Sinopsis Go Princess Go eps 22

Kaisar datang menemui Peng Peng, bermaksud agar Peng Peng cemburu.

“Setiap aku kesini, aku merasa selalu ada yang kurang. Setelah aku ke youlandian, barulah aku sadar. Youlandian selalu wangi sedangkan disini selain bau daging, bau durian.

“Kamu hanya ingin bilang kalau kau ketempat adik Khan?”

“Dia bercahaya, membuat perasaanku jadi lebih nyaman.”

“Qi Shen, siasat serendah ini, anak SD mengejar wanita saja sudah tidak menggunakannya, kekanakan!” Kata Peng Peng dalam hati. (Dia Khan playboy sejatiπŸ™„)

“Kau pakai siasat ala sehingga Zhao Wang mau menikahi Liu Li?”

“Liu Li cantik dan baik, tentu saja Zhao Wang menyukainya.”

“Apa nyawa Liu Li lebih penting sehingga kau melawanku?”

“Penting! Aku tidak hanya melindungi nyawanya, tapi juga hati nurani ku.”

“Hati nurani? Apa kau pernah tulus padaku? Jangankan ketulusan, peduli pun tidak.”

“Aku baik pada orang yang baik padaku.”

“Jadi maksudmu, aku tidak baik padamu? Lihat saja, kau akan menyesal, aku akan membuat mu menderita setengah mati!” Qi Shen marah besar.

***

Peng Peng berfikir, kaisar mengatakan kalau dia pergi ke youlandian. Itu berarti, posisi ratu, mungkin akan digantikan Jiang shi.

Untuk menghibur diri, Peng Peng memanggil para selir untuk bermain.

Selembar kertas dipindah kan dari mulut ke mulut. Kalau jatuh berarti kalah.

“Akhirnya giliranku” pikir Peng Peng senang. Selir Huang menyodorkan kertas dengan mulutnya, Peng Peng mengambilnya dengan posisi mencium… Hueks!!! Peng Peng jijik. Ia muntah. Ia sudah sedikit berubah.

***

Peng Peng punya ide, dia akan mengajak Zhao Wang untuk bersekutu.

Zhao Wang datang ke istana Xingsheng, ratu menyuruh nya untuk sering mengunjungi Liu Li.

“Aku sudah tidak memiliki perasaan pada Jiang Ying Yue.” Kata Zhao Wang

“Jangankan punya perasaan, ada hubungan juga tidak apa apa… Yang penting, jangan sampai Liu Li tahu, nanti ia sedih.” Kata Peng Peng pengertian.

“Yang mulia, kau pikir siapa aku?”

Peng Peng menggerutu, karena Qi Shen sekarang lebih dekat ke Jiang shi.

Peng Peng mengajak Zhao Wang bersekutu. Zhao Wang merasa senang, ternyata ia masih diperhitungkan. Ia setuju

Zhao Wang menyarankan agar Peng Peng lebih menurut pada kaisar. Supaya jalan mereka lebih mulus.

***

Kasim Qiang membawa tumpukan jingge keistana. Sebagai kerja sambilan.

***

Peng Peng mengajak Zhao Wang menemui Jiu Wang dan Yang Yan.

Mereka kembali mengatur siasat. Sebelumnya mereka pikir kaisar akan mengutus jendral Zhang untuk perang, tapi ternyata yang diutus adalah jendral Yang.

***

Zhao Wang menyarankan Peng Peng agar ‘berjalan di dua kaki’.

Peng Peng pikir itu ide yang baik.

***

Peng Peng menemui kaisar. Peng Peng menggunakan Hao er sebagai alasan.

Peng Peng juga meminta maaf karena kasus Liu Li.

“Aku tidak tau kamu tulus atau tidak, tapi karena kamu sudah bersusah payah, aku akan memberimu 1 kesempatan lagi.”

“Terima kasih kaisar.” Peng Peng langsung memeluk kaisar.

***

Liu Li memberi kabar, kalau Jiang shi ada diistana Daming.

Peng Peng dan Liu Li datang untuk mengecek kebenaran.

Rupanya, Jiang shi diberi marga baru oleh kaisar, marga Su.

Karena Peng Peng harus berbaik baik pada kaisar, jadi ia tidak bisa berbuat apa apa pada Jiang shi. Tapi ia menyuruh Liu Li memberi pelajaran pada Jiang shi.

***

“Liu Li, kau disini ajari nona Su baik baik ” kata Peng Peng.

Sinopsis Go Princess Go eps 21

Hae Bo langsung dipakai oleh Jiu Wang.

Sekali lihat, Qi Shen tau itu buatan Peng Peng. (Jelek sihπŸ˜‚). Ia cemburu. Tampangnya menyeramkan😰.

“Kakak, dimana kau memungut Hae Bo sejelek ini?” Tanya Yang Yan.

“Ini buatan wanita yang kau panggil Dewi.”

“Mang jelek, tapi istimewa, beda dari yang lain.”

Qi Shen mengajak Jiu Wang bersulang, Qi Shen juga mengatakan akan menjodohkan Jiu Wang dengan seorang gadis yang cantik. Tentu saja ditolak oleh Jiu Wang.

Peng Peng datang, ia tahu suasana terasa ‘panas’.

Liu Li melapor, ia sudah memukul Zhao Wang.

Flashback:

Liu Li tertidur ditaman. Tiba-tiba Zhao Wang yang mabuk mendekatinya. Karena kaget, ia memukuli muka Zhao Wang.

“Sayang, lain kali, pikulnya jangan dimuka, tapi dipantat ya… Bagaimanapun dia anak raja.”

“Kalau ditanya aku harus bagaimana?” Liu Li hampir menangis.

***

Qi Shen datang menemui Peng peng

“Apa kau membuat hae Bo lain selain ini?”

“Astaga! Apa dia tau aku membuatnya untuk Jiu Wang?” Pikir Peng Peng.

Peng Peng beralasan, ia memang membuat dua Hae Bo, untuk kaisar dan untuk pangeran. (😨Qi Shen tau dia bohong)

Qi Shen membanting meja. Tapi ia tidak mengatakan apa apa.

“Kenapa kau terlambat kembali ke pesta?!”

Liu Li berusaha melindungi Peng Peng, “Yang mulia, ini karena aku memukul Zhao Wang, aku pikir dia akan memperkosaku.”

Qi Shen pergi dengan sangat marah.

***

Kasim Qiang datang, ia memberi tahu kalau kaisar menyuruhnya dan dua orang lain untuk membunuh Liu Li.
Liu Li langsung lemas, “Nyonya, aku tidak apa apa. Tapi jika nanti aku tidak ada, nyonya harus jaga diri baik baik.” Kata Liu Li sambut menangis.

Peng peng berpikir keras.

“Kasim Qiang, kamu tahan dua orang itu dulu, layani mereka dengan baik.” Perintah Peng Peng untuk mengulur waktu

***

Peng Peng menemui Zhao Wang.

Muka Zhao Wang ditutupi kain putih. Semua berteriak dipikir itu hantu.

Ternyata untuk menutupi bekas cakaran Liu Li.

Sebetulnya Zhao Wang tidak terlalu mempermasalahkan hal itu. Ia akan bilang kerang lain, kalau itu ia cakar sendiri.

Peng Peng mengancam Zhao Wang.

Zhao Wang dipaksa Peng Peng untuk menikahi Liu Li. Karena ketakutan, Zhao Wang pun setuju.

***

Peng Peng, Zhao Wang dan Liu Li menemui ibu suri.

Mereka minta restu dari Bu suri untuk pernikahan Zhao Wang dengan Liu Li.

“Aku sangat senang, aku pusing memikirkan mu, kini kau sendiri yang menyelesaikan nya.” Tak disangka ibu suri langsung setuju.

Karena Liu Li statusnya lebih rendah, maka ibu suri memberinya kenaikan status menjadi ‘Ru Ren’.

***

Kasim Qiang menunggu dengan cemas.

“Ratu, bagaimana Liu Li?”

“Bisa dibilang, Liu Li aman. Tapi aku bersalah padamu, aku minta ibu suri menikahkan Liu Li dengan Zhao Wang.”

Kasim Qiang menangis.

“Kasim Qiang, masalah selesai baru menangis. Sekarang katakan pada Qi Shen, jika ia mau mencabut nyawa Liu Liu, tanya ibu suri dulu.”

Baik Kasim Qiang maupun Liu Li sama sama menangis sedih.

***

Kasim Qiang menyampaikan pada kaisar pesan dari ratu.

Qi Shen kesal, “apa dia benar benar mengira aku akan membunuh orang?”

“Kaisar Khan yang bilang begitu.”

“Aku hanya ingin dia memohon padaku, tapi dia malah memohon pada orang lain, hanya karena dia tidak mau mengaku salah. Dan yang lebih menyedihkan, dia tidak mengerti hatiku.”

Kaisar sedih, ia merasa tidak seorangpun mengerti hatinya.

Ia lalu pergi ke youlandian.

Ekspresi sedih Qi Shen langsung bisa ditebak oleh Jiang shi dengan tepat. Walaupun Qi Shen tidak berkata apapun.

“Tak disangka, orang yang paling mengerti aku adalah kamu.”

Jiang shi memohon agar bisa melayani kaisar, walaupun harus jadi dayang.

***

Bersambung episode 22

Sinopsis Go Princess Go eps 20

Perut Peng Peng semakin membesar. Setelah diperiksa tabib, kemungkinan ia akan melahirkan dalam 2 hari.

Rupanya Peng Peng masih tidak tenang mengenai Jiu Wang. Ia ingin menemui Jiu Wang lagi.

***

Peng Peng menemui Jiu Wang dikediamannya.

Peng Peng kelihatan cemas.

“Kau masih ingat janjimu padaku?”

“Aku harus bagaimana agar kau tenang?” Jiu Wang lalu mengambil pedangnya diberikan pada Peng Peng.

“Hari ini, kau bunuh saja aku. Agar kau tenang.”

“Aku percaya padamu, kau tidak inginkan nyawamu, apalagi kedudukan. Aku banyak berhutang padamu, aku tidak bisa membayarnya.”

“Kenapa kau membicarakan hutang, asal kau ingat bagaimana aku berkorban untukmu, itu sudah cukup bagiku.”

(😍😍😍Jiu Wang baik banget)

***

Hari kelahiran, semua panik. Qi Shen sangat cemas.

Peng Peng berhasil melahirkan seorang putra.

“Peng Peng, sudah menyusahkanmu… Tidak sia sia makan asam, lahir seorang pangeran.”

“Bagiku, laki laki atau wanita tidak masalah, asal sehat.”

“Matanya seperti mu.”

“Syukurlah, aku tenang. Jika tidak ia akan operasi plastik dikorea “

“Bicaramu yang sembarangan, jangan kau ajarkan padanya.”

***

100 hari kelahiran pangeran.

Peng Peng membuat hae Bo untuk Jiu Wang. Sebagai tanda, bahwa ia belum berubah pikiran, mengenai persekutuan mereka. Tiba tiba Qi Shen datang, ia segera menyembunyikan dompet itu.

Qi Shen menemui Peng Peng untuk memberi tahu, ia akan menamai ‘Qi Hao’ untuk pangeran.

***

Perjamuan 100 hari pangeran.

Zhao Wang, tampak acuh tak acuh. Ia terus minum walaupun sudah mabuk.

Yang Yan duduk bersebelahan dengan Jiu Wang, Yang Yan sangat perhatian pada Jiu Wang. Itu membuat ibu suri kesal, “Si marga Yang itu, dia sudah menikah, kenapa tidak mau melepas Jiu Wang?” Bisik ibu suri pada Peng Peng.

(Dipikir mereka homo πŸ˜‚)

“Jagan khawatir, mereka hanya teman baik. Aku bahkan bertemu mereka di rumah bordil.”

“Syukur aku tenang kalau begitu… Tapi, kenapa kau ke rumah pelacuran?”

“Ahhh, perutku sakitπŸ˜‚” Peng Peng mengalihkan pembicaraan.

***

Ditoilet, Peng Peng memberikan Hae Bo pada Jiu Wang. Jiu Wang lega, ternyata Peng Peng tidak berubah pikiran.

***

Diluar, Peng Peng juga bertemu Zhao Wang. Ia teler.

“Hanya karena wanita, kau jadi seperti ini.”

“Sebetulnya, aku begini bukan karena masih mencintai Jiang shi. Aku hanya frustrasi, orang tampan dan berwibawa seperti aku, kenapa berakhir seperti ini.”

***

Bersambung episode 21

Sinopsis Go Princess Go eps 19

Peng Peng berusaha keras untuk menyulam hae Bo. Tangan nya sampai penuh perban, karena ketusuk jarum

Qi Shen datang, Peng Peng menyerahkan dompetnya.

Qi Shen kaget, gambar dompet nya jelek sekaliπŸ˜‚.

“Hae Bo yang kau buat cukup spesial.”

“Penilaian mu juga cukup spesial🀣.”

“Bersiaplah, aku akan mengajakmu ke suatu tempat.”

***

“Melihat kota Chengdu dari sini bagaimana menurutmu?”

“Entahlah, cukup dingin.”

Qi Shen lalu memeluk Peng Peng.

“Apa dengan ini kau merasa hangat.”

“Ini terlalu berlebihan.” Peng Peng risih.

Qi Shen menyatakan perasaannya, ia melihat Peng Peng sudah banyak berubah tidak seperti dulu yang suka menindas. Ia jadi menilai hubungan mereka lagi, ingin memulai dari awal lagi.

Qi Shen juga menyadari, perasaan nya pada Jiang shi hanya karena kasihan. Bukan cinta

“Peng Peng, kau tidak tahu atau pura pura tidak tahu?”

“Aku lelah membuat hae Bo selama lima hari. Sekarang, aku hanya merasa ngantuk dan tidak mau berdebat denganmu.”

“Katakan apa yang kau pikirkan, aku ingin dengar.”

“Baiklah, aku mengerti semua perkataan mu. Kau menjelaskan kalau kau mulai tertarik lagi padaku, jadi terpaksa melepas Jiang shi. Semuanya terpaksa. Salahmu adalah, kau mencintai orang tidak diwaktu yang tepat.”

“Peng Peng, jadi kau membenciku?”

“Pernah, sejak kau berencana membunuhku di Jiangbei, aku sangat membencimu. Sangat ingin kau mati, tapi sekarang tidak lagi.”

“Jadi kau sudah tau aku dalang kejadian di jiangbei tapi bagaimana kau begitu terbuka?”

“Kalau aku menaruh harapan, maka aku sangat membencimu. Tapi kebencian ku sudah lama menghilang.” (Jadi bagi Peng Peng, Qi Shen sudah tidak bisa diharapkanπŸ˜ͺ)

“Kau wanita yang belum pernah kutemui. Mari kita bertaruh, kau berani?”

“Bertaruh ya bertaruh, bertaruh apa?”

“Jika aku menang, aku bisa melindungi mu dengan sempurna seumur hidup… Tapi, kau harus tulus padaku, sama sama menikmati dunia ini denganku.”

“Aku tidak mau bertaruh pada sumpah pria yang tak berguna.” Kata Peng Peng penuh kebencian.

***

Peng Peng bermimpi, perutnya kempes. Ia frustrasi, mimpi itu terasa nyata.

“Biasanya aku tidak menganggap anak ini penting, tapi ketika tadi bermimpi anak ini menghilang, rasanya seperti dipermainkan orang. Sangat menderita.”

Peng Peng mulai sayang pada anak yang dikandungnya.

Ia khawatir, jika nanti ia dan Jiu Wang berhasil menggulingkan kekuasaan, Jiu Wang akan membunuh anaknya karena dianggap sebagai saingan

***

Peng Peng menemui Jiu Wang, Yang Yan dan jendral Yang Yue. Mereka mengatur siasat.

Saat Jiu Wang ketoilet, Peng Peng menemui nya.

Peng Peng berlutut, “Jiu Wang, aku punya permohonan.”

“Apa yang kau inginkan?”

“Aku sekarang mulai menyayangi anakku, kelak, jika Qi Shen mati, maka kau yang akan jadi kaisar. Maka, anak ini akan menjadi penghalangmu. Demi anakku, aku tidak bisa membiarkan ada bahaya sedikit pun.”

“Kau tidak tahu perasaan ku? Bagaimana cara agar membuat mu tenang?”

“Lepaskan kedudukan kaisar.”

Jiu Wang lemas. Tapi demi cintanya pada Peng Peng, ia pun mengabulkan.

***

Dimalam hari, Qi Shen membaringkan diri disamping Peng Peng. Ia memeluk Peng Peng dan bayi dalam kandungan nya.

“Kaisar, kenapa kau datang?”

“Kau sebentar lagi akan melahirkan, aku tidak tenang. Walaupun kau mengusir ku, aku tidak peduli.”

“Kaisar tenanglah, aku pasti melahirkan anakmu dengan selamat.”

“Yang aku inginkan, anak dan ibu selamat.”

😍😍😍

***

Bersambung episode 20

Sinopsis Go Princess Go eps 18

Yang Yan jatuh cinta pada pandangan pertama pada Zhang Ling Ling.

***

Peng Peng mengajak ngobrol Ling Ling.

“Bagaimana menurutmu tentang Yang Yan?”

Ling Ling tersenyum malu.

“Yang Yan terlihat baik, tapi bila mau membahas pernikahan, masih butuh waktu untuk memperhatikan.”

“Kau suka pria seperti apa?”

“Tidak terlalu muluk, asal berpendidikan, bisa kungfu dan kuat.”

“Kriteria ini, Yang Yan tidak ada satupun!πŸ˜ͺ” Kata Peng Peng bergumam.

“Kriteria mu ini, Yang Yan punya semua. Kalaupun tidak ada, aku akan usahakan.”

***

Peng Peng menyiapkan tumpukan buku dan tumpukan batu bata.

Ia mau melatih Yang Yan agar kuat dan pintar.

Demi Ling Ling, Yang Yan sangat berusaha keras.

***

Beberapa hari kemudian, Yang Yan berubah menjadi orang yang kuat. Ia bahkan bisa menggendong Liu Li dengan mudah.

“Baiklah, besok kita pergi ke suatu tempat.” Kata Peng Peng

***

Mereka pergi kekediaman Zhang untuk minta restu.

Karena keluarga Zhang terkenal kuat minum, merekapun menantang Yang Yan minum.

Tapi Yang Yan tidak bisa minum. Tapi demi Ling Ling ia memaksakan diri. Ia mabuk berat.

Dalam kondisi teler, dia sempoyongan masuk kedalam kendi besar, “Tolong… Tolong… Aku tenggelam…”

Peng Peng dan Fan shi mencemaskan keadaan Yang Yan. Karena merasa bersalah, Fan shi pun merestui mereka.

Tapi tiba tiba Yang Yan muntah, tepat dimuka Fan shi πŸ˜‚πŸ˜‚

***

Kaisar menemui Peng Peng, ia komplen karena Peng Peng sibuk jadi Mak comblang. Kaisar takut Peng Peng kelelahan dan mengganggu janin.

Qi Shen membawakan Peng Peng setumpuk buku, agar Peng Peng belajar. Membaca puisi an sastra, baik buat janin.

Peng Peng merajuk, ia malas belajar.

“Kalau begitu, buatkan Akau Hae Bao (dompet). 5 hari lagi, aku datang mengambil dompetnya.”

Peng Peng frustrasi, “aku laki laki bagaimana bisa menjahit dompet?”

***

Peng Peng menemui Ling Ling, untuk memberitahukan bahwa pernikahan mereka sudah disetujui. Tinggal minta ijin pada kaisar.

Ling Ling berterima kasih atas jasa Peng Peng, sehingga ia bisa mendapatkan suami yang ia sukai.

Peng Peng memberikan durian kesukaannya pada Ling Ling, tapi ditolak, bau sihπŸ˜….

***

Peng Peng minta restu dari kaisar untuk Yang Yan dan Ling Ling, tak dia sangka, kaisar langsung setuju. Asal Peng Peng tidak keluar keluar rumah lagi.

Peng Peng merasa dipenjaraπŸ˜‚

***

Bersambung episode 19

Sinopsis Go Princess Go eps 17

Kaisar memindahkan barang barangnya ke istana Xingsheng. Peng Peng panik.

“Nyonya, padahal kaisar ingin baik padamu.”

“Kamu tidak mengerti, aku tidak bisa tidur dengan pria.”

“Kenapa? suami istri tidur bersama adalah hal yang wajar.”

“Siapa bilang suami istri harus tidur bersam? Kalau tidur denganmu, aku mau!”

“Jadi apa rencanamu, agar kaisar tidak datang mencarimu?”

Peng Peng punya ide.

***

Peng Peng mengadakan rapat para selir.

Peng peng mengatur pembagian shift untuk tidur dengan kaisar.

Ide Peng Peng disambut baik oleh para selir.

“Tapi, adik punya kamampuan apa untuk menarik kasih sayang kaisar?”

“Bagaimana caranya?”

“Kalian bisa menggunakan uang! Akhir akhir ini kaisar stress untuk membayar upah prajurit. Kalian bisa menyumbang untuk meringankan beban kaisar.”

Para selir bersemangat, mereka mengumpulkan semua perhiasan untuk disumbangkan.

***

Peng Peng mendatangi kaisar membawa persembahan para selir.

“Apa ini?”

“Para selir tahu, kaisar sedang stress, jadi mereka menyumbang untuk membayar upah prajurit. Memang tidak banyak, sedikit maksud.”

“Kalau begitu, kamu bantu aku berterima kasih pada mereka.”

“Hanya ucapan terima kasih?”

“Lalu?”

“Selir itu maunya apa, kau juga tahu. Mereka hanya punya satu permintaan kecil. Masa tidak dikabulkan?”

“Kalau begitu, kembali kan saja barang barang ini.”

“Barang barang ini tidak bisa dikembalikan, aku sudah bicara pada mereka tentang pergantian shift tidur.”

“Pergantian shift tidur?”

“Kita buat urutan, setiap hari mereka bergantian ke istana Daming gong untuk layani raja. Kita mengaturnya menjadi sebuah sistem.”

“Siapa yang mengijinkan mu melakukan ini?!” Kaisar mulai kesal.

“Aku melakukan ini karena perhatian pada kaisar.”

“Perhatian? Menurut ku, kau sedang menjual ku!”

(Memang dijualπŸ˜‚πŸ˜‚)

Peng Peng memegang tangan kaisar dengan muka melas, “Mereka tiap hari ribut ditempat ku, aku sedang hamil, tidak tahan dengan rengekan mereka.”

“Karena kau hamil, aku tidak akan membuat perhitungan denganmu, masalah ini, aku menurut saja.”

***

Ketika malam hari, kaisar sudah mengantuk.

Sesuai jadwal, malam ini kaisar akan ditemani selir Huang.

Selir Huang terkantuk-kantuk duduk menunggui kaisar yang tidur.

“Berjaga disini adalah tugasmu! Kau tidak boleh malas!”

“Aku tiap hari berjaga disini, aku tidak tahan lagi. Apakah kaisar sakit? Aku dengar, dikotak ini ada obat yang bagus untuk pria.” Kata selir Huang sambil mengeluarkan jingge, obat kuat.

“Beraninya kau!!”

“Kaisar tidak perlu malu, aku ingin menggunakan obat ini untuk melayani raja dengan baik.”

“Sudah, kamu jangan ngomong lagi! Kamu tidak perlu datang kesini lagi!”

Peng Peng datang, “selir Huang, berkahmu hari ini, cukup sampai disini. Pergilah!”

Selir Huang lalu pergi.

“Kenapa kamu datang?”

“Aku yang harus nya tanya, kamu ada penyakit?”

(Dipikir kaisar nya impoten πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚)

” Aku lihat kamu yang sakit!” Kaisar tersinggung.

“Kalau sakit, tabib Zhang punya obat yang bisa menyembuhkan.”

Qi Shen mendekati Peng Peng, semakin mendekat, seakan mau memperkosa…

“Kamu tahu apa yang sedang kau bicara kan?”

Peng Peng ketakutan, “kamu tidak sakit, aku yang sakit.” Peng Peng lari terbirit-birit.

Kaisar tersenyum tipis.

***

Pagi pagi, para selir menangis bombay. Mereka komplen, karena mereka harus berjaga sepanjang malam, tidak bisa tidur, mereka tidak tahan lagi.

“Lebih baik, ijinkan kami menjadi biarawan, berdoa untuk kaisar.”

“Kampret, Qi Shen yang bikin masalah dan aku yang harus membereskannya.” Kata Peng Peng kesal dalam hati.

Peng Peng melihat gestur para selir yang tidak sungguh sungguh ingin jadi biarawan, tapi berusaha mengancamnya.

“Baiklah, akan aku kabulkan… Liu Li…!!!”

Liu Li datang,

“Carikan sebuah biara yang paling bagus, paling tenang, semakin sepi semakin baik.”

“Kapan?”

“Secepatnya!”

Para selir langsung berubah pikiran, tidak mau jadi biarawan. Mereka pamitan pergi.

***

Peng Peng menemui Zhao Wang.

“Aku mencari mu kesini karena ingin menanyakan hal yang penting. Qi Shen, kenapa ia tidak suka berhubungan dengan wanita?”

“Benarkah?”

“Aku sudah memeriksa nya sendiri!”

“Qi Shen adalah seorang yang setia. Kami semua yang dari keluarga Qi memang begitu. Apa adanya dan setia. Contoh nya aku!” Kata Zhao Wang bangga.

“Orang seperti mu memang baru ini kutemui. Seseorang membawa lari istrimu, tapi kau malah membantunya menghitung uang.”

Mereka bersulang lagi.

***

Bersambung episode 18

Sinopsis Go Princess Go eps 16

Peng Peng makan bebek dengan lahap. Liu Li datang dengan tergopoh gopoh.

“Nyonya, ada kabar buruk? Tadi aku ke youlandian, situasi nya sangat kacau, ibu suri marah karena anak itu, ia menyuruh Jiang shi menggugurkan nya.”

Peng Peng langsung lari menemui Jiang shi.

Melihat Jiang shi sudah meminum obat untuk menggugurkan, Peng Peng sedih.

Ia mencoba menghibur Jiang shi, “Jika ingin menangis, menangis lah, bahu kakak bisa diandalkan.”

“Kakak apa yang kau lakukan?”

“Adik, aku mempedulikan mu.”

“Kakak, tidak ada orang lain disini, kau mau bersandiwara pada siapa?

“Kamu kehilangan anak, aku yang paling sedih.”

“Minum obat itu atau tidak, tidak ada bedanya.”

“Maksud mu kau tidak hamil.”

“Aku pikir, dengan sifatmu yang seperti ini, kau akan marah dan menindasku. Dengan begini Qi Shen akan membelaku… Tapi, sifat pura pura mu membuatku seperti ini! Kamu begitu antusias memperhatikanku, membuat kaisar menyukaimu… Aku sekarang kehabisan akal.”

“Kamulah yang membuat ku kehabisan akal!! Aku beritahu, laki laki tidak suka dikekang… Jangan lakukan cara ini lagi.”

Peng Peng pergi dengan lemas dan putus asa.

***

Tabib Zhang memeriksa denyut nadi Peng Peng lagi.

“Tabib Zhang, kapan waktu yang cocok untuk pura pura keguguran?”

“Nyonya, denyut nadi nyonya stabil, bayi dalam kandungan juga pasti sehat.” Kata Tabib dengan perasaan was-was takut dipukuli Peng Peng πŸ˜‚.

“Jangan pura pura lagi, kapan kita saatnya umumkan keguguran.”

“Nyonya, anak ini benar benar sudah ada. Aku sudah memberi tahumu sebelumnya. Aku juga sudah memberitahu kaisar.”

Peng Peng shock.

Peng Peng langsung menghajar tabib Zhang πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

“Nyonya kamu sangat ceroboh, lama tidak menstruasi, tapi tidak menyadarinya.”

“Aku seorang pria! Bagaimana aku tahu! Tuhan sedang mempermainkan aku.” Peng Peng lalu pingsan.

***

Peng Peng lemas dan stress.

Qi Shen datang, mencoba menyuapi Peng Peng. Peng Peng menolak nya.

“Masih ada waktu, ayo kita gugurkan anak ini!”

“Saat aku tahu anak ini ada, didalam hati, aku sangat senang.”

“Aku tidak bisa melahirkan anak ini!”

“Kenapa?”

“Ini juga demi kebaikan mu, jika anak ini lahir, akan menambah kekuatan keluarga Zhang.”

“Antara anak ini dan keluarga Zhang, aku pilih anak ini.”

“Kamu tidak takut anak ini jadi jahat karena dijaga olehku?”

“Kamu tidak perlu kuatir, ada pengasuh yang membantu mu merawat anak ini.”

“Pokoknya aku tidak bisa melahirkan anak ini.”

“Itu berarti, kamu tidak mau kita bersama menjaga seorang anak?”

“Aku tidak mampu melahirkan anak ini, aku tidak bisa menerima nya!”

“Perkataan mu ini tidak pantas!!! Kalau kau berani mencelakai anak ini, aku tidak akan melepaskan mu!!! Mengerti??!!” ancam Qi Shen

***

Peng Peng ngidam makan bebek. Yang Yan tiba-tiba muncul membawakan Peng Peng, bebek pedas.

Mereka makan bersama.

“Kupikir pikir, kenapa kau selalu mengikuti ku? Apa kau menyukaiku?”

“Aku menyukai mu tapi tidak seperti itu. Kau adalah wanita yang disukai kakak Jiu Wang.”

“Kalau begitu, kau suka penampilan ku atau hatiku?”

“Tentu suka hatimu.”

“Kalau begitu, kau suka pria. Penilaian selesai”

“Kakak, apa yang kau bicarakan? Aku hanya berpikir, aku ingin menikahi wanita seperti mu, cantik, baik, kalau bisa juga bermarga Zhang.”

“Kamu ingin aku carikan jodoh untuk mu? Aku akan membantu mu!”

***

Jiang shi menari dengan indah, Qi Shen menemui nya.

“Aku berfikir, membawamu ke istana, benar atau tidak. Tapi setelah diistana, kau menjadi sangat kejam! Sangat licik! Waktu itu, kau pakai lukisan untuk mencelakai ratu, lalu kau berpura pura hamil!”

“Itu karena aku mencintaimu, makanya berbuat begitu.”

“Karena cinta? Kau mengabaikan hati nurani, jika kau begini, membuat orang tidak lagi mencintaimu!”

“Kaisar, tidak kah kau tahu betapa aku mencintaimu?” Jiang shi berusaha memeluk Qi Shen tapi dihempaskan.

“Kau menggunakan cinta untuk melakukan berapa banyak lagi kejahatan?! Dulu aku tidak suka sikap Zhang Peng Peng yang semena mena dan kau lebih baik dari dia. Sekarang sifat kalian terbalik! Youlandian bukan sangkar emasmu! Kau bisa pergi sesukamu.”

Jiang shi lemas.

***

Fan shi dan Liu Li menangis bahagia bersama atas kehamilan Peng Peng.

Peng Peng menjelaskan maksud kedatangannya.

Ia ingin menjodohkan Yang Yan dari keluarga jendral Yang Yu, dengan gadis keluarga Zhang. Gadis yang cantik dan orang pasti suka.

Fan shi dan Liu Li menangis lagi karena bahagia.

Peng Peng bingung kenapa wanita suka sekali menangis.

***

Bersambung episode 17

Sinopsis Go Princess Go eps 15

Peng Peng menemui Jiu Wang ditoilet.

Karena mereka selalu bertemu ditoilet, Jiu Wang membuat sebuah taman disekitar toilet. Jiu Wang menjadi ‘Pria toilet’πŸ˜‚πŸ˜‚

Peng Peng menjelaskan masalah kabar kehamilan palsunya. Jiu Wang ternyata juga sudah mengetahui nya.

Peng Peng menyampaikan keinginannya, untuk mempertahankan anak Jiang shi, pada Jiu Wang.

***

Peng Peng ke youlandian, ia ingin berbaik baik pada Jiang shi. Melindungi kandungan Jiang shi.

Tapi Jiang shi berfikir kalau Peng Peng hanya pura pura karena sirik.

Jiang shi membual pada Peng Peng, bahwa kaisar sangat menyayanginya, bahkan secara pribadi melukis dirinya.

***

Istana gempar, Jiang shi telah kehilangan lukisannya yang berharga. Sebuah lukisan buatan kaisar untuknya.

Peng Peng dituduh mencuri lukisan itu karena sirik.

(Padahal Jiang shi menyuruh orang untuk meletakkan lukisannya dilemari ratu)

***

Kaisar menyuruh Jiu Wang untuk menyelidiki kasus ini.

Diam diam, kaisar menyuruh orang lain lagi untuk menyelidiki lagi.

(Kaisar ingin Peng peng tahu, bahwa Jiu Wang tidak bisa diandalkan)

***

Yang Yan menyelinap dikamar ratu, ia menemukan lukisan milik Jiang shi. Lalu ia melaporkannya pada Jiu Wang.

***

Keesokan harinya,

Jiu Wang dan Yang Yan bergandengan tangan, menemui Peng Peng.

(Kedua orang ini, seperti homoπŸ˜‚)

Mereka ingin mengklarifikasi mengenai lukisan itu pada Peng Peng.

“Aku percaya pada ratu, tapi kaisar memintaku menyelidiki kasus itu, bagaimana aku harus melapor pada kaisar?” Tanya Jiu Wang.

Peng Peng memutuskan untuk mengatakan yang sebenarnya pada kaisar, bahwa lukisan itu memang ada dilemari nya.

Merekapun menghadap kaisar.

***

“Memang lukisan ada diistana Xingsheng, terserah kaisar, bagaimana menghukumku.” Kata Peng Peng berani.

Ternyata, Qi Shen telah mengetahui bahwa ini ulah Jiang shi untuk menjebak Peng Peng.

Qi Shen mempermalukan Jiu Wang yang tidak bisa menyelidiki dengan benar.

Peng Peng meminta pengampunan untuk Jiang shi, karena Jiang shi sedang hamil.

(Qi Shen semakin terkesan akan kebaikan hati Peng Peng.. padahal ada udang dibalik rempeyek 😜)

***

Para selir berkumpul, mereka menemukan lukisan Qi Shen untuk mereka.

Ternyata, semua selir maupun Kasim pernah dilukis oleh Qi Shen πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚. Dan lukisan Qi Shen sangat jelek!🀣

“Kasihan Jiang shi, menganggap lukisan itu seperti harta KarunπŸ˜‚!” Kata Peng Peng.

***

Jiang shi menunggu kedatangan Qi Shen dengan merana. Bukannya minum vitamin ibu hamil, ia malah minum arak.

***

Bersambung episode 16

Sinopsis Go Princess Go eps 14

Qi Shen terpesona akan kecantikan Peng Peng.

“Kenapa kamu kesini?”

“Bukankah kau yang memanggilku kesini?” Qi Shen juga bingung.

Ibu suri sengaja menciptakan suasana romantis agar mereka uhuk uhuk dengan senang.

“Kelihatannya, aku terpaksa bermalam disini?”

“Hei, kenapa terpaksa?”

Qi Shen lalu melipat selimut dan ditaruh dilantai.

“Cuacanya dingin, tidur dilantai tidak bagus.” Kata Peng Peng, mencoba mengusir Qi Shen.

“Kamu yang tidur dilantai?”

“Saya?! Baiklah. Padahal kamu tamu diistana Xingsheng ini.” Peng Peng menggerutu.

***

Liu Li dan Kasim Qiang menjagai mereka didepan pintu. (Lebih tepatnya, ngintip!πŸ˜‚)

***

Peng Peng tidur dilantai beralaskan selimut.

Qi Shen di ranjang memandangi Peng Peng yang sedang tidur. Ia terpesona.

Preetttt!!! Peng Peng kentut. Qi Shen menutup hidungnya πŸ˜‚.

Qi Shen kembali terpesona dengan Peng Peng.

Prreett!!! Peng Peng kentut lagiπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Kali ini kentutnya lebih dahsyat, sampai Qi Shen menutup mukanya pakai selimut.πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

***

Tengah malam, Kasim Qiang membangunkan kaisar. Di youlandian terjadi masalah!

Dengan berat hati, Qi Shen meninggalkan Peng Peng.

“Pergilah! Jadi aku bisa tidur di kasur yang empuk dan hangat!”

Qi Shen pun menemui Jiang shi.

***

Rupanya Jiang shi berusaha bunuh diri. Ia hamil dan tidak mau membebani kaisar. Ia juga kasihan pada bayi yang dikandungnya, karena tidak memiliki status. Karena itu ia lebih memilih mati. (bo’ong bangetπŸ˜’, ia cuma mau menarik perhatian kaisar!)

Qi Shen merasa iba, ia berjanji akan bertanggung jawab pada bayi yang dikandung Jiang shi.

Disisi lain, Qi Shen juga merasa bersalah pada Peng Peng. Tapi ia tidak sanggup mengatakannya. Qi Shen takut Peng akan sedih.

***

Liu Li tertidur pulas sampai nge-ces.

Yang Yan membangunkannya.

Yang Yan kesitu untuk memberikan segitiga emas dari Jiu Wang. Sebagai simbol persekutuan mereka.

Peng Peng senang, tapi ia bingung mau dipasang dimana. Tiba tiba Qi Shen datang menemuinya.

“Aku hanya ingin duduk sebentar disini.” Kata Qi Shen.

“Kenapa? Tidak bisa tidur nyenyak, makanya kesini?”

“Bisakah kamu bicara jangan tajam seperti pedang?” Qi Shen kesal karena Peng Peng selalu nyolot.

“Aku sebenarnya ingin minta maaf, kemarin ada masalah penting jadi harus pergi. Jika kamu seperti ini, lebih baik aku pergi!”

Qi Shen pun meninggalkan Peng Peng.

***

Tabib Zhang datang untuk pemeriksaan rutin.

Setelah memeriksa denyut nadi ratu, ia mengucapkan selamat. Karena ratu sedang hamil.

Tabib juga menyuruh ratu meminum obat penguat janin.

Peng Peng frustrasi, ia memukuli si tabib πŸ˜‚.

“Kenapa aku tidak menyadari nya? Apa karena aku seorang laki laki?” Kata Peng Peng stress.

***

Liu Li ijin mau pergi dengan bawa sebuah bingkisan. Bingkisan baju bayi untuk keluarga Zhang.

Peng Peng menanyakan untuk apa baju bayi itu, padahal ia saja baru dinyatakan hamil.

Liu Li akhirnya berterus terang, sebetulnya yang hamil adalah Jiang shi.

Tabib Zhang disuap untuk menyatakan bahwa ratu lah yang hamil. Jadi kelak, bayi Jiang shi dianggap sebagai anak ratu.

“Jadi maksudmu yang hamil adalah Jiang shi, bukan aku?” Kata Peng Peng senang.

Peng Peng bertekad untuk mempertahankan bayi Jiang shi apapun yang terjadi.

Jika bayi itu lahir, maka ia akan punya alasan untuk menggulingkan kekuasaan Qi Shen.

***

Qi Shen datang menemui Peng Peng, ia senang karena Peng Peng sedang hamil.

Peng Peng yang senang akan kehamilan Jiang shi, malah mendukung kaisar agar punya banyak anak dari Jiang shi.

“Apa kamu pura pura senang?”

“Kaisar, aku benar benar bergembira dengan tulus untukmu.”

Qi Shen kesal, ia membanting teko dan cangkir.

Peng Peng shock, ia tidak mengetahui kenapa Qi Shen tiba tiba marah.

***

Peng Peng khawatir Jiu Wang akan meragukannya, setelah mendengar kabar bahwa ia hamil.

***

Bersambung eps 15