikan. Aku senang kau disini Kat.”

***

Katarina gelisah, “Ada sesuatu yang salah?”

“Ada apa?”

“Aku juga tidak ingat, sesuatu yang sangat buruk.”

Katarina mulai menyanyi dan berdoa.

***

Katarina kembali bercerita tentang Sofia, betapa dekat dirinya dengan adiknya itu.

“Berapa umur Sofia ketika dia meninggal?”

“Aku tidak tahu.”

“Dulu aku juga punya keyakinan akan kebaikan Tuhan, tapi kebaikannya berhenti menghangatkan aku. Hidupku jadi dingin.”

***

Anika bermimpi buruk, ia membunuh seseorang. Sepertinya itulah alasan ia ada dipenjara.

Ia tidak percaya bahwa Tuhan akan mengampuni segala kejahatan nya. Ia lalu menangis.

“Maafkan aku Kat, harusnya aku tidak mengatakan tentang Tuhan padamu…Aku sangat buruk, aku sudah menikam jantung seseorang, mencabut nyawanya.”

Anika sangat menyesal.

***

“Apa yang membawamu kesini Kat?”

“Entahlah, sesuatu yang jahat.”

Anika tertidur,

Katrina menggendong seorang bayi. Entah siapa yang memberikannya. Atau mungkin itu hanya halusinasi.

***

Petugas datang membawa makanan.

“Bukannya hari ini kita sudah dikirim makanan?” Tanya Katarina.

“Entahlah, sangat sulit menghitung disini.”

Katarina tiba tiba teringat sesuatu… Ia kembali berdoa dengan ketakutan.

“Ada apa? Apa kau ingat sesuatu” Tanya Anika panik.

“Ya, Apakah kau masih perawan?”

“Kenapa kau tanyakan itu?”

“Itulah kenapa dia menginginkan kita. Itulah kenapa dia menginginkan saudariku… Aku mengingatnya… Iblis itu .. adalah seorang wanita. Elizabeth.”

“Elizabeth Bathory ?? Istri bangsawan?” Anika menegaskan

“Kau tau apa yang dia lakukan pada perawan?”

“Tidak.”

“Aku yakin, dia bersetubuh dengan iblis. Ia membiarkan iblis didalam dirinya. Iblis meracuni dia, mengotori darahnya.. ia menjadi monster… Kau tau apa yang dia lakukan pada perawan? Dia meminum darah mereka, dia juga mandi dengan darah itu.”

Katarina menceritakan betapa mengerikannya pembantaian itu.

Anika ketakutan.

“Kau tahu, kau berada dibawah istana Elizabeth Bathory. Dan kau masih murni.”

“Hentikan!!!” Anika tambah ketakutan

***

“Apakah yang kau katakan itu benar? Bagaimana kau tahu?”

“Entahlah.”

“Kenapa dia melakukan itu?”

“Untuk mengobati penyakitnya, dia butuh darah.”

“Kenapa tidak ada yang menghentikan nya?”

“Dia memiliki penjaga yang kuat, Anika… Kita akan menjadi korban berikutnya.”

“Tidak, aku memiliki sebuah pisau. Jika yang kau katakan itu benar, kita harus segera keluar dari sini. Dengan begitu, kita masih punya kesempatan.”

“Aku tidak bisa Anika.”

“Kenapa?”

“Aku merasa malu, aku dulu adalah seorang pelayan… Saat kejadian itu, tugaskulah yang membawa mayat mayat itu keluar.”

“Apa?”

“Aku ingat, betapa bertumpuknya mayat itu. Ruangan itu penuh dengan mayat. Seseorang mengancam ku, jika aku cerita pada siapapun, dia akan melakukan hal yang sama pada pada saudariku. Karena itulah aku diam…”

“Seberapa sering dia melakukannya?”

“Seminggu sekali, beberapa orang.”

Katrina lalu bercerita, Elizabeth yang memilih wanita untuk korbannya. Dan diantara wanita itu adalah Sofia. Tapi Katrina ada disitu, diam saja, ia merasa takut.

Anika lalu memberitahu rahasianya. Ia yang membunuh ayahnya.

Ia telah diperkosa berkali kali oleh ayahnya, ia marah lalu membunuh pria itu.

***

Katrina menggendong bayi, “Anika, lihatlah bayinya lucu.”

“Tidak ada bayi Kat… Lagipula kamu perawan. Perawan tidak bisa punya bayi. Sepertinya kamu tampak kurang sehat.”

Sebuah pintu terbuka, “Kat ayolah, aku tidak bisa melakukan ini sendirian. Aku butuh bantuanmu.” Anika ingin melarikan diri. Tapi Katarina tampak kurang waras.

Ternyata penjaga tidak membawa mereka

***

Katrina semakin aneh. Dia diam saja seperti patung.

“Kat kumohon, jangan seperti ini. Jangan tinggalkan aku sendiri.”

Anika berusaha menghibur Katarina yang sudah seperti orang gila.

***

“Menurutmu, siapa yang membunuh Sofia?” Katrina menyeringai seram.

Anika terus memegang pisaunya.

***

Anika tertidur

Katrina kembali berhalusinasi tentang bayi, bayinya berdarah.

Katarina melihat Anika membawa pisau dalam tidurnya… Ia lalu mendekat dan mengambil pisau itu.

Anika terbangun mencari pisaunya, Katarina lalu menusuknya berkali kali sampai mati.

***

Elizabeth Bathory dimasukkan kedalam penjara kastilnya sendiri pada tahun 1611 karena bid’ah yang dilakukan terhadap 650wanita.

Legenda mengatakan, salah satu korbannya adalah Sofia, saudaranya sendiri.

Setelah membunuh dan meminum darah Anika, penjaga menemukan Elizabeth mengkhayal dirinya sebagai Katrina, seorang pelayan.

Dia mati saat melahirkan putrinya, Anna Bathory.

Dikatakan bahwa Bathory mati karena hipohemapathi, sebuah penyakit yang menyebabkan penderita nya merasa haus akan darah manusia.

***

End

Sinopsis Mad Ghost part 2

Master Ying datang untuk memperkenalkan Ah Kuen. Ah Kuen adalah seorang hantu.
Tentu saja murid muridnya tidak percaya.

“Ah kuen, tunjukkan wajah menyeramkanmu!” Pinta paman Ying.

Ah Kuen melotot, tapi tetap tidak menyeramkan…

😂😂Ah Kuen terlalu bodoh.

Akhirnya Ah Kuen dilipat lipat oleh paman Ying.

“Ah, master jago sulap!” Kata murid muridnya.

Master Ying lalu mencopot kepala Ah Kuen… baru,mereka lari ketakutan.😂😂

“Apa kau percaya sekarang?”

“Ya.”

***

Tak lama kemudian, Blunt membawa teman teman hantunya untuk melawan Master Ying .

Master Ying dapat mengalahkan mereka dengan mudah…

“Paman Ying kau sungguh hebat!” Puji Ah Kuen, tapi justru itu bikin master Ying gak konsen. Ia akhirnya dikalahkan.

Murid murid juga di hajar oleh para hantu itu.

Tapi master Ying berhasil mengalahkan Blunt, keadaan berbalik… Murid murid berani melawan para hantu itu.

Para hantu kabur…tinggal Blunt yang sedang terikat.

Para murid juga akan memukul Blunt tapi dihalangi oleh Ah Kuen.

“Jangan! Itu tidak baik, bagaimanapun, dia adalah suamiku..”

Ah kuen melepaskan ikatan Blunt.

“Ah kuen, istriku! Aku sungguh mencintaimu.”

“Sayang, aku ingin bicara padamu. Ikut aku.”

“Baiklah.” Kata Blunt Mengikuti.

“Aku bodoh, tapi aku tidak idiot. Jangan lupa itu.” Kata ah kuen lemah lembut.
Ah kuen langsung mengahajar Blunt dengan lebih keras😂😂😂

Lalu Ah Kuen memberikan surat cerai, agar ditandatangani.

“Dengar baik baik, sekarang kau harus merangkak dibawah kakiku!!” Kata Ah Kuen galak.

Lalu ah kuen mengusir nya.

Setelah Blunt pergi, dia menepuk nepuk dadanya… Sebetulnya ia Juga sangat takut😂😂

***

Para murid berlatih dengan lebih semangat. Karena mereka sudah melihat hantu secara langsung.

Kini Ah kuen yang menjadi objek latihan😂

Kasihan ah kuen, sampai bonyok semua..😥

***

Dua orang penginjil bule datang kerumah…

Mereka ingin menyewa rumah.

“Maaf, kami tidak menyewakan rumah.” Kata Master Ying

“Gereja kami akan mengembangkan ke daerah ini, tolong bantu kami.”

“Tidak nyaman untuk tinggal bersama orang asing, sebaiknya kalian pergi saja.”

“Kami dapat membayar sewa jika kau mau.”

Mendengar duit, mata langsung ijo.🤑

Mereka dipersilahkan masuk kekamar…

Ketika Master Ying mengajak tamu berkeliling… Para murid membawa Ah kuen keluar rumah. Tapi ketahuan oleh gurunya.

Bukan dilarang, tapi master Ying malah memberikan mantera agar Ah kuen tahan sinar matahari.

***

Ah kuen jalan jalan ke kota. Ia sangat senang. Ia belanja belanja dan mengubah gayanya menjadi Madonkeun…

(Plesetan nya Madonna😂)

***

Rupanya dua orang bule itu bukan penginjil. Mereka adalah perampok.

Mereka tahu bahwa dirumah itu, tersimpan banyak emas.

Mereka bagi tugas… Ada yang mengalihkan perhatian Master Ying, yang lainnya mencari keberadaan emas.

Master Ying diajak minum bersama. Lalu dibius.

***

Para murid pulang dengan senang.

Mereka menemukan Master Ying terkapar pingsan.
“Guru sedang mabuk, ia banyak minun.”

Mereka juga melihat dua bule itu sedang menggali sesuatu dihalaman rumah.

Mereka mendatangi bule itu, “Apa yang sedang kalian lakukan?”

“Kami mau menanam pohon.”

Tapi tak lama kemudian, dua bule itu menyerang mereka.

***

Ah kuen menghirup racun dari obat bius Master Ying, sehingga ia menjadi mabuk.

Akhirnya, master Ying sadar. Ia melihat murid murid nya diserang, segera ia datang menolong.

Terjadilah perkelahian sengit. Dua bule itu kalah lalu mengambil pistol…

Ah keun dengan jurus mabuknya, menghadapi dua bule itu. Ia tidak bisa ditembak.

Dua bule itu kabur dengan ketakutan.

***

Master Ying dan para murid ingin tahu, kenapa mereka menggali halaman.

Ah Kuen disuruh melihat didalam tanah.

“Baiklah.”

Ah kuen melongok kebawah, wajahnya penuh dengan keemasan.

“Wah banyak emas dan bawah!”

Mereka rebutan menggali😂😂😂

***

Dua bule mendatangi seorang biksu untuk menangkap hantu wanita.

Mereka mendatangi rumah itu.

Didepan rumah, mereka bertemu Blunt.

“Apa yang kau lakukan disini?” Tanya si biksu.

“Ini rumahku. Aku sudah tinggal disini selama seratus tahun. Tapi sejak pria itu datang, dia mengambil istriku, mengusirku dan memukulku.” Jawab Blunt.

“Tidakkah kau ingin balas dendam?”

“Tentu.”

“Jadi berapa tanggal lahir istri mu?”

“Tentu aku tahu…”

Blunt diajak bicara oleh si biksu.

***

Biksu mengadakan ritual. Ia mulai membaca mantera.

Ah keun yang sedang menari disko, menjadi kepanasan. Ia hangus.

Tubuh ah kuen sangat panas, ia segera ditaruh di es…

Master Ying segera mencari penyebab nya… Ia melihat seorang biksu menyantet Ah Kuen.

***

Biksu meminta bayaran nya, ia sudah berhasil.

Ia diberi segepok uang tapi tak lama kemudian, dua bule itu kembali membawa senjata. Biksu itu dibunuh, uangnya diambil lagi.

***

Master Ying tau bahwa mereka akan diserang, jadi ia menyiapkan jebakan.

🙄Mirip labirin tapi partisinya dari kain bertuliskan mantera.

Dua bule datang…

Mereka kejar kejaran didalam labirin.

Si bule mengeluarkan bom.

Boommmm!!!!

Hancurlah seluruh formasi labirin.

Master Ying tertangkap, ia disandera. Lalu murid muridnya juga ditangkap.

Ditengah kekalahan mereka, mereka menyanyikan lagu kebangsaan 😂… Rasa patriotisme mulai membakar semangat.

Ah kuen sudah sehat kembali, ia mengalahkan dua bule bedebah itu.

***

Master Ying jadi kaya raya… Ia membeli rumah itu.

“Master Ying, apa kau mendapatkan banyak uang dari jockey club?” Tanya si manager penasaran.

Tak lama kemudian, sebuah mobil datang. “Nenek, kenapa baru mau menjual rumah jelek ini?” Kata seorang gadis muda, mirip ah keun.

Murid murid master Ying terpana, “Madonnkeun?”

Seorang nenek keluar dari mobil, “sudahlah, kakek buyutmu baru setuju menjual rumahnya sekarang.”

Si nenek menatap keatas rumah, ada Ah keun… “Nenek?”

***

End

Sinopsis Mad Ghost part 1

Catatan Penulis:

Film ini jaduuuulllll banget… Film kesukaan Mimin waktu SD, diputer di TV… Belum ada HP apalagi internet… Berarti sekitar 27 tahun yang lalu🙄…

Mimin cuma ingin mengenang kembali masa indah dulu…😪

***

Sebuah perguruan Taoist.

Ada beberapa murid yang sedang belajar menaklukkan hantu… Tentu saja itu cuma role play, mereka belum pernah bertemu hantu sebelumnya.

“Pengetahuan China tentang hantu dan roh memiliki dasar yang ilmiah… Esensi dari teori relativitas dari barat….” Sang Master menjelaskan.

Seorang murid melamun, ia membayangkan jadi Master Tao yang menolong seorang gadis yang hampir diperkosa vampir. Ia lalu memberikan nafas buatan pada si gadis…

Tentu saja itu hanya lamunan, karena yang ia cium sebenarnya adalah Masternya😂😂😂

“Little Ying, kamu bermimpi jadi master? Ini berlebihan!”

Kata gurunya sambil mengelap liur karena ciuman tadi😂

“Master, kami tidak mengerti pengajaranmu! Praktek lah! Biarkan kami melihat hantu yang sesungguhnya!” Jawab Little Ying

“Kamu berani melawan Master?” Kata kakak pertama.

“Kalau ada master kau berpihak padanya, tapi kalau tidak ada, kau selalu bilang kalau pengajaran Master membosankan!” Little monster ikutan protes.

“Kau juga bilang kalau biaya kursus ini terlalu mahal!”

“Kau bahkan bilang, Master juga tidak memiliki kemampuan yang nyata!”

(Kakak pertama di keroyok 😂)

“Sudah… Sudah… Jangan ribut! Jika kalian ingin melihat hantu yang sesungguhnya, akan aku kabulkan.” Kata Master

***

Master melempar kan amulet sambil membaca mantera.

“Hantu akan segera datang, tapi tidak disini… diruangan terakhir lantai pertama. kamu harus berjalan 37,5 langkah sebelum kamu dapat melihatnya. Pergilah!” Kata Master memberi instruksi.

Para murid berhamburan masuk ke gedung angker.

Sambil berhitung dengan agak takut.

“1…2…3…4…16 Ahhh!!!”

Pintu roboh!

“Tidak apa apa itu hanya angin.”

“Tapi, kita berhitung sudah sampai mana?”

“16.”

“16..17…24.. ahhh!!!”

Sebuah benda jatuh dari atap.

Mereka lalu ketakutan, mereka bahkan lupa sudah menghitung sampai berapa.

Hantu muncul, sangat mengerikan… Semua murid lari terbirit-birit.

Hantu mengejar mereka, tak sengaja, kain si hantu tersangkut kayu sampai sobek.

Ternyata itu hantu palsu 😂😂…

Gantian si Hantu yang dikejar kejar…😂

“Master Ying, kau harus bilang pada mereka kalau aku hanya berpura pura jadi hantu! Aku juga dipukuli mereka, harga yang kamu beri tidak sesuai.” Protes si hantu palsu.

Master segera memberikan uang tambahan 😂, “Aku memberimu dobel, terima kasih.”

Para murid protes karena dibohongi gurunya.

“Sudah jangan protes! Hantu palsu saja sudah membuat kalian lari ketakutan, apalagi yang asli.”

***

Master Ying selain membuka klinik Taoist, ia juga bekerja sebagai satpam.

Seorang manager mengajaknya ke sebuah rumah kuno yang besar.

Ia meminta Master Ying untuk menjaga rumah itu. Karena pemiliknya sedang imigrasi.

“Kamu dapat tinggal disini sekarang.” Kata si pengusaha.

Mereka lalu melihat lihat rumah itu.

“Mereka bilang disini ada hantu, tapi aku tidak percaya berita itu. Tapi kudengar kau memiliki kerja sambilan sebagai Taoist Prayer. Jadi kurasa ini tidak masalah buatmu.”

“Salah, Taoist Prayer adalah kerja utamaku, sedangkan satpam adalah kerja sambilan ku.”

Mereka berkeliling lagi.

“Rumah ini tidak memiliki pintu dewa dan tanah dewa, juga kosong untuk waktu yang lama… Tidak mengherankan kalau menemukan hantu disini.” Master Ying menjelaskan

“Oh aku takut sekali…” Kata si manager mengejek.

Ia lalu ke closet, mau kencing, ternyata masih ada tahi orang disitu🤮.

“Kenapa tidak disiram?” Katanya kesal. Ia lalu menyiram nya, tapi ada yang aneh, seperti ada tangan… Ia mendekati closet, sebuah tangan keluar dari closet dan menjambak nya, menariknya masuk dalam closet.

Wajahnya jadi penuh tahi🤮.

“Manager, apa kau baik baik saja?” Tanya master Ying

“Aku baik baik saja.”

“Oh, bau sekali!”

Ia segera memberi kunci gedung itu lalu pamitan pergi.

***

Klinik Taoist

Para murid meminta donasi dari orang orang yang akan konsultasi.

“Jika kamu diramal master kami, ramalannya sangat akurat!” Kata kakak pertama promosi.

“Jadi kamu bukan masternya? Lalu dimana master?”

Master Ying datang sambil masih memakai baju satpam, “Aku masternya.”

“Tunggu sebentar, aku ganti baju dulu!”

Para klien mengeluhkan, “Jangan Jangan dia penipu.”

Ketika selesai berganti pakaian, para klien sudah menghilang.

“Dibisnis ini, orang orang sangat memperhatikan penampilan.” Kata murid muridnya.

Master Ying tampak kecewa. Ia lalu menyalakan dupa dan menyembah dewa.

Master Ying mengeluh, uang memang bukanlah yang terpenting, tapi jika tidak ada uang, maka hidup akan sulit.

Pemilik gedung menagih uang sewa. Ia juga bilang kalau ada penyewa lain yang mau membayar 2x lipat.

“Kami akan pergi sekarang.” Kata Master Ying.

Kelima murid menangis.

“Jangan sedih, aku sudah menemukan tempat yang lebih besar, kalian juga bisa ikut.”

“Kalau master bilang dari tadi, aku tidak perlu menangis!” Kata little monster protes. Ia lalu dikeplak gurunya 😂.

“Master, kenapa kau memukul ku?”

“Sebagai guru, aku tidak mengijinkanmu melihat hal memalukan seperti ini!” Kata Master Ying sambil menyita majalah porno milik little monster.

“Kau harus menyucikan matamu, telingamu, hidung dan pikiranmu!… Segeralah berkemas!”

Semua murid berkemas.

Master Ying rupanya juga penasaran ingin melihat majalah itu. Ia lalu dikeplak dewa😂… “Maafkan aku!”

***

Master Ying melakukan ritual untuk menempati rumah baru, membuang koin dan menebar amulet.

Ia juga membakar dupa untuk leluhur.

***

Dirumah itu, ada sepasang hantu suami istri kuno.

Si istri sangat patuh pada suaminya, ia berusaha melayani suaminya dengan baik. Sedangkan suaminya sangat kasar. Sampai matipun mereka masih terikat.

“Melayani orang tua, melayani suami ketika menikah, dan Pria selalu diatas waita, mengerti??!!” Kata hantu pria galak.

“Aku mengerti.” Jawab si istri takut takut.

Jika si istri membantah, ia akan dipukuli… jika si istri diam, ia juga dipukuli karena tidak merespon suami saat bicara… ketika si istri terlihat tidak bahagia, ia juga dipukuli…repot Khan?😪

“Aku mencium bau manusia disini, siapa yang berani masuk kewilayahku??!!”

Pasangan hantu itu turun ke lantai bawah untuk mengganggu master Ying yang sedang tidur.

“Pukul dia!” Perintah suami.

“Tapi laki laki dan perempuan tidak boleh bersentuhan.” Kata si Istri.

Suaminya melotot. Istrinya dikeplak, “Ayo!!”

Si istri pasang wajah seram…

“Dasar bodoh! Dia Khan tidur, mana bisa melihat mu?! Bangunkan dia?!”

Sang istri dipukuli lagi.

Si hantu suami berusaha mendekati master Ying, tapi ia tidak dapat. Kalah ilmu.

Si hantu dihajar habis habisan oleh master Ying. Padahal master Ying masih dalam kondisi tidur.

“Apa kau sakit?” Tanya si istri perhatian.

Tapi ia malah dipukuli suaminya lagi, “Apa ini sakit? Hah?!! Apa ini sakit?!?”

Suara berisik pasangan hantu membuat Master Ying tidak tahan.

“Pria tua, kau sudah bangun.”

“Suara berisik kalian membuatku bangun!”

“Berani sekali kau memasuki wilayah ku?”

“Maaf, namamu siapa?”

“Sejak hidup sampai sekarang , namaku tidak berubah. Aku Blunt.”

“Brother Blunt..Manusia dan hantu sama, mari kita tinggal dengan damai. Kamu diatas, aku dibawah… Kita tidak perlu saling menyakiti.”

“Ah kuen, kemari! Kami pasangan, biasa bertengkar. Jadi berisik!!” Blunt lalu memukuli istrinya lagi

“Aku tidak setuju dengan caramu memperlakukan istrimu.”

Blunt tertawa, “Itu bukan urusanmu! Lagipula, dia menyukai pukulan ku! Pukulan berarti cinta”

Istrinya dipukuli lagi.

Master Ying mendekati Ah Kuen, “Nona, kau memanggilku apa?”

“Master.”

“Aku terlalu tua untuk itu. Jadi kau panggil aku apa?”

“Paman.” Jawab Ah Kuen.

“Kau dengar, aku pamannya, berarti aku punya hak untuk ikut campur!”

Master Ying lalu menghajar Blunt habis habisan, Blunt lalu diusir dari rumah itu.

“Bolehkah aku membawa baju?”

“Tidak.”

“Bolehkah aku membawa istri ku?”

“Tidak.”

“Lihat saja, aku akan kembali untuk membalas dendam!”

***

Ah kuen bersedih karena ditinggal suaminya, “walaupun dia jelek, dia bau, dia tidak rapi, dia suka memukulku, kepribadiannya buruk… Tapi ada idiom ‘sekali menjadi pasangan, selamanya adalah pasangan’. Saat susah, saat senang, harus selalu bersama.”

“Lupakan laki laki seperti itu,.. itu keyakinan yang sia sia…”

“Tapi, kini aku sebatang kara, bagaimana aku bisa hidup selamanya??”

“Jangan khawatir, aku akan menjagamu.”

“Terima kasih. Selamat malam” kata Ah kuen senang.

***

Ah kuen menyiapkan teh untuk paman Ying, bahkan mau memijatnya.

“Kau tidak perlu melakukan itu.”

“Tapi itu sudah menjadi kebiasaan ku.”

“Suamimu sudah tidak ada, kau tidak perlu melakukan ini lagi!”

“Kalau seperti ini, aku tidak tau lagi apa yang harus kulakukan, aku tidak qualified untuk reinkarnasi… Bisakah kau membantuku untuk reinkarnasi?”

“Hal itu aku tidak berhak melakukan nya… Kulihat, kau harus bergentayangan untuk beberapa ratus tahun lagi… Tapi baik manusia maupun hantu, hiduplah bahagia!”

Ah kuen tampak terinspirasi.

Master Ying bercerita kalau besok, murid muridnya akan pindah kesitu.

(Oh ya, ah kuen ini hantu yang agak bodoh, mungkin karena terlalu sering dipukuli suaminya)

***

Keesokan harinya, murid murid pindahan kerumah itu. Ah kuen penasaran dengan murid murid master Ying….

Keempat murid sedang berjudi dibawah selimut, jadi yang kelihatan hanya pantatnya saja.

“Kenapa murid paman Ying sangat aneh. Kenapa kepalanya ditutupi kain? Dia memiliki empat kepala, pasti sangat hebat.”

Ah kuen bingung melihat pantat pantat itu.

Lalu terdengar bunyi kentut..

Tuuuutttt…..

“Apa yang mereka makan, sehingga mereka bau begitu… Aku harus membuat makanan yang sehat untuk mereka.” Kata ah kuen.

***

Ah kuen ketakutan karena bunyi radio. Dijamannya, radio masih belum ada.

Tiba tiba murid kelima(cewek🙄) datang, ia menangkap Ah Kuen.

“Kamu siapa?”

“Aku bukan manusia.”

“Dari penampilan mu seperti nya memang bukan!”

***

Kakak pertama menang judi. (Ya iyalah, dia curang!😪)

Little Ying, little monster dan Ahui memakai topeng, berpura pura jadi hantu untuk mengambil uang mereka lagi.

Kakak pertama dikeroyok.

***

Terjadilah kejar kejaran.

Ah Kuen lari dikejar murid ke lima dan ia semakin ketakutan lihat hantu topeng itu… (Hantu takut hantu🙄)

Akhirnya mereka berenam bertemu dalam satu ruangan.

“Dia adalah hantu.” Kata adik ke lima

“Aku adalah teman paman Ying.” Jawab ah kuen

“Oh jadi kau yang diundang guru untuk pura pura jadi hantu.”

Karena ah kuen cantik, murid murid paman Ying malah menggodanya😂.

“Kau terlalu cantik untuk jadi hantu, lebih baik, kau ikut denganku.”

Ah Kuen jadi rebutan.

***

Bersambung part 2

Sinopsis Beauty Inside eps 7 part 2

Se Kye meminta bantuan Eun Ho agar menjaga anjingnya, King Kang, dengan baik.

Eun Ho sedang bekerja di Kafe, Sara datang membeli kopi.

Eun Ho memberinya hadiah gula gula..

“Ini hadiah untuk orang baik, apa kau suka anjing? Orang baik biasanya suka anjing.” Kata Eun Ho penuh tipu muslihat 😂😂

Sara terhipnotis senyuman Eun Ho.😂😂

***

Do Jae datang ke pertemuan pejabat busuk.

(Pertemuan itu bukan untuk membahas pekerjaan tapi untuk bersenang senang dengan artis atau penyanyi yang rela ‘dibegituin’ demi mendapatkan ‘support karir’)

“Direktur Seo Do Jae, akhirnya kau datang! biasanya kau tak mau datang kesini.”

“Aku hanya mampir.”

Do jae lalu menuangkan anggur digelas sampai tumpah…

“Apa apaan itu?” Kata mereka protes.

“Aku menuangkan anggur yang cukup untuk mu, jadi jangan mengundang kami semaumu ke acaramu!! ‘Kami’ artinya aku dan nona Kang!”

Seo Do Jae berpamitan pergi, “Biar aku yang bayar tagihannya…!”

“Beraninya dia!!!” Pejabat busuk marah marah.

***

Eun Ho beberes rumah Sara seperti biasa. Sara sedang fokus membaca laporan.

King Kang menggonggong, mengganggu Sara.

“Kenapa kamu menjaga anjing Han Se Kye?”

“Dia berjanji memberiku upah.”

“Sepertinya kmu melakukan apapun demi uang.”

“Bukan apapun, tapi kebanyakan.”

Bel rumah berbunyi.

“Kakakmu datang.” Kata Eun Ho

“Aku tidak punya kakak.”

“Seo Do Jae ssi.”

Eun Ho langsung disuruh ngumpet dikamar😂.

***

“Kamu datang tanpa mengabari, apa kita seakrab itu?” Tanya Sara

“Aku kan memberi tahu, jika kau mendengar nya, kau pasti akan teriak. Apa aku tidak boleh masuk?”

“Kubilang, disitu saja.”

“Ini soal pertemuan makan siang, aku memberi mereka pelajaran demi kamu.”

“Apa??!!!”

“Sudah kubilang, kau akan berteriak.”

Pak Kim telepon, ia mengomel karena dianggap Sara mengadu pada Do Jae.

“Pak Kim, pasti hidupmu menyenangkan karena tidak ada yang mengganggumu! Ini karena kamu sangat bodoh!! Kamu tidak berpendidikan!! Kamu tidak merasa malu?” Umpat Sara.

Do Jae tersenyum puas, “Aku tidak suka melihatmu kalah dari orang lain!”

“Hentikan, kau pikir kau siapa?”

“Aku kakakmu.”

“Sejak kapan?”

“Sepertinya sudah 10 tahun.”

Sara terharu dengan kata kata Do Jae.

Tiba tiba King Kang menggonggong.

“Ada anjing disini?”

“Tentu saja tidak, aku tidak suka anjing, aku hanya batuk… uhuk..uhuk..”

Do jae akan mengecek dikamar, “Apa ada orang?”

Sara menghalanginya.

Do Jae tersenyum, “Jika kau ingin berterimakasih padaku, undang aku saat rumah ini kosong.”

“Tidak ada siapapun disini.” Sara menyangkal. Tentu saja Do jae tak percaya.

***

“maafkan aku.” Kata Eun Ho sambil memberikan gula gula.

Sara menghela nafas, “Apa kau pikir aku hewan peliharaan mu?… Aku tidak percaya, pembantuku memegang kendali.” Katanya lemas

***

Se Kye mengobrol dengan sutradara Lee. Sutradara Lee melihat Se Kye tidak berubah sejak dulu… Selalu menerima semua kritik saat tak mampu memberikan alasan..

(Mereka sudah rukun😪)

***

Se Kye masuk ruangan ia melihat Chae Yu Ri sedang didesak kru lain agar lebih banyak minum alkohol, padahal ia sudah tak kuat.

Chae Yu Ri berusaha keras agar disukai para kru. Dan terlalu menuruti permintaan mereka.

Se Kye tidak tahan Chae Yu Ri ‘dibully secara halus’… Ia mengambil minuman untuk Chae Yu Ri lalu meminumnya. “Jika masih ingin lanjut, aku bisa jadi lawanmu.” Kata Se Kye mencoba menolong.

Karena Se Kye belum makan dari tadi, ia teler.

Ibunya telepon.

“Ibu, bagaimana rasanya berkencan dengan ayah.”

“Kenapa kau tiba tiba mengungkit ayahmu? Tidak ada yang istimewa, awal dia baik sama ibu, saat ibu sudah jatuh cinta, dia meninggalkanku.”

“Ayah adalah orang yang jahat.” Kata Se Kye, ia merasa nasibnya dengan ibunya tak jauh beda.

Ditinggal, setelah mereka jatuh cinta.

Se Kye lalu menelepon Do Jae.

“Kenapa kau tidak menelepon ku?” Tanya Se Kye kesal.

“Karena kau sedang bekerja.”

“Kau harus tetap menelepon ku, walaupun tidak kujawab, kau harus tetap meneleponku!! Kenapa harus aku terus yang menelepon mu dulu??!!!”

“Han Se Kye ssi, kau mabuk lagi?”

Tiba tiba seseorang muncul yang membuat ponsel Se Kye terjatuh.

“Han Se Kye ssi… Han Se Kye ssi…” Do Jae panik.

***

“Kenapa kau ikut campur?” Chae Yu Ri marah pada Se Kye

“Siapa yang menyuruhmu menolongku?!” Chae Yu Ri mendorong Se Kye.

“Kau mendorongku?”

“Ya lalu kenapa?!” Kata Chae Yu Ri sok.

Se Kye kepalanya sakit, “Nanti saja bicaranya.” Ia lalu pingsan

Chae Yu Ri panik, ia segera mencari pertolongan.

***

Se Kye sadar, ia ada dirumah sakit.

Do Jae datang, ia yang menghubungi Woo Mi agar diberitahu dimana Se Kye berada.

Se Kye tidak mau melihat Do jae, ia pergi ke atap, lalu Do Jae menyusulnya.

“Batalkan saja perjanjian kita, aku muak dan letih.”

“Baiklah.” Do Jae lalu menelepon reporter agar ditulis berita bahwa ia dan Se Kye sudah putus.

“Puas?” Tanya Do Jae

“Kenapa kau menciumku?”

“Itu yang ingin aku tanyakan.”

“Apa kamu bodoh?”

“Aku tidak terbiasa dengan situasi ini.” Jawab Do Jae lugu.

Do Jae bercerita, selama ini ia tidak pernah mencintai dirinya sendiri. Jadi ketika wanita ingin sebuah jawaban, ‘aku mencintaimu’ atau ‘maafkan aku’, ia bingung.

Disisi lain ia tidak menyesal mencium Se Kye, tapi ia juga tidak bisa mengatakan ‘aku mencintaimu’.

“Aku tidak mungkin mengatakannya, sedangkan aku sendiri kacau.”

“Katakanlah! Karena aku juga merasa kacau.”

“Apa kamu baik baik saja denganku?” Tanya Do Jae lalu mencium Se Kye lagi😍😍😍

***

Bersambung episode 8

Sinopsis Beauty Inside eps 7 part 1

“Ini seperti takdir.” Kata Se Kye

“Kita?”

Se Kye mendekati Do jae lalu menciumnya 😍😍

Sadar apa yang telah dilakukannya, Se Kye langsung minta maaf.

Tapi, ganti Do Jae yang mendekati nya lalu menciumnya 😍😍😍

“Aku hanya merasa perlu untuk melakukan nya.” Kata Do Jae masih tanpa ekspresi lalu pergi.

“Kamu mau kemana?” Tanya Se Kye tak mengerti.

“Karena rasa penasaran ku sudah terpenuhi, ini saatnya untuk pulang dan tidur. Apa kau tidak merasa mengantuk?”

“Bersamaku?”

“Tidak, tidur masing masing. Tidak ada alasan untuk tidur bersama.” Kata Do Jae dingin.

(😪Do Jae gak peka perasaan wanita)

Se Kye lalu diantar pulang.

“Apa tidak ada hal yang ingin kau katakan?”

“Tidak. Aku tau apa yang ingin kau dengar tapi aku tidak akan mengatakannya.”

Se Kye semakin kesal, Do Jae bahkan tidak meneleponnya! Bahkan mengabaikan pesannya!

***

Se Kye tidak nafsu makan. Woo Mi bilang, mereka akan pergi ke suatu tempat untuk ‘retreat’, membahas naskah sekalian mengakrabkan diri dengan kru yang lain.

“Retreat seperti nya ide yang bagus, aku ikut.” Kata Se Kye yang ingin melupakan Do Jae.

“Omong omong, Jika ada pria yang menciummu, tapi setelah itu, ia pura pura tidak melakukannya, apa artinya?”

“Mungkin dia tidak mau mencium. Kenapa? Apa kau mencium seorang pria?” Jawab Woo Mi cuek.

“Tidak, aku hanya teringat film.” Se Kye mengelak.

“Apa kamu berkencan? Berkencan itu tidak penting, yang penting adalah berbisnis.”

“Sudah kuduga, sepertinya ini memang hubungan bisnis.” Se Kye kecewa.

***

A Ram memberikan tas berisi pakaian Eun Ho.

“Kenapa kau pergi dari rumah? Sekarang kamu tinggal dimana?”

“Aku tinggal dijalanan.” Kata Eun Ho berbohong.

“Kamu benar benar ingin jadi pastur? Kalau kau tidak mau menikah, tapi aku mau! Dan kau pasti akan menentang pernikahan! Kau menghancurkan hidupku.”

“Karena kakak atau bukan, jangan sampai orang lain merusak hidupmu… Bagaimana keadaan ibu?”

“Ibu sakit karena memikirkanmu, untung ayah tidak ada, jika tidak… Kau pasti…” A Ram tangannya membentuk pistol dan menembak.

***

Ayah Eun Ho tampak khawatir karena istrinya sakit.

“Berandal itu, awas kalau aku menangkapnya.” Umpat ayah. Tapi tak lama kemudian ia harus kembali bekerja untuk menangkap penjahat.

“Penjahat yang sesungguhnya ada dirumah kita! Karena dia membuatmu sedih.”

“Kalau begitu, tangkap anakmu dulu.” Pinta ibu

“Kadang kadang, penjahat sebetulnya orang baik.” Perkataan ayah tidak konsisten.😂

***

Sekretaris Jeong melaporkan bahwa, penjualan T Road air meningkat tajam tahun ini.

Tapi tampaknya Do Jae tidak konsen.

“Saat seseorang menciummu lalu meminta maaf padamu, apa artinya?”

“Artinya, dia menyesal.”

“Jika dia tanya, ada yang mau kukatakan atau tidak?”

“Hanya ada dua jawaban yang ingin wanita dengar, ‘aku mencintaimu’ atau ‘maafkan aku’.”

“Bagaimana jika aku tidak ingin minta maaf, tapi juga sulit mengatakan ‘aku mencintaimu’.”

“Bayar aku jika kamu terus bertanya. Ini menyangkut emosional pegawai.” 😂😂

(Sekretaris Jeong matre)

***

Rapat para kru untuk pemakaian kostum dalam film. Anehnya, semua kostum yang akan dipakai Se Kye juga sama dengan milik Chae Yu Ri.

(Chae Yu Ri sengaja menyabotase Se Kye 😪, ia menghubungi para designer Se Kye dan memakai apa yang akan dipakai Se Kye)

“Kenapa Gaya kalian saling tumpang tindih?” Tanya sutradara.

“Semua pakaian ini?” Se Kye semula tidak mengerti, namun akhirnya dia sadar Chae Yu Ri sengaja melakukannya.

“Baiklah! Pakailah semuanya, biar nanti aku tampil bugil.. pasti bagus, bisa menaikkan rating. Lagipula yang penting adalah artisnya, bukan pakaiannya…” Sindir Se Kye.

Chae Yu Ri memasang tampang melas,

“Kau marah padaku? Aku tidak akan memakainya semua pakaian itu, kakak yang lebih penting. Kamu saja yang pakai… Aku akan menyiapkan busana lainnya saja…maafkan aku.” Kata Chae Yu Ri pura pura manis.

(Orang munafik kayak gini, pingin Mimin Jambak!!!😤)

***

Ibu Do Jae menyuruh sekretaris Jeong untuk mengawasi hubungan Do Jae dengan Se Kye…

(Lebih baik Do Jae sama Se Kye daripada jadi gay😂😂😂)

***

Eun Ho memakai pakaian dari adiknya😂😂… Dipilihkan yang norak.

“Apa yang kau pakai itu?” Tanya Sara

“Hubunganku dengan adikku tidak bagus, kalau pakaianku mengganggumu, lihat wajahku saja.”

“Kamu pasti sadar, kalau kamu tampan.”

“Justru orang bilang aku cantik.”

“Bisa bisanya kamu bicara seperti itu tanpa ekspresi… Seharusnya kamu belajar rendah hati.”

Eun Ho dan Sara belanja bersama.

Ahjumma penjual kue menyapa Eun Ho dengan senang, “Berkatmu waktu itu, penjualan kita naik.” Puji Ahjumma.

Eun Ho pamitan pergi lalu mendekati Sara.

“Berapa pekerjaan paruh waktu yang kamu miliki? Kamu menjual popularitas?”

“Popularitas ku milik umum.”

“Karena kini kau bekerja untukku, popularitasmu milikku. Menurutku senyummu bisa dibayar…karena memiliki nilai komoditas…Ah, ini bukan pujian tapi penilaian!”

Eun Ho lalu tersenyum manis.

“Kamu mau di bayar?”

“Tidak.”😂

***

Se Kye tidak konsen, Woo Mi kesal.

“Sebetulnya pikiranmu ada dimana?”

“Menara ATC.”

“Menara ATC? Kenapa?”

Tiba tiba ponsel Se Kye berbunyi dari ‘paman’.

Seo Do Jae mengajak Se Kye bertemu. Tentu saja Se Kye girang…

***

Se Kye menguncir rambutnya agar terlihat cantik saat bertemu Do Jae.

Ternyata Do mengajak bertemu, hanya untuk menyerahkan daftar pertanyaan, untuk wawancara besok.

Se Kye sangat kecewa, “Waktu itu hanya kesalahan, aku terlalu larut dalam suasana… Jadi sekarang jangan menghindari ku lagi.” Kata Se Kye marah.

Se Kye pergi dengan kesal.

***

Do Jae makan bersama Se Kye, tentu saja difotoin oleh fotografer.

Do Jae memberi hadiah berupa anting yang cantik untuk Se Kye.

Se Kye pura pura senang, agar foto yang diambil terlihat bagus.

“Anting itu bukan hanya untuk dipamerkan, aku sungguh sungguh ingin memberikan padamu.”

Sesi wawancara…

Reporter, “Banyak yang penasaran bagaimana kalian bisa jadi pasangan, siapa yang pertama kali mengajak kencan?”

Do Jae, “Aku.”

Reporter, “Apa yang kamu katakan saat itu?”

Do Jae, “Aku belum pernah menemui wanita sebaik kamu dalam hidupku. Aku jatuh cinta padanya karena dia begitu baik.”

Se Kye ingat kata kata itu, itu saat dia jadi ABG, itu harapannya agar do Jae menyukainya karena kebaikan hatinya.

“Han Se Kye ssi, pasti ingat kata kata itu, wajahmu merona .” Kata reporter.

“Ini hanya agak panas.” Kata Se Kye malu malu.

Reporter, “Apa nama julukan kalian diponsel masing masing?”

Do Jae, “Bibi”

Se Kye, “Aku juga memanggilnya paman.”

Reporter, “Apa ada arti dibaliknya?”

Se Kye tersenyum, “Tidak ada.”

Reporter, “Maaf menanyakan ini, tapi, kapan ciuman pertama kalian?”

Se Kye malu malu

“Tidak ada! Tidak ada ciuman! Sesuai perjanjian, akan kubatalkan wawancara jika kau menanyakan diluar daftar!” Do Jae marah. Ia lalu menggandeng Se Kye pergi dari situ.

Se Kye kecewa, jadi bagi Do Jae, ciuman itu tidak pernah ada.

“Aku ingin menyudahi pekerjaan ini, dengan begitu kontrak kita bisa berakhir… Ini membuatku sangat tidak nyaman.” Kata Se Kye sedih.

“Kamu marah karena jawabanku di wawancara tadi? Aku hanya memikirkan kebaikanmu.”

“Kau memikirkanku? Kau bahkan tidak tahu perasaanku saat ini.”

***

Se Kye menangis, Dia sangat menyebalkan.”

***

Do Jae merobek surat kontrak rahasianya.

***

Se Kye tidak makan, ia juga tidak tidur.

Beredar rumor diinternet. Kalau Se Kye menyabotase kostum Chae Yu Ri. Se Kye dibully netizen.

(Pemutar balikan fakta 😤)

***

Do Jae, kakek dan dewan direksi bermain golf sambil membicarakan isu isu yang terjadi di perusahaan.

Termasuk kekasih do Jae.

“Kapan kapan kita harus mengajaknya makan malam bersama.” Usul kakek.

***

Para direksi memberikan Do Jae segelas jus jeruk.

“Apa kau memasukkan racun kedalamnya? Sekretaris Jeong, kamu cobalah!”

“Pekerjaan ku tidak menyangkut hal yang berbahaya, anda minum sendiri saja!” Tolak sekretaris Jeong.

(Menurut Mimin , sekretaris Jeong profesional banget. Loyal, tapi bisa menjaga harga dirinya, jadi atasan tidak bisa semena mena😎)

Para direksi membandingkan Seo Do Jae dengan Sara Kang. Seo Do Jae dinilai terlalu sombong… Sedangkan Sara Kang, mau datang kepertemuan pak Kim.

“Kau tau sendiri, pertemuan itu mengundang artis pemula dan penyanyi… Apapun yang pak Kim katakan, Sara selalu mengiyakannya… Kalau punya ambisi besar, kau harus belajar darinya.”

Do Jae kesal adiknya (walaupun tiri) dilecehkan seperti itu.

“Jangan kurang ajar! Kamu sudah lancang! Sara Kang itu Presdir One One Air. Seharusnya kamu lebih hormat kepada keluarga pemilik perusahaan!”

Orang orang busuk itu tak berani berkata kata lagi.

***

Pembahasan naskah…

Chae Yu Ri berusaha menyabotase Se Kye lagi.

Setiap giliran dialog Se Kye dia selalu pura pura sibuk lah, ke toilet lah, istirahat lah…

Chae Yu Ri juga mentraktir minuman untuk para kru.

Ternyata, Se Kye juga sama, mentraktir minun.

(Persaingan sengit 🤨)

***

Bersambung part 2

Sinopsis Beauty Inside eps 6 part 2

“Eomonim, aku pesan satu lagi ya.” Kata Se Kye ABG.

“Baiklah.”

Saat makan Se Kye ABG mendengar 4anak SMA sedang berbicara, mereka ternyata melakukan taruhan untuk berkencan dengan Ga Young, mereka bahkan mengejek Ga Young sebagai gadis miskin yang menerima sumbangan dari yayasan amal.

Ternyata Ga Young juga ada disitu, mendengarkan pembicaraan mereka.

Ga Young menangis sedih…

Se Kye ABG tidak terima, ia mendekati Ga Young. Ia teringat, gadis itu adalah gadis penerima sumbangan yang dilecehkan oleh donatur bejat.

“Aku tau mereka membuatmu susah, kau ingin membalas mereka? Kamu adalah Ga Young Khan? Mereka yang membicarakanmu! Aku bisa membantumu…”

“Siapa kamu?”

“Aku hanya seseorang yang bersuasana hati buruk. Aku benci laki laki yang mempermainkan perasaan wanita.”

***

Ibu Eun Ho membaca berkas berkas penerimaan Seminari untuk jadi pastur. Ia marah dan sangat kecewa.

“Kau benar benar ingin melakukan ini? Aku sudah bilang tidak boleh! Ada pekerjaan yang bisa menolong orang lain, kenapa harus jadi pastur?”

“Kita sudah membahas ini selama 10tahun.”

Eun Ho memberikan tabungan nya pada ibunya, “Aku sudah membuat keputusan.”

Eun Ho lalu diusir oleh ibunya. Ia tidak dianggap anak lagi.

***

Eun Ho kembali kerumah besar yang berantakan itu, ia beberes. Tak sengaja ia menjatuhkan lampu kaca yang mahal.

“Aku membenci diriku sendiri karena jadi orang baik yang tak bisa membela diri.” Keluh Eun Ho.

Sara bertemu Eun Ho dirumahnya, ia kaget.

“Orang yang aku cari cari, ternyata ada di rumahku selama ini.”

Eun Ho tersenyum sopan.

***

Se Kye ABG menunggui Ga Young pulang sekolah sambil membawa bunga.

Para siswi terpesona pada kegantengan Se Kye ABG.

“Kenapa susah sekali menghubungi mu? Kau mau aku khawatir setengah mati?” Kata Se Kye berakting sambil memberi nya bunga.

Ga Young pun mulai berakting, ia melempar bunganya .”Sudah kubilang jangan hubungi aku! Kau membuatku susah”

“Harus bagaimana? Aku mencintaimu!!!”

(Para siswi langsung baper😂)

Empat sekawan yang menyebalkan itu datang.

“Ga Young?”

“Oh, jadi dia laki laki kamu permainkan? Laki laki malang, tidak sadar kalau dipermainkan.” Ejek Se Kye ABG.

“Ga Young, kamu saja yang memutuskan, aku atau dia.” Kata Mon Ho sombong.

Ga Young mendekati 4 sekawan.

“Mon Ho, kamu sangat jelek! Kamu harusnya tau diri! Jaga sikapmu!”

Mon Ho jadi bahan tertawaan.

“Dasar…” Mon Ho mau menggampar Ga Young, tapi dihalangi oleh Se Kye ABG.

Terjadilah perkelahian. Lebih tepatnya, pengeroyokan.

***

Do Jae menghafal ikan ikan di akuarium. Kali ini dia salah terus..

“Kenapa kamu salah terus? Kau jatuh cinta atau apa? Sehingga tidak bisa berfikir rasional.”

“Aku tahu yang ini.” Kata do Jae menunjuk ikan pemberian Sara.

“Tentu saja, dia berbeda.”

“Betul, kenapa dia berbeda dari yang lain? Jo Hwan, apa fisikmu bisa berubah?”

Jo Hwan langsung mundur… sambil menutup dadanya, takut dilecehkan 😂😂😂

“Itu tidak seperti bayanganmu.” Do Jae berusaha menjelaskan.

Ponsel Do Jae berbunyi, telepon dari kepolisian.

“Ini ayahnya Seo Do Jae? Ini kantor polisi, anak anda terlibat perkelahian.”

***

Do Jae datang kekantor polisi, sebagai wali Se Kye ABG.

Ibu ibu pada protes karena anaknya babak belur. Mereka bahkan mengancam akan mengurus masalah ini melalui jalur hukum.

“Hei Bu! Jaga ucapanmu! Anakmu yang memukul lebih dulu, aku hanya terlalu cepat menghindarinya, lalu anak kalian juga mengeroyokku! Mereka saling tersandung seperti sekumpulan orang bodoh!” Se Kye ABG menjelaskan.

Mon Ho tidak terima, ia mendorong Se Kye ABG sampai terjatuh.

“Kau tidak apa apa?” Tanya Do Jae sambil memberi kode agar Se Kye berpura pura kesakitan.

“Aduh Ayah!!! Kakiku seperti nya patah!! Panggil ambulance!!”

“Aku suka sarannya. Biar hukum yang menyelesaikannya.” Kata Do Jae dingin.

Do Jae memberikan kartu namanya

“Grup Sunho, T Road Air?” Para emak itu kaget dan mulai gentar.

“Aku sudah menghubungi tim hukumku, kita akan tau siapa pelaku dan siapa korban. Termasuk insiden yang barusan terjadi.”

Akhirnya, 4 sekawan itu dipukuli ibunya masing masing karena menyebabkan perkelahian 😂😂😂…

“Kenapa kamu menolongku?” Tanya Ga Young pada Se Kye ABG.

“Karena aku menyayangimu.”

“Jangan bercanda, kenapa kau menolong ku?”

“Karena tteokpokki yang kau belikan untukku hari itu, sangat enak.”

“Terima kasih.” Ga Young tampak terpesona.

“Jangan sungkan… Sampai jumpa.”

“Boleh minta nomor ponselmu?”

“Aku akan studi keluar negeri.

“keluar negeri? Kemana?”

“Perancis. Aku akan menjadi orang yang lebih baik lagi dan sempurna untukmu.”

“Cara ini sangat sempurna untuk mengucapkan perpisahan.”

“Kamu suka pidatoku?”

“Suatu kehormatan bisa menghabiskan waktu denganmu.” Ga Young tersenyum.

***

“Aku tidak tahu kalau kamu sebaik ini.” Kata Do Jae

“Kenapa kamu datang?”

“karena kau menelepon ku.”

“Ah, kau bahkan tak mau menemui ku.”

“Apa maksudmu?”

“Kau bilang, aku membuatmu tidak nyaman.”

Do Jae meminggirkan mobilnya,

“Apa maksudmu?”

“Kau sendiri yang bilang begitu. Kau ingin aku segera berubah ke wujud asliku. Itu artinya kau tidak suka melihat ku seperti ini… Bukankah kau yang bilang akan mengenaliku? Kamu sama saja seperti yang lain.”

“Ah, kamu kesal karena itu?”

“Tidak kesal, tapi marah.”

“Jadi kau kesal dan menyebabkan masalah, karena itu tadi, kau menyebut ku ‘ayah’ bukan ‘kakak’?”

“Aku sudah bilang, aku marah bukan kesal.”

“Kami akan membuat acara promosi pekan depan. Kami butuh aktris Han Se Kye sebagai model maskapai. Bagiku kamu selalu Han Se Kye…saat kubilang tidak nyaman, itulah yang kumaksud.”

“Seharusnya kau bicara yang jelas, kau selalu membuatku salah paham.”

“Aku yang salah, seharusnya aku memikirkan lawan bicara ku.”

“Kamu minta maaf secepat itu, membuatku merasa malu dan menyesal.”

***

Untuk mengganti lampu yang rusak, Eun Ho minta dipekerjakan sebagai pembantu dirumah Sara. (Sebetulnya dia khan sudah diusir ibunya🙄)

“Sebentar lagi aku akan jadi pastur. Aku tidak tertarik dengan wanita. Aku juga tidak tertarik padamu.”

“Tapi tetap saja…” Sara ragu, masa ia akan membiarkan seorang pria tinggal dirumah nya.

“Tolong aku.” Eun Ho memohon dengan wajah melas.

Sara menghela nafas, ia tidak kuasa menolaknya.

***

Se Kye ABG dan Do Jae berolah raga bersama, nonton bersama.

Se Kye ABG difotoin didapur Do Jae.

“Kamu suka?” Tanya Do Jae

“Sangat suka.”

“Kami saling mengenal, seolah sudah kenal sejak lama. Semua berjalan dengan lancar dan semua hari itu terasa sangat istimewa. Untuk kali pertama, aku sedih harus kembali ke wujud asliku.”

Se Kye berpose didepan kamera. Ia tampak berseri seri, seperti wanita yang jatuh cinta.

***

Ibu Do Jae menemui Se Kye. Ia juga membawakan banyak hadiah sebagai permintaan maaf.

“Kumohon, tinggallah dengan Do Jae.” Pinta ibu.😂😂😂

“Aku tahu aku terlambat, tapi jika ingin membawa Cinderella kembali, aku juga harus membawa sepatunya.” Kata ibu Do Jae sambil menyerahkan sepatu Se Kye yang hilang (sepatu yang di episode 1🙄)

***

Acara promosi berjalan lancar .

Tapi Se Kye kecewa ia tidak bertemu Do Jae.

Ia lalu memasang foto Se Kye ABG saat dirumah Do Jae.

Ia lalu menelepon Do Jae. (Kangen??😅)

“Apa kau menelepon ku karena merindukanku?”

“Tidak, aku hanya ingin tau apa pisau cukur kumis masih disana ” kata Se Kye menyangkal.

“Tidak, aku sudah membuang semuanya.”

Kenapa kamu membuang barang orang lain?”

“Untuk apa aku menyimpan barang orang lain di rumahku? Jika tidak ada yang dibahas, aku tutup telepon nya.”

“Tunggu sebentar…” Se Kye cari cari alasan supaya bisa bertemu Do Jae. Ia merindukan pria itu.

“Apa kau pernah keruang ATC?”

***

Se Kye dan Do Jae pergi keruangan pengendali pesawat.

Mereka bicara dari hati ke hati alasan Do Jae tetap bekerja keras walaupun ia anak pemilik perusahaan.

Se Kye mendekati Do Jae lalu menciumnya.

“Maafkan aku.” Kata Se Kye.

Gantian Do Jae yang menciumnya.😍😍😍😍

***

Bersambung episode 7

Sinopsis Beauty Inside eps 6 part 1

Teman Se Kye mengirimi SMS, ia sangat kecewa karena Se Kye tidak datang ke pernikahannya.

Ini bukan kejadian yang pertama.

Bahkan ibunya juga kecewa karena Se Kye tidak mengunjungi nya saat ibunya Operasi.

Ia juga pernah dimaki habis habisan karena salah toilet.

“Sejak gejala itu muncul, aku selalu merasa ini tidak adil,

Tapi aku tidak bisa hanya duduk dan menangis selama 10tahun.

Aku sudah biasa disalahpahami.

Sebenarnya, aku datang kepernikahan, tapi dia tidak mengenaliku.

(Saat itu Se Kye jadi bapak bapak)

Sebenarnya, aku datang kerumah sakit.

(Saat itu Se Kye jadi nenek nenek)

(Sebenarnya Se Kye juga bingung harus pakai toilet laki laki atau perempuan)

Tapi aku tidak mengira hal seperti ini akan terjadi.”

Ibu Do Jae dibawa kerumah sakit karena syok.

Ketika ia sadar, lalu melihat ada anak ABG disampingnya, ia pingsan lagi😂😂

“Sebaiknya, kamu tunggu saja dirumah.”

“Tapi, dia seperti ini karena aku.” Se Kye merasa bersalah.

“Kamu mau dia mati?”

😂😂😂

***

“Berapa usianya?” Tanya ibu stress

“Entahlah, 18 atau 19.”

“Kau tidur dengannya tanpa tau usianya?” Ibu tambah sakit kepala😂😂

“Kami baru saja bertemu.”

“Kalian baru bertemu tapi sudah…” Pikiran ibu Do Jae sudah mesum😂

Ibu Do Jae menyesal, ia seharusnya merestui hubungan Do Jae dengan Se Kye.😂😂😂

***

Woo Mi bertemu Se Kye ABG, ia menawarkan Se Kye ABG agar mau di orbitkan menjadi artis.

Tapi setelah tau itu Se Kye, ia tertawa terbahak bahak.

Se Kye bercerita bahwa ia sudah membuat ibu Do Jae kolaps.😂

“Ibu Do Jae? Kenapa?”

“Aku tidur dirumah Di Jae.”

“Kamu tidur disana? Wah aku bangga padamu, kamu sudah dewasa.” Woo Mi memeluk Se Kye dengan girang.

“Bukan itu maksudku!”

“Apakah dia terkejut melihat mu? Bukankah kamu berharap ada orang lain, selain aku dan Eun Ho yang selalu memanggil mu Se Kye?”

“Dia tidak tampak terkejut.”

“Kalau begitu, bagus.”

***

Ruang rapat,

Seorang direktur menyarankan agar customer kelas satu diberikan layanan yang lebih baik lagi sebagai ucapan terima kasih.

Do Jae tidak setuju, ia lebih menitik beratkan pada kelas ekonomi. Para pelanggan kelas ekonomi akan dipilih secara acak, pemenangnya akan mendapatkan promosi gratis menjadi kelas satu.

“Tapi kalau penerbangan jarak jauh, perbedaan harga kelas satu dan kelas ekonomi, mencapai 10 kali lipat.” Kata salah seorang direktur.

“Betul, perbedaan harga yang jauh itu lah yang akan membuat orang tertarik.”

“Jadi kau mau jadi ciderella?” Ejek direktur nyinyir.

“Ide yang sangat brilian! Direktur Kim, anda memang sangat hebat… Kita akan membuat konsep seperti Cinderella.”

“Jadi, anda akan mengikutsertakan Han Se Kye? Hebat sekali, kau ingin bekerja sekaligus berkencan?” Sindir direktur Kim.

“Kenapa? Tidak boleh? Aku akan bekerja dan berkencan dengan baik… Jika anda iri, berusahalah lebih keras lagi.” Do Jae balas menyindir.

Do Jae memberikan keputusan, “Mari kita laksanakan ini Minggu depan, karena Cinderella yang aku tau, akan sibuk seminggu ini.”

***

Sara Kang makan siang bersama para direktur. Karena ia perempuan, para direktur itu cenderung genit padanya.

Sara Kang merasa tersinggung, ia pamitan pergi.

Ia masuk kepencucian mobil dan menangis saat mobilnya dibersihkan.

Ternyata petugas yang mencuci mobilnya adalah Eun Ho.

Eun Ho melihat Sara menangis, ia mau menghibur Sara dengan mentraktir nya minum kopi.

Tapi mereka berakhir di restoran mewah.😂 Dan Eun Ho yang ditraktir kopi.

“Kenapa kamu menangis?”

“Ada masalah dengan pria, lebih tepatnya beberapa pria.”

“Tidak kusangka, kau sepertinya bukan tipe yang bisa dibuat menangis oleh pria.”

“Biasanya memang begitu.”

Sara kembali bertanya, “Berhubung kita disini, pria yang dikencani Se Kye apakah itu kamu?” Tanya nya blak blakan.

“Se Kye dan aku hanya berteman.”

“Tidak masuk akal, mana mungkin laki laki dan wanita bisa berteman.”

“Itu hanya karena kau tidak pernah mengalaminya.”

Sara mulai mengorek ngorek informasi tentang hubungan Se Kye dengan Do Jae.

“Jika kau ingin tanya tentang mereka, tanyakan sendiri saja.”

“Baiklah, kalau begitu aku ingin tanya, apa kau tertarik padaku?”

“Sepertinya ini ada salah paham, aku tidak suka orang jahat.”

Ada SMS dari Se Kye agar menjaga king kang, anjingnya.

“Aku harus pergi, terima kasih kopinya.”

“Aku juga begitu, aku tidak suka orang baik.”

***

Se Kye ABG, Eun Ho dan Woo Mi minum bersama.

Se Kye ABG mulai mabuk, “bagaimana kalau kita ke sauna.” Ajaknya pada Eun Ho.

“Kamu gila! Aku seperti kakakmu!”

A Ram adik Eun Ho datang minta uang pada Eun Ho… Ia terpesona pada Se Kye ABG. 😂

***

Se Kye ABG pulang kerumah Do Jae dengan mabuk.

“Tolong ijinkan aku dan King Kang tidur disini.”

Karena mabuk, Se Kye ABG merasa kepanasan, ia mau membuka bajunya.

“Apa yang kau lakukan?”

“Masa bodoh, kita sama sama pria.”

“Kita bicara lagi kalau kau sudah sadar.”

***

Se Kye ABG bangun dari tidurnya, tiba tiba Do Jae yang habis mandi dan setengah telanjang keluar.

Se Kye kaget langsung menutup matanya.

“Kenapa kamu mandi dengan telanjang begitu?”

“Apa kau harus mandi dengan pakaian lengkap? … Masa bodoh, kita sama sama pria.”

Do Jae menyuruh Se Kye ABG segera mandi dan ganti baju.

Dari kejauhan, Se Kye ABG memperhatikan Do Jae, “Dia sangat kekar.”

***

Se Kye ABG bercukur, tampak nya ia kesulitan memakai pisau cukur.

“Caramu bercukur salah.” Kata Do Jae lalu membantu nya mencukur.

“Kenapa kamu masuk kamar mandi tanpa mengetuk?”

“Masa bodoh, kita Khan sama sama pria.”

“Maaf karena sudah bicara begitu.”

“Kenapa minta maaf? Apa yang kamu katakan itu benar.” Kata Do Jae cuek.

Tapi yang dilihat Do Jae adalah Se Kye, bukan anak laki laki yang masih remaja.

***

Se Kye ABG bingung untuk berganti baju, walaupun baju Do Jae banyak, tapi ukurannya tidak sesuai. Satu satunya baju yang cocok ia pakai adalah seragam anak SMA.

“Hanya ini yang cukup untukku.”

“Kamu bisa mengikat dasinya dengan baik.”

“Aku juga berpikir begitu.”

Do Jae menyuruh Se Kye ABG mendekat, “Kapan kamu akan kembali?”

“Apa kau tidak nyaman denganku karena tubuhku seperti ini?”

“Ya, aku ingin kau kembali secepat mungkin.”

Se Kye ABG merasa sangat kecewa.

Seperti biasa, jika ia kesal maka ia akan memakan tteokpokki pedas.

“Ternyata dia sama saja! Aku bisa berharap apa? Sudah sewajarnya dia menganggap ku aneh.” Se Kye merutuki nasibnya

***

Bersambung part 2